Jakarta – Harga kripto hari ini bergerak variatif dengan mayoritas aset papan atas berada di zona merah. Tekanan jual terlihat pada sejumlah koin berkapitalisasi besar, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) , meski ada beberapa aset yang masih mampu mencatatkan penguatan tipis.
Data terbaru menunjukkan fluktuasi harga terjadi di tengah dinamika pasar global. Kapitalisasi pasar masing-masing aset pun masih menunjukkan dominasi kuat dari kripto papan atas, dengan Bitcoin tetap memimpin jauh di atas aset lainnya.
BACA JUGA:OJK Bakal Atur Ketat Influencer Kripto, Aturan Segera Diteken
BACA JUGA:Missouri Ajukan Bitcoin sebagai Cadangan Negara Bagian ke DPR AS
BACA JUGA:Prediksi Harga Bitcoin Setelah Trump Kerek Tarif Global jadi 15%
Mengutip laman Coinmarketcap.com, Senin (23/2/2026). Bitcoin (BTC) tercatat berada di level USD 67,439.37 atau turun 1,32% dalam 24 jam terakhir. Meski melemah, kapitalisasi pasar Bitcoin masih mencapai sekitar USD 1,35 triliun, menegaskan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.
Ethereum (ETH) juga mengalami koreksi 1,88% ke posisi USD 1,941.18. Kapitalisasi pasar ETH saat ini berada di kisaran USD 234,47 miliar. Sebagai kripto terbesar kedua.
Kemudian, aset kripto Tether (USDT) relatif stabil di USD 0,9995 atau turun tipis 0,02%. Stablecoin ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 183,57 miliar.
Sama halnya dengan aset kripto XRP berada di harga USD 1,38 setelah turun 3,79% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar XRP tercatat sekitar USD 84,61 miliar. Tekanan jual membuat XRP menjadi salah satu aset dengan koreksi terdalam di jajaran lima besar.
BNB diperdagangkan di level USD 611,52 atau turun 2,27%. Dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 83,41 miliar, BNB masih bertahan sebagai salah satu kripto utama yang menopang ekosistem Binance.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2024/10/03/816049894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)

/2025/11/27/1262603760.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354469/original/046829100_1611133736-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4803210/original/041541900_1713259102-20240416-Pelemahan_Mata_Uang_Rupiah-MER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3211514/original/040779700_1597690121-Foto_Bank_Mandiri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4132711/original/011923100_1661233218-Penukaran-Uang-Baru-Faizal-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1223093/original/001717500_1462280591-20160503-Pasar--Inflasi-Masih-Terkendali-Hingga-Juni-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)