Jakarta – Harga Bitcoin melonjak menembus US$ 86.000 pada perdagangan Senin. Kenaikan ini memperpanjang reli Bitcoin dalam beberapa hari terakhir sekaligus membawa harga Bitcoin ke level tertinggi sejak akhir Januari 2026.
Mengutip CNBC, Selasa (22/9/2026), harga Bitcoin berada di US$ 85.863,40 atau naik sekitar 5,8%. Bitcoin bahkan sempat menyentuh US$ 86.349,90 pada perdagangan Senin, menjadi level tertinggi sejak 29 Januari.
BACA JUGA:Harga Kripto 22 September 2026: Bitcoin Tembus US$ 86.000, Zcash Naik 25%
BACA JUGA:Grok AI Prediksi Bitcoin Tembus US$ 150.000 Kuartal IV 2026
BACA JUGA:Harga Kripto 21 September 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menghijau
Kenaikan harga Bitcoin membuat investor mulai memperdebatkan apakah periode “crypto winter” telah berakhir. Istilah tersebut merujuk pada periode ketika harga aset kripto mengalami tekanan berkepanjangan.
Crypto winter dimulai setelah Bitcoin mencatat rekor tertinggi di atas US$ 126.000 pada Oktober 2025.
“Saya memang berpikir ini sudah berakhir, ini adalah crypto spring, bunga crocus mulai bermekaran,” kata Chief Investment Officer Bitwise Matt Hougan kepada CNBC dalam program “Squawk Box Europe”, Senin.
“Saya pikir ini sebenarnya akan menjadi pasar bullish terkuat dan berlangsung paling lama dalam sejarah kripto,” lanjutnya.
/2025/09/29/255160793.jpg)
/2025/11/27/1974583864.jpg)
/2026/03/08/1389890413.jpg)
/2026/05/28/600977240.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196529/original/079161000_1745411035-Screenshot_20250423_185435_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310804/original/001692600_1785370401-AP26210732321904.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)