Jakarta – Harga bitcoin (BTC) melesat pada perdagangan Selasa, (24/3/2026) mengikuti harga saham. Kenaikan harga bitcoin setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuturkan, AS telah memulai pembicaraan dengan Iran meningkatkan harapan untuk kesepakatan guna meredakan konflik.
Mengutip Yahoo Finance, harga kripto kapitalisasi pasar terbesar ini naik lebih dari 5% hingga mencapai USD 71.794. Namun, kenaikan harga bitcoin berkurang.
BACA JUGA:Harga Bitcoin Melambung, Volume Perdagangan Belum Bergairah
BACA JUGA:Bitcoin Melonjak, tapi Sinyal Bahaya Masih Mengintai
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 24 Maret 2026: Bitcoin dan Ethereum Melesat
BACA JUGA:Morgan Stanley Siap Masuk Bitcoin, Potensi Dana USD 160 Miliar
Berdasarkan data Coinmarketcap.com, harga bitcoin naik 1,52% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga bitcoin merosot 3,94%. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 71.047 atau Rp 1,19 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.880). Demikian juga harga Ethereum (ETH) melonjak. Harga ETH naik 1,94% dalam 24 jam terakhir dan selama sepekan terakhir turun 7,08%. Kini, harga Ethereum berada di posisi USD 2.162.
Sebelumnya pada Senin, Bitcoin berfluktuasi di sekitar level terendah dua minggu, merosot hingga USD 67.371, level terendahnya sejak 9 Maret. Token ini telah bergejolak sejak konflik di Iran dimulai pada akhir Februari, pada satu titik melonjak hingga hampir USD 76.000 sebelum jatuh sekali lagi karena ketegangan di wilayah tersebut meningkat.
“Saat ini, situasi di pasar kripto tampaknya tidak separah pada akhir Februari, ketika sentimen berada pada level yang sama,” ujar Kepala Analis Pasar di FxPro, Alex Kuptsikevich.
Bitcoin awalnya naik setelah presiden AS Donald Trump mengatakan akan menunda serangan terhadap fasilitas dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. Aset berisiko secara lebih luas mengalami kenaikan, dengan S&P 500 naik 1,5%, sementara imbal hasil obligasi pemerintah dan dolar AS menurun karena para pedagang mengurangi beberapa taruhan mereka yang lebih agresif terhadap Federal Reserve.

/2024/03/03/1059739962.jpg)
/2025/04/03/680313798.jpg)
/2025/12/19/2033941622.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535731/original/078512200_1774100471-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-21_Maret_2026b.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4989211/original/076237300_1730628007-20241103-Polusi_Pakistan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3325766/original/009709700_1608119114-20201216-Pemprov-DKI-Segera-Berlakukan-WFH-hingga-75-Persen-FANANI-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546918/original/056754100_1775386026-IMG-20260405-WA0013.jpg)