Jakarta – Harga bitcoin, kripto kapitalisasi pasar terbesar (BTC) bergerak di zona merah pada Kamis sore, (12/2/2026) pukul 14.53 WIB. Analis menilai, koreksi harga bitcoin didorong kekhawatiran investor terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) usai data tenaga kerja AS lebih kuat.
Mengutip data Coinmarketcap.com, harga bitcoin (BTC) turun tipis dalam 24 jam terakhir. Namun, harga bitcoin berbalik arah menghijau. Harga BTC naik 0,14% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga bitcoin anjlok 4,94%. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 67.168 atau Rp 1,12 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.780).
BACA JUGA:OJK Masih Kaji Status Syariah Aset Kripto, Libatkan DSN hingga MUI
BACA JUGA:CTO Emeritus Ripple Sebut Bitcoin Jalan Buntu Teknologi, Ini Alasannya
Harga Ethereum (ETH) menguat 0,90% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga Ethereum merosot 5,6%. Kini, harga Ethereum berada di posisi USD 1.968 atau Rp 33,02 juta.
Kapitalisasi pasar kripto global bertambah 0,65% menjadi USD 2,29 triliun dalam 24 jam terakhir. Saat ini, kapitalisasi pasar kripto global mencapai Rp 38.431 triliun.
Financial Expert Ajaib Panji Yudha menuturkan,pasar aset digital alami koreksi merata setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang jauh lebih kuat dari harapan. Harga bitcoin sempat tergelincir ke level USD 65.756 atau Rp 1,10 miliar, mengakhiri fase konsolidasi empat hari di kisaran USD 68.000-USD 72.000.
“Penurunan ini dipicu kekhawatiran investor kalau pemangkasan suku bunga lebih awal akan sulit terwujud mengingat kondisi pasar tenaga kerja AS yang terbukti sangat resilien,” ujar dia dikutip dari keterangan resmi, Kamis pekan ini.
Berikut sejumlah data ekonomi AS:
Lonjakan Nonfarm Payrolls (NFP): Bureau of Labor Statistics melaporkan kenaikan lapangan kerja non-pertanian sebesar 130.000 pada Januari. Angka ini melonjak tajam dari 48.000 pada Desember dan jauh melampaui prakiraan Dow Jones yang hanya sebesar 50.000.
Indikator Ekonomi Utama: Tingkat pengangguran AS turun tipis menjadi 4,3% (dari 4,4% bulan sebelumnya), sementara Average Hourly Earnings bertahan stabil di angka 3,7% secara tahunan.
/2025/12/18/267412546.jpg)
/2023/01/26/1223196991.jpg)
/2025/12/18/787809557.jpg)
/2017/09/13/873422372.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4514832/original/065030000_1690355151-20230726-Festival-Ekonomi-Sirkular-2023-Faizal-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501645/original/058632000_1770951452-Foto_1b__3_.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369937/original/040260300_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1030889/original/091943700_1445597635-20151023-Penjual-Daging-Sapi-Jakarta3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4595487/original/076206600_1696237537-20231002-Tampilan_Kereta_Cepat-AFP_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481615/original/091930400_1769139822-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500839/original/076453000_1770879365-Wakil_Menteri_Keuangan__Suahasil_Nazara-2.jpg)