Jakarta – Raksasa investasi Franklin Templeton (BEN) meluncurkan bisnis kripto baru untuk investor institusional. Perusahaan yang berbasis di California ini telah mengakuisisi 250 Digital, yang merupakan hasil pemisahan dari perusahaan modal ventura CoinFund.
Pembelian 250 Digital memungkinkan Franklin Templeton untuk meluncurkan unit bisnis baru bernama “Franklin Crypto” yang terutama akan menargetkan investor institusional. Demikian mengutip Yahoo Finance, Kamis (2/4/2026).
BACA JUGA:Harga Bitcoin Jatuh Gara-Gara Trump
BACA JUGA:Hong Kong Belum Terbitkan Lisensi Stablecoin HKD Setelah Target Maret 2026
BACA JUGA:Platform eToro Rilis Perdagangan Kripto di New York
Bisnis baru ini akan dijalankan oleh para veteran industri kripto, Christopher Perkins, Seth Ginns, dan Tony Pecore, kata Franklin Templeton dalam siaran pers.
Saat ini, Franklin Templeton mengelola sekitar USD 1,8 miliar atau Rp 30,45 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.920) dalam aset digital. Meskipun perusahaan memiliki total aset kelolaan sebesar USD 1,71 triliun atau Rp 28.934 triliun, termasuk saham.
“Momen institusional kripto telah tiba, dan Franklin Crypto akan membantu klien global kami menavigasi kelas aset yang kompleks dan berkembang pesat ini,” kata Franklin Templeton.
Raksasa investasi ini sudah mengoperasikan Franklin OnChain U.S. Government Money Fund (FOBXX), yang diluncurkan pada 2021.
Dana FOBXX adalah reksa dana terdaftar AS pertama di dunia yang menggunakan teknologi terintegrasi blockchain untuk memproses transaksi dan mencatat kepemilikan saham.
Saham BEN telah naik 24% dalam 12 bulan terakhir dan diperdagangkan pada harga USD 23,93 per saham.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/08/13/939672478.jpg)
/2026/01/18/2123596038.jpg)
/2025/11/19/1688602766.jpg)
/2024/06/04/140834998.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542952/original/008033500_1775007255-bc278e67-2562-4909-8f40-eb075f82d6ae.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544402/original/083841500_1775103228-05f823cf-af2b-4e9c-b454-7006f851aec2_-_Lidya_Debora.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3042001/original/016935600_1580890141-20200205-Kampung-Kumuh-Muara-Angke-Jakarta-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4547276/original/022619100_1692693649-20230822-Subsidi-dan-Kompensasi-Energi-Angga-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3995758/original/009768300_1649941083-20220414-Proyeksi-Neraca-Perdagangan-Indonesia-FANANI-6.jpg)