Jakarta – Perdebatan antara emas (gold) vs Bitcoin semakin menguat di kalangan investor makro dan pemimpin teknologi global. Fokus diskusi kini tidak lagi sekadar pergerakan harga jangka pendek, melainkan pertanyaan besar: apa yang akan menggantikan sistem keuangan berbasis dolar AS jika tekanan utang negara makin berat dalam satu dekade ke depan?
Dikutip dari Coinmarketcap, Minggu (1/2/2026), diskusi ini kembali memanas setelah investor dan pengusaha teknologi Balaji Srinivasan menyatakan bahwa dunia bisa menuju perpecahan sistem moneter.
BACA JUGA:Harga Bitcoin Loyo, Sentimen Ini jadi Penyebabnya
BACA JUGA:Bitcoin Masuk Fase Datar, Tekanan Jual Masih Berlanjut
BACA JUGA:Badai Salju di AS Tekan Penambang Bitcoin, Produksi Anjlok Tajam
Menurut dia, pemerintah dan masyarakat akan semakin melakukan lindung nilai (hedging) antara uang berbasis komoditas yang dikendalikan negara dan aset digital tanpa batas wilayah.
Perdebatan ini muncul saat sejumlah negara berkembang terus menambah cadangan emas, sekaligus mengembangkan sistem pembayaran digital dan mekanisme penyelesaian transaksi alternatif di luar sistem dolar.
Para analis menyoroti bahwa kelompok negara BRICS terus meningkatkan kepemilikan emas dalam satu dekade terakhir. Langkah ini dinilai sebagai upaya mengurangi dampak volatilitas dolar AS dan risiko sanksi ekonomi.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

/2024/03/03/1059739962.jpg)
/2025/04/03/680313798.jpg)
/2025/12/19/2033941622.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424747/original/096223300_1683862013-close-up-hands-holding-tablet.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535731/original/078512200_1774100471-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-21_Maret_2026b.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4989211/original/076237300_1730628007-20241103-Polusi_Pakistan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3325766/original/009709700_1608119114-20201216-Pemprov-DKI-Segera-Berlakukan-WFH-hingga-75-Persen-FANANI-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546918/original/056754100_1775386026-IMG-20260405-WA0013.jpg)