Jakarta – CTO Emeritus Ripple David Schwartz sekaligus salah satu pencipta XRP Ledger, melontarkan kritik tajam terhadap Bitcoin. Ia menyebut mata uang kripto terbesar di dunia itu sebagai “jalan buntu teknologi”.
Schwartz menilai, kesuksesan Bitcoin saat ini tidak lagi ditopang oleh inovasi teknologi. Menurutnya, aspek teknologi justru semakin kurang relevan dalam menentukan posisi Bitcoin di pasar global.
BACA JUGA:Bursa Kripto Bithumb Sebut Kesalahan Sistem Bikin Kesalahan Transfer Bitcoin ke Pelanggan
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 12 Februari 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Turun
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas pertanyaan anggota komunitas XRP yang menanyakan apakah ia tertarik kembali terlibat dalam pengembangan Bitcoin.
“Tidak juga. Menurut saya, bitcoin sebagian besar adalah jalan buntu teknologi, dengan alasan yang sama seperti dolar,” tulis Schwartz dikutip dari U Today, Kamis (12/2/2026).
“Teknologinya tampaknya tidak terlalu berpengaruh terhadap kesuksesannya, setidaknya di tingkat blockchain,” tambah David Schwartz.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjual hampir seluruh kepemilikan Bitcoin miliknya dengan nilai sekitar USD 7.500. Langkah itu disebut sebagai bentuk keyakinannya terhadap masa depan teknologi blockchain yang lebih inovatif.
Schwartz menilai, Bitcoin kini lebih berperan sebagai standar moneter digital dibandingkan sebagai proyek teknologi yang terus berkembang.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/12/18/267412546.jpg)
/2023/01/26/1223196991.jpg)
/2025/12/18/787809557.jpg)
/2017/09/13/873422372.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5119144/original/046555200_1738566795-XRP_illustration.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4514832/original/065030000_1690355151-20230726-Festival-Ekonomi-Sirkular-2023-Faizal-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501645/original/058632000_1770951452-Foto_1b__3_.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369937/original/040260300_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1030889/original/091943700_1445597635-20151023-Penjual-Daging-Sapi-Jakarta3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4595487/original/076206600_1696237537-20231002-Tampilan_Kereta_Cepat-AFP_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481615/original/091930400_1769139822-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500839/original/076453000_1770879365-Wakil_Menteri_Keuangan__Suahasil_Nazara-2.jpg)