Jakarta – Bursa aset kripto Coinbase mengumumkan telah membekukan lebih dari USD 3 juta atau sekitar Rp 54 miliar (asumsi kurs Rp 18.000 per dolar AS) dalam bentuk aset kripto yang diduga terkait jaringan penipuan siber yang beroperasi dari Asia Tenggara.
BACA JUGA:Bybit Gandeng Western Union untuk Integrasikan Stablecoin
BACA JUGA:Pola Historis Altcoin Season Kembali Muncul, Analis Malah Beri Peringatan
BACA JUGA:Bitcoin Ambruk 13% dalam Sepekan
Dikutip dari CoinMarketCap, Jumat (4/6/2026), langkah tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan Disruption Week yang dikoordinasikan oleh Scam Center Strike Force, satuan tugas di bawah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) yang berfokus pada pemberantasan pusat-pusat penipuan dan infrastruktur keuangannya.
Operasi ini melibatkan kerja sama erat antara lembaga pemerintah dan perusahaan swasta. Selain Coinbase, sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Meta, Microsoft, dan Starlink juga ikut berpartisipasi.
Menurut Departemen Kehakiman AS, operasi tersebut bertujuan mencegah berbagai bentuk penipuan berbasis kripto yang menyasar warga Amerika Serikat.
Perusahaan-perusahaan yang terlibat membantu menonaktifkan server dan infrastruktur digital yang digunakan sindikat penipuan. Mereka juga menindak aktivitas ilegal yang dilakukan melalui media sosial maupun akun email.
Coinbase menegaskan bahwa tidak mungkin satu perusahaan atau satu lembaga saja dapat mengalahkan para pelaku penipuan. Operasi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor, demikian pernyataan perusahaan.
Hasil operasi menunjukkan lebih dari 1,4 juta akun media sosial dan email yang terkait aktivitas kriminal berhasil diganggu atau ditindak. Operasi tersebut juga berujung pada sejumlah penangkapan yang dilakukan oleh Royal Thai Police Cyber Fraud Taskforce di Thailand.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4545243/original/085855200_1692592503-WhatsApp_Image_2023-08-21_at_11.27.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3456982/original/084400800_1621147028-business-man-financial-inspector-secretary-making-report-calculating-checking-balance-internal-revenue-service-inspector-checking-document-audit-concept_1423-126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7846987/original/058551800_1780669445-IMG_4743.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4843043/original/047427000_1716719120-9a24a31a-50a7-45da-8d2e-e2647a68269d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7755744/original/019097000_1780564798-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_15.35.54.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7816779/original/017781500_1780634742-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_08.50.29_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672550/original/053854800_1778484681-IMG_3318.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7749497/original/025677000_1780557634-Maybank_Adv_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054979/original/081157700_1734432251-20241217-Kenaikan_Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143793/original/048379300_1740553792-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__30_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539712/original/078773900_1774614685-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Maret_2026b.jpg)