Jakarta – Harga Bitcoin melonjak tajam hingga menyentuh level USD 93.000 atau sekitar Rp 1,5 miliar (estimasi kurs Rp 16.743 per USD), menjadi posisi tertinggi dalam tiga pekan terakhir. Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke Venezuela pada 5 Januari 2026.
Dikutip dari coinmarketcap, Selasa (6/1/2026), peristiwa geopolitik semacam ini sebelumnya kerap memengaruhi pergerakan pasar Bitcoin. Kondisi krisis global sering mendorong investor melirik Bitcoin sebagai aset lindung nilai (safe haven), meski lonjakan harga juga berpotensi memicu volatilitas jangka pendek.
BACA JUGA:Harga Bitcoin Melesat ke Level Tertinggi Sejak November 2025
BACA JUGA:Harga Kripto 6 Januari 2026: XRP Pimpin Penguatan 10 Coin Teratas
Lonjakan Bitcoin kali ini sejalan dengan pola historis, di mana konflik geopolitik berdampak langsung pada valuasi aset kripto. Aksi militer AS terhadap Venezuela memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar mengenai peran Bitcoin sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.
Dampak langsung juga terlihat di berbagai pasar keuangan, termasuk komoditas dan aset digital lainnya. Saat ketidakstabilan meningkat, sebagian investor cenderung mengalihkan dana ke Bitcoin, sehingga mendorong kenaikan harga dalam jangka pendek dan memengaruhi aset kripto terkait.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5027996/original/052986200_1732861136-fotor-ai-20241129131637.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376784/original/035978900_1760020950-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_18.01.40__1_.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3215828/original/052789100_1598082876-22_Agustus_2020-3_ok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837497/original/097905500_1716195905-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445028/original/061649700_1765798358-IMG-20251215-WA0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468560/original/031395000_1767956777-Direktur_Utama_Perum_Bulog__Ahmad_Rizal_Ramdhani-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433267/original/059203400_1764840760-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354392/original/068395000_1758248186-063_1134817584.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468655/original/028465300_1767966113-Diskusi_Danantara-4.jpg)