Jakarta – Pengkritik Bitcoin, Peter Schiff, mengawali tahun 2026 dengan proyeksi pelemahan harga aset kripto tersebut setelah mencatatkan kinerja negatif sepanjang 2025, meskipun sentimen bullish mendominasi pasar.
Melansir Coinmarketcap, Selasa (6/1/2026), dalam video prediksi bertanggal 1 Januari, ekonom itu menilai kegagalan Bitcoin untuk menguat di tengah berbagai sentimen positif menunjukkan bahwa potensi kenaikannya telah habis dan mengindikasikan adanya kerentanan struktural ke depan.
BACA JUGA:Bitcoin Melonjak ke USD 93.000 Tanggapi Serangan AS ke Venezuela
BACA JUGA:Harga Bitcoin Melesat ke Level Tertinggi Sejak November 2025
Tinjauan Analisis Pasar
Schiff memaparkan data kinerja sepanjang 2025 yang memperlihatkan Bitcoin mengalami penurunan, sementara aset-aset konvensional justru menguat, dalam episode “Spesial Akhir Tahun” yang dirilis pada 1 Januari dan membahas outlook pasar 2026.
Ia mencatat sejumlah indeks utama mencetak kenaikan signifikan, dengan Dow menguat 13%, S&P 500 naik 16,4%, dan Nasdaq melonjak 20,4%. Di sisi lain, emas tercatat naik 64% dan perak lebih dari dua kali lipat dalam periode yang sama.
Semua orang di CNBC gencar membicarakan Bitcoin di awal tahun, menggambarkan narasi termasuk presiden Bitcoin, cadangan strategis Bitcoin, pembelian besar-besaran oleh perusahaan, dan pertumbuhan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF). Bitcoin adalah salah satu dari sedikit hal yang mengalami penurunan sepanjang tahun,” ujar Schiff.
Schiff menyampaikan bahwa ETF Bitcoin telah ditutup karena periode perdagangan tahunannya telah berakhir dan sepanjang tahun mencatatkan penurunan sedikit di atas 7,5%, berlawanan dengan kinerja Nasdaq dan emas yang justru menguat.
Ia juga menyoroti Strategy, yang dianggap sebagai proksi Bitcoin paling menonjol di pasar, yang menutup 2025 pada level terendah baru dalam 52 minggu.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)