Jakarta – Harga Bitcoin sempat jatuh di bawah USD 65.000 setelah rencana kenaikan tarif global Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Analis menilai pasar kripto kini memasuki fase tekanan psikologis tinggi yang berpotensi memicu koreksi lanjutan.
Dikutip dari cryptopotato, Rabu (25/2/2026), harga Bitcoin kembali melemah pada perdagangan Senin hingga Selasa, setelah Presiden AS, Donald Trump, mengusulkan kenaikan tarif global menjadi 15%.
BACA JUGA:Indeks Ketakutan Kripto Anjlok, Bitcoin Jauh dari Julukan Digital Gold
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 25 Februari 2026: Bitcoin Melemah, Solana Menguat Terbatas
BACA JUGA:Ramai Isu Quantum Ancam Bitcoin, Michael Saylor Ungkap Fakta di Baliknya
Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran baru terkait stabilitas ekonomi dunia dan berdampak pada sentimen aset berisiko, termasuk mata uang kripto.
Bitcoin sempat turun ke bawah level USD 65.000 sebelum kembali bergerak fluktuatif. Tekanan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat kebijakan perdagangan dan geopolitik.
Selain faktor eksternal, data pasar juga menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam fase dengan dampak psikologis maksimum bagi para pelaku pasar.
Banyak trader mengalami tekanan mental akibat pergerakan harga yang tidak menentu, ditambah kerugian dari posisi sebelumnya.
Menurut analis kripto yang dikenal dengan nama Doctor Profit, kondisi ini merupakan bagian dari siklus pasar yang dipengaruhi oleh likuiditas, posisi leverage, serta pola psikologi investor.
Ia menilai Bitcoin kini telah memasuki tahap lanjutan dari fase penurunan setelah sebelumnya mengalami reli besar.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2018/09/03/1353338933.jpg)
/2025/04/10/1515426912.jpg)
/2024/07/26/1374075960.jpg)
/2021/08/20/1686197619.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513434/original/054470400_1772012691-Bentuk_Ekosistem_Antrian_InterActive.jpeg)

/2025/12/09/1951891581.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495102/original/047852100_1770355108-IMG_1094.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5236694/original/012313000_1748516061-20250529-Harga_Pangan-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512292/original/067276000_1771939118-Kemnaker_Minta_Masyarakat_Waspadai_Situs_Palsu_Mengatasnamakan_Skillhub_-_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450855/original/044211200_1766199706-WhatsApp_Image_2025-12-20_at_09.23.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511219/original/055338500_1771901896-1000243381.jpg)