Jakarta – Bank Sentral Eropa atau ECB memperingatkan penggunaan stablecoin berbasis euro secara luas dapat menimbulkan dampak terhadap sektor perbankan. Lembaga tersebut menilai kondisi tersebut berpotensi mengurangi kemampuan bank menyalurkan kredit sekaligus melemahkan efektivitas kebijakan suku bunga.
Dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (24/5/2026), peringatan tersebut muncul sebagai tanggapan atas usulan lembaga riset ekonomi asal Brussels, Bruegel, yang mengusulkan pelonggaran aturan likuiditas bagi penerbit stablecoin serta akses langsung terhadap fasilitas likuiditas ECB.
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 25 Mei 2026: Bitcoin Bertahan di Zona Hijau
BACA JUGA:Berencana Jual XRP? Analis: Jangan Buru-buru
BACA JUGA:MicroStrategy Siap Lepas Bitcoin, Michael Saylor Ungkap Strategi Baru
Bruegel berpendapat kebijakan tersebut dapat meningkatkan daya saing stablecoin euro di pasar global.
Lembaga itu menilai tanpa dukungan tambahan, stablecoin berbasis euro akan sulit bersaing dengan stablecoin yang dipatok ke dolar AS dan berisiko tertinggal dalam pasar pembayaran digital yang terus berkembang.
Namun usulan tersebut langsung mendapat penolakan dari pihak ECB.
Christine Lagarde bersama sejumlah pejabat bank sentral menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi dampaknya terhadap sistem perbankan tradisional.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6413279/original/079209500_1779284642-33e01ade-95fc-4d24-9846-817508f672ba.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552547/original/013956500_1775812564-Menteri_Pekerjaan_Umum__PU___Dody_Hanggodo-10_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485220/original/051020200_1769499043-225367.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/953316/original/021276300_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6574122/original/083657800_1779418377-IMG_3856.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3600664/original/072986500_1634092608-13_oktober_2021-1a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5702050/original/004842100_1778582833-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6702420/original/003229400_1779521479-IMG-20260523-WA0140.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6694211/original/099744200_1779514506-Screenshot_20260523_122916_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551687/original/075166500_1775734921-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1336024/original/066771100_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR3.jpg)