Jakarta – Seorang analis kripto dengan nama BullTheory melihat adanya kemiripan antara pergerakan Bitcoin saat ini dengan lonjakan harga logam mulia pada 2020. Pola tersebut dinilai dapat menjadi sinyal awal potensi reli Bitcoin dalam beberapa tahun ke depan.
Dikutip dari coinmarketcap, Jumat (2/1/2026), melalui unggahan di media sosial X (Twitter), BullTheory menyoroti bahwa koreksi harga Bitcoin baru-baru ini memiliki kesamaan dengan fase awal lonjakan emas dan perak pasca krisis pada 2020. Saat itu, harga logam mulia memimpin reli makro sebelum aset berisiko lain, termasuk Bitcoin, ikut menguat.
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 4 Januari 2026: Bitcoin Cs Kompak Menghijau
BACA JUGA:Bitcoin Bergejolak Usai Ketegangan Venezuela, Analis Tetap Optimistis
Sejumlah analis lain, seperti PlanB, juga mencatat pola serupa dalam sejarah pasar. Menurut mereka, reli besar biasanya diawali oleh kenaikan emas, disusul perak, dan kemudian Bitcoin ketika selera risiko investor mulai meningkat.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan Bitcoin bergerak mendatar (sideways) setelah mengalami penurunan. Namun, pola tersebut tidak serta-merta menandakan fase bearish.
Para analis menilai pergerakan ini justru mencerminkan fase konsolidasi, mirip dengan kondisi pasca kejatuhan pasar akibat pandemi COVID-19 pada 2020, sebelum Bitcoin mencatatkan lonjakan harga signifikan.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5278001/original/040306100_1752051720-20250709-Harga_Beras-AFP_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4776905/original/006239500_1710816232-WhatsApp_Image_2024-03-18_at_12.27.40.jpeg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465728/original/017167300_1767774733-WhatsApp_Image_2026-01-07_at_10.08.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465846/original/090554700_1767777880-DBS_HL_editedd.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837500/original/089462600_1716195908-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5054979/original/081157700_1734432251-20241217-Kenaikan_Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3109051/original/089054100_1587537833-20200422-Nasib-Petani-Cabai-di-Tengah-Pandemi-COVID-19-ARBAS-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5176330/original/096132900_1743079834-20250327_172319.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5290047/original/026639200_1753088112-kop2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4269837/original/057928600_1671710596-BKI.jpg)