Jakarta – 2025 merupakan tahun yang berat bagi keamanan blockchain dan kripto. Di berbagai bursa terpusat, protokol DeFi dan penyedia infrastruktur, pencuri mencuri sekitar USD 2,2 miliar atau Rp 36,74 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 16.700) dalam 10 insiden terbesar peretasan bursa kripto pada 2025. Kondisi ini kurang lebih setara hampir USD 2,2 miliar yang dicuri pada 2024, berdasarkan analisis Chainalysis.
Namun, kerugiannya jauh lebih terkonsentrasi. Meski jumlah eksploitasi tingkat menengah meningkat dari tahun sebelumnya. Beberapa kegagalan infrastruktur besar menyusul, bersama dengan serangan tingkat protokol yang canggih yang menargetkan likuiditas, desain dan jalur akses Istimewa. Berikut peretasan kripto terbesar pada 2025 dikutip dari laman the block, Senin, (5/1/2026):
BACA JUGA:Aturan Baru Purbaya soal Pajak Kripto: Transaksi Wajib Dilaporkan Otomatis ke DJP
BACA JUGA:Setelah Emas, Giliran Bitcoin? Ini Analisis Rotasi Modal Global
BACA JUGA:Altcoin Season Index di Level 22, Dominasi Bitcoin Masih Tak Tergoyahkan
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 5 Januari 2026: Bitcoin hingga Dogecoin Kompak Menguat
BACA JUGA:Volume Transaksi Ethereum Cetak Rekor Tertinggi Sejak 2021
Bybit: USD 1,4 miliar atau Rp 23,38 triliun
Bursa kripto Bybit yang berbasis di Dubai mengalami pencurian kripto terbesar yang pernah tercatat pada 21 Februari. Hal ini terjadi ketika penyerang menguras sekitar 401.000 ETH senilai USD 1,4 miliar pada saat itu dari dompet yang terhubung ke platform tersebut.
Cetus: USD 223 juta atau Rp 3,72 triliun
Pada 22 Mei, Cetus, DEX likuiditas terkonsentrasi yang dibangun di atas Sui, terkena eksploitasi yang pada akhirnya memengaruhi sekitar USD 223 juta likuiditas onchain pada dampak puncaknya.
Cetus menghentikan perdagangan, menangguhkan kontrak yang terpengaruh, dan kemudian memulai kembali secara bertahap setelah menerapkan perbaikan kontrak dan berkoordinasi dengan mitra ekosistem. Tim tersebut mengatakan mereka mampu memulihkan sebagian dana yang terdampak melalui tindakan penanggulangan dan negosiasi, meskipun kerugian bersih tetap besar bahkan setelah perbaikan.
Balancer V2: USD 128 juta atau Rp 2,13 triliun
Balancer, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi mengungkapkan eksploitasi multi-rantai pada 3 November yang akhirnya berdampak pada sekitar aset senilai USD 128 juta dan serangan yang bermula dari bug.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5302024/original/069793300_1753969621-Gemini_Generated_Image_9sncvd9sncvd9snc.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3233958/original/005284500_1599717943-20200910-Jakarta-Tarik-Rem-Darurat_-Ganjil-Genap-Ditiadakan-dan-Transportasi-Umum-Dibatasi-3.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)