Jakarta – Sebanyak 10 bank besar Eropa sepakat membentuk konsorsium bernama Qivalis yang berbasis di Amsterdam. Konsorsium ini mengumumkan rencana peluncuran stablecoin euro yang dipatok 1:1 dengan mata uang euro dan sepenuhnya mematuhi regulasi Markets in Crypto-Assets Regulation (MiCAR). Stablecoin tersebut ditargetkan meluncur pada paruh kedua 2026.
Dikutip dari Coinmarketcap, Selasa (27/1/2026), Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis Eropa untuk memperkuat kedaulatan finansial digital, sekaligus menyediakan alternatif yang aman terhadap dominasi stablecoin berbasis dolar AS seperti USDT. Kehadiran stablecoin euro yang didukung langsung oleh perbankan diharapkan mampu mendorong kepercayaan pelaku usaha dan konsumen dalam ekosistem pembayaran digital.
BACA JUGA:Total Frekuensi Transaksi BCA Naik 17% pada 2025
BACA JUGA:Pengamat Ingatkan Pentingnya Independensi Bank Indonesia
BACA JUGA:BTN Gelar Anugerah Jurnalistik dan Foto, Siapkan Hadiah Rp176 Juta
Qivalis menegaskan bahwa proyek ini didanai secara mandiri dan tengah mengupayakan perizinan dari De Nederlandsche Bank (DNB). Salah satu fokus utama konsorsium adalah menghadirkan sistem pembayaran lintas negara 24/7 di kawasan Eropa, yang dinilai dapat meningkatkan efisiensi transaksi, khususnya di sektor perdagangan dan rantai pasok.
Dengan sistem pembayaran real-time, pelaku usaha lintas negara di Eropa berpotensi memangkas waktu dan biaya transaksi secara signifikan dibandingkan sistem keuangan konvensional.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2023/11/14/265599980.jpg)
/2023/02/06/1670990717.jpg)
/2025/09/02/1934936574.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4954030/original/059886300_1727353760-fotor-ai-20240926192844.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2793619/original/013488900_1556718746-Kembang-Api-Buruh4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330454/original/029687200_1756361195-IMG_1809.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486677/original/085045300_1769595276-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_16.13.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486550/original/072648900_1769590191-Deputi_Gubernur_Bank_Indonesia_terpilih_Thomas_Djiwandono-_28_Januari_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129438/original/034681000_1739288405-BI_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484915/original/056960900_1769488796-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_10.56.47.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472366/original/098607300_1768363991-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)