• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Simak! Begini Prospek Sektor Perbankan di 2024

Simak! Begini Prospek Sektor Perbankan di 2024

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-03-14
0

Simak! Begini Prospek Sektor Perbankan di 2024

Jakarta, wmhg.org Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas industri perbankan masih terjaga dengan didukung oleh permodalan yang kuat, likuiditas memadai, dan profil risiko yang terjaga. Sehingga industri ini mampu menghadapi potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Berdasarkan data OJK industri perbankan Indonesia per Desember 2023 tetap resilien dan berdaya saing didukung oleh tingkat profitabilitas ROA sebesar 2,74% (November 2023: 2,72%) dan NIM sebesar 4,81% (November 2023: 4,83%). Permodalan (CAR) perbankan relatif tinggi sebesar 27,65% (November 2023: 27,86%), menjadi bantalan mitigasi risiko yang solid di tengah kondisi ketidakpastian global.

Kemudian dari sisi kinerja intermediasi, pada Desember 2023, secara yoy kredit meningkat Rp 666,68 triliun atau tumbuh double digit sebesar 10,38 % (November 2023: 9,74% yoy) menjadi Rp 7.090 triliun. Pertumbuhan utamanya didorong kredit investasi yang tumbuh sebesar 12,26% yoy dan Kredit Modal Kerja sebesar 10,05% yoy.

Bank BUMN menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit yaitu tumbuh sebesar 12,02% yoy, dengan porsi kredit sebesar 45,64% dari total kredit perbankan. Sementara pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Desember 2023 tercatat 3,73% yoy (November 2023: 3,04% yoy) atau menjadi Rp 8.458 triliun, dengan giro menjadi kontributor pertumbuhan terbesar yaitu 4,57% yoy.

Pengamat Ekonomi-Perbankan Doddy Ariefianto pun menyebut industri perbankan masih terbilang potensial berdasarkan profitabilitasnya. Hanya saja permintaan kredit masih belum mencatat pertumbuhan signifikan dibandingkan dengan periode 2011 hingga 2014 atau sebelum pandemi.

Terakhir itu kalau tidak salah, profitabilitasnya sudah lumayan. Kalau tidak salah return of asset sekitar 1,3%-1,5%. NIM-nya 4,3% atau 4,4%. Kemudian return of equity 18% kalau nggak salah. Itu sudah lumayan. Sudah mendekati normal. Kalau era normal itu, ROA hampir 2%, ROE sekitar 20%, dan NIM kita mau diatur 5%, papar dia kepada wmhg.org Indonesia belum lama ini.

Baca:

Tolak PPN Naik, Pengusaha: Harusnya Kejar yang Tak Bayar Pajak

Doddy mengungkapkan prospek industri perbankan nasional di 2024 bergantung kepada sektor riil. Sehingga, ketika sektor riil tidak menawarkan hal baru, potensi industri perbankan tak akan mengalami banyak perubahan.

Saya kira perbankan tak banyak berubah. Overall profitabilitas bagus. Tapi tidak dibandingkan dengan peak-nya. Istilahnya perbankan kita tak bekerja pada peak performance, tidak pada performa puncaknya, tegas dia.

Hal serupa juga diungkapkan Ekonom INDEF Nailul Huda, yang menyebut sektor keuangan menunjukkan tren positif jika melihat dari tren harga saham dan analisis kinerja perusahaan. Adapun pendorongnya yakni suku bunga acuan Bank Indonesia yang ditahan di angka 6%.

Kedua, kinerja pertumbuhan penyaluran kredit perbankan juga sangat bagus yang membuat kinerja keuangan perusahaan lanjut positif. Ekonomi domestik yang masih kuat bisa menjadi pendorong pertumbuhan kredit nasional. Bahkan tahun 2024 pertumbuhan kredit bisa ke angka dua digit, jelas dia kepada wmhg.org Indonesia.

Baca:

Pengusaha Pesimistis Ekonomi RI Bisa Tumbuh 5% di 2024, Ini Sebabnya!

Pendorong lainnya adalah kehadiran digital bank. Menurut Nailul, kehadiran bank digital membuat industri perbankan melahirkan inovasi sehingga memberikan masyarakat produk yang kompetitif.

Sementara itu, dia juga menjabarkan tantangan sektor perbankan yang bahkan paling berpotensi menghambat kinerja perbankan, yakni kondisi ekonomi global yang sangat tidak menentu.

Kita tahu beberapa negara mengalami krisis ekonomi seperti Jepang, Inggris, dan Jerman. Bahkan China pun prediksi pertumbuhan ekonominya terpangkas 50%. Artinya perputaran uang secara global akan melambat, pungkas Nailul.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Warga RI Ramai-Ramai Tolak Tapera, Menko Perekonomian Bilang Gini

Warga RI Ramai-Ramai Tolak Tapera, Menko Perekonomian Bilang Gini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

2025-12-16
Harga Emas Antam 10 Februari 2026 Coba Tembus Rp 3 Juta

Harga Emas Antam 10 Februari 2026 Coba Tembus Rp 3 Juta

2026-02-11
Keberatan Denda Rp 6,5 Miliar Per Hektare, Asosiasi Nikel Surati Presiden Prabowo

Keberatan Denda Rp 6,5 Miliar Per Hektare, Asosiasi Nikel Surati Presiden Prabowo

2025-12-16
Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

2025-12-16
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

2026-02-11
BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

2026-02-11
Menteri Maruarar Sirait Yakin BRI Biayai 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026

Menteri Maruarar Sirait Yakin BRI Biayai 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026

2026-02-11
OJK Cabut Izin Usaha Perumda BPR Cirebon

OJK Cabut Izin Usaha Perumda BPR Cirebon

2026-02-11

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Puluhan Perusahaan Terindikasi Nunggak Pajak, Nilainya Fantastis

Puluhan Perusahaan Terindikasi Nunggak Pajak, Nilainya Fantastis

2026-02-11
0
Borong Emas 15 Bulan Beruntun, China Makin Agresif Tinggalkan Dolar AS

Borong Emas 15 Bulan Beruntun, China Makin Agresif Tinggalkan Dolar AS

2026-02-11
0
Ada Thomas Djiwandono, Ini Susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia Terbaru

Ada Thomas Djiwandono, Ini Susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia Terbaru

2026-02-11
0
3,6 Juta Kendaraan Diproyeksi Tinggalkan Jabodetabek via Tol di Mudik Lebaran 2026

3,6 Juta Kendaraan Diproyeksi Tinggalkan Jabodetabek via Tol di Mudik Lebaran 2026

2026-02-11
0
Pelajari Program Gentengisasi, Menteri Ara OTW ke Majalengka

Pelajari Program Gentengisasi, Menteri Ara OTW ke Majalengka

2026-02-11
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

2026-02-11
BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

2026-02-11

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.