• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Januari 31, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Danantara Kebut Kajian Kelayakan Proyek Gasifikasi Batubara Jadi DME

    Danantara Kebut Kajian Kelayakan Proyek Gasifikasi Batubara Jadi DME

    Kementerian LH Segel Kebun Sawit di Tapanuli Tengah Pasca Banjir dan Longsor Sumut

    Kementerian LH Segel Kebun Sawit di Tapanuli Tengah Pasca Banjir dan Longsor Sumut

    Jasa Marga Akan Diskon Tarif Tol 20% di 8 Ruas Saat Nataru 2025/2026

    Jasa Marga Akan Diskon Tarif Tol 20% di 8 Ruas Saat Nataru 2025/2026

    Danantara Beberkan Alasan Keputusan Akhir Investasi Kilang Tuban Belum Kelar

    Danantara Beberkan Alasan Keputusan Akhir Investasi Kilang Tuban Belum Kelar

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Danantara Kebut Kajian Kelayakan Proyek Gasifikasi Batubara Jadi DME

    Danantara Kebut Kajian Kelayakan Proyek Gasifikasi Batubara Jadi DME

    Kementerian LH Segel Kebun Sawit di Tapanuli Tengah Pasca Banjir dan Longsor Sumut

    Kementerian LH Segel Kebun Sawit di Tapanuli Tengah Pasca Banjir dan Longsor Sumut

    Jasa Marga Akan Diskon Tarif Tol 20% di 8 Ruas Saat Nataru 2025/2026

    Jasa Marga Akan Diskon Tarif Tol 20% di 8 Ruas Saat Nataru 2025/2026

    Danantara Beberkan Alasan Keputusan Akhir Investasi Kilang Tuban Belum Kelar

    Danantara Beberkan Alasan Keputusan Akhir Investasi Kilang Tuban Belum Kelar

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Pengusaha Industri Alas Kaki Soroti Tarif AS, Lonjakan Impor dan Akses Permodalan

Pengusaha Industri Alas Kaki Soroti Tarif AS, Lonjakan Impor dan Akses Permodalan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-12-11
0

Pengusaha Industri Alas Kaki Soroti Tarif AS, Lonjakan Impor dan Akses Permodalan

wmhg.org – JAKARTA. Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) dan Himpunan Pengusaha Alas Kaki Nusantara (Hipan) memetakan peluang dan tantangan industri alas kaki pada tahun 2026. Aprisindo dan Hipan menggambarkan kondisi industri alas kaki pada tahun ini bergerak cukup dinamis.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), industri alas kaki mencatatkan kenaikan dari sisi investasi, ekspor maupun impor. Kemenperin mengungkapkan investasi yang mengucur ke industri alas kaki pada Januari – September 2025 mencapai Rp 19,23 triliun. 

Investasi industri alas kaki tumbuh 73,24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 11,1 triliun. Nilai investasi hingga kuartal III-2025 sudah melampaui capaian tahun 2024, yang kala itu tercatat sebesar Rp 15,2 triliun.

Kenaikan juga terjadi dari sisi ekspor produk. Nilai ekspor alas kaki tumbuh 10,19% secara tahunan atau year on year (yoy) dari US$ 6,18 miliar menjadi US$ 6,81 miliar hingga September 2025.

Hanya saja, kenaikan ekspor juga diiringi dengan peningkatan impor. Nilai impor produk alas kaki meningkat 10,75% (yoy) dari US$ 1,58 miliar menjadi US$ 1,75 miliar hingga kuartal III-2025.

Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko mengungkapkan  pertumbuhan investasi dan ekspor terdorong oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah efek perang dagang yang dicetuskan oleh Amerika Serikat (AS).

Kondisi ini membuka peluang investasi melalui relokasi pabrik dari beberapa negara seperti China dan Taiwan. Menurut Eddy, Indonesia lebih memiliki daya tarik dibandingkan sejumlah negara pesaing seperti Bangladesh dan Kamboja.

Mempertimbangkan berbagai kondisi, Eddy menyebut bahwa Indonesia dan India menjadi negara yang banyak dilirik sebagai tujuan relokasi pabrik.

Industri alas kaki Indonesia sudah lebih dari 40 tahun. Jadi secara industri sudah pada posisi matang dan stabil, ungkap Eddy saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (9/12/2025).

Tantangan Industri Alas Kaki

Meski begitu, kinerja industri alas kaki pada tahun ini tak lepas dari sederet tantangan. Direktur Eksekutif Aprisindo, Yoseph Billie Dosiwoda menyoroti tarif resiprokal ke pasar AS sebesar 19% yang berlaku sejak 7 Agustus 2025. Selain itu, berbagai dinamika yang terjadi di AS berdampak pada penurunan daya beli di Negeri Paman Sam tersebut.

Billie mengungkapkan, AS masih menjadi pasar utama dengan porsi sekitar 30% terhadap total ekspor produk alas kaki Indonesia. Aprisindo berharap pemerintah bisa kembali melakukan negosiasi agar tarif resiprokal ke pasar AS bisa terpangkas.

Masih berharap kepada Pemerintah tarif resiprokal 19% ini dapat turun ke angka 15% atau 10% seperti awal. Sebelum 19% ekspor ke AS mengalami peningkatan, sekarang tren akan turun sampai akhir tahun, terang Billie.

Bergeser ke dalam negeri, Billie menyoroti dua tantangan utama di pasar domestik. Pertama, penurunan daya beli. Kondisi ini berdampak terhadap kinerja pelaku industri, terutama untuk skala Industri Kecil dan Menengah (IKM). 

Lesunya daya beli tergambar dari tingkat pesanan pada musim puncak (peak season) seperti ramadan – idul fitri dan tahun ajaran baru sekolah, yang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Tantangan kedua adalah maraknya impor ilegal dan sepatu tiruan. 

Billie bilang, IKM sepatu lokal yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sulit bersaing dengan produk impor dengan harga yang lebih murah.

Impor ilegal dan sepatu tiruan masih menjadi ancaman. Ini merusak, belum lagi penjualan di marketplace yang tidak diterbitkan, terang Billie.

Eddy turut menyoroti peningkatan impor produk alas kaki, terutama yang berasal dari China. Eddy menegaskan pentingnya proteksi dari pemerintah, lantaran industri lokal tidak akan mampu bersaing secara harga dengan produk impor dari China.

Kalau (pemerintah) enggak membatasi impor, maka akan sulit. Bisa jadi pabrik-pabrik yang ada, terutama yang (fokus ke pasar) domestik akan banyak yang tutup, kata Eddy.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Alas Kaki Nusantara (Hipan) David Chalik juga mendesak keseriusan pemerintah untuk melindungi industri lokal dari gempuran produk impor. Apalagi di tengah kondisi pelemahan daya beli masyarakat saat ini yang membuat pasar lebih sensitif terhadap perbedaan harga.

Pengusaha kecil-menengah sedang struggling untuk bisa bertahan, karena dampak importasi barang dari China yang luar biasa, mereka bisa menjual dengan harga yang sangat murah. Di tengah pasar yang price sensitive, seharusnya pemerintah bisa bijak membatasi barang impor, ungkap David saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (10/12/2025).

Di sisi yang lain, David meminta agar pemerintah bisa mempermudah importasi komponen atau bahan pendukung industri yang dibutuhkan dalam aktivitas produksi. Selain itu, IKM alas kaki lokal memerlukan dukungan berupa stimulus fiskal.

David mencontohkan keringanan pajak menjadi insentif yang diperlukan oleh IKM lokal di tengah tekanan daya beli, inflasi, serta pelemahan kurs. Hal lain yang menjadi sorotan David adalah kesulitan bagi IKM dalam mengakses permodalan atau kredit dari perbankan.

Kesulitan permodalan juga menjadi salah satu isu. Harus ada kebijakan, khususnya ke perbankan untuk tidak terlalu ketat memberikan pinjaman kepada IKM. Ketika pemerintah menggelontorkan dana ke perbankan, jangan sampai akhirnya bank memberikan pinjaman ke perusahaan besar lagi, terang David.

Catatan dan Harapan untuk 2026

Menimbang berbagai tantangan tersebut, Hipan masih bersikap wait and see terhadap prospek industri alas kaki pada tahun 2026. David pun memberikan tiga catatan agar IKM alas kaki lokal bisa ikut menikmati prospek pertumbuhan pada tahun depan.

Pertama, dukungan pemerintah berupa kebijakan fiskal dan kemudahan IKM dalam mengakses permodalan. Kedua, pelaku industri menanti keseriusan pemerintah untuk membatasi impor dan mencegah peredaran produk ilegal, temasuk dengan pembenahan di Bea Cukai.

Ketiga, David mendesak agar perizinan di dalam negeri menjadi lebih mudah, murah dan cepat. Termasuk untuk mengurus berbagai sertifikasi seperti SNI dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Jadi untuk tahun depan kami masih wait and see, meski masih ada secercah harapan, ungkap David.

Sementara itu, Aprisindo menargetkan kinerja industri alas kaki bisa tumbuh sekitar 10%. Jika berbagai kendala bisa teratasi, Eddy meyakini pertumbuhan tahunan industri alas kaki Indonesia bisa melonjak lebih dari 10%.

Sebetulnya industri ini masih berpeluang naik lebih dari itu (di atas 10%). Tapi di Aprisindo sendiri targetnya ntidak muluk-muluk. Ada kenaikan 10% setiap tahun, saya kira itu prestasi yang sudah luar biasa, kata Eddy.

Sedangkan Billie menyoroti bahwa pada tahun depan, pemerintah dan pelaku industri perlu mempersiapkan diri menyambut Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA). Perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa itu diharapkan akan berlaku pada kuartal I-2027.

IEU-CEPA akan membuka peluang bagi pelaku industri  alas kaki untuk memacu ekspor ke pasar Eropa. Artinya masih ada waktu untuk menciptakan iklim industri yang kondusif dengan kebijakan de-regulasi, agar pelaku industri dapat melangsungkan usahanya dengan baik, tutup Billie.

Selanjutnya: Bitcoin Galau di US$92k Pasca FOMC The Fed, Sinyal Waspada atau Tiket ke US$100k?

Menarik Dibaca: BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 91S di Barat Sumatra, Hujan Lebat di Provinsi Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Bukan Cuma Bupati Lampung Tengah, OTT KPK Juga Jaring 4 Orang Lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Superbank Perluas Akses Pinjaman Atur Sendiri (PAS) ke Jutaan Pengguna dan Mitra Grab di Indonesia

Superbank Perluas Akses Pinjaman Atur Sendiri (PAS) ke Jutaan Pengguna dan Mitra Grab di Indonesia

2026-01-29
Koleksi NFT Keempat Donald Trump Sudah Terjual Rp 33,4 Miliar

Koleksi NFT Keempat Donald Trump Sudah Terjual Rp 33,4 Miliar

2024-08-30
HERO Targetkan Jual Delapan Properti Eks Giant, Dua Aset TelahTerjual

HERO Targetkan Jual Delapan Properti Eks Giant, Dua Aset TelahTerjual

2025-12-10
Jasa Marga Akan Diskon Tarif Tol 20% di 8 Ruas Saat Nataru 2025/2026

Jasa Marga Akan Diskon Tarif Tol 20% di 8 Ruas Saat Nataru 2025/2026

2025-12-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah

2026-01-31

Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian

2026-01-31

Investigasi Ungkap State Capture Corruption Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris

2026-01-31
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?

Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?

2026-01-31

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO

Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah

2026-01-31
0

Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian

2026-01-31
0

Investigasi Ungkap State Capture Corruption Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris

2026-01-31
0
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?

Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?

2026-01-31
0

Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain

2026-01-31
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah

2026-01-31

Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian

2026-01-31

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.