• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Leads Property: Pelemahan Rupiah dan Suku Bunga Tinggi Jadi Tantangan Properti

    Leads Property: Pelemahan Rupiah dan Suku Bunga Tinggi Jadi Tantangan Properti

    Vasanta Tambah Portofolio Proyek Hunian, Luncurkan Southbank di Shila at Sawangan

    Vasanta Tambah Portofolio Proyek Hunian, Luncurkan Southbank di Shila at Sawangan

    Menghitung Harga Ideal DMO Batubara, Begini Usulan dari Pengusaha & Praktisi Tambang

    Menghitung Harga Ideal DMO Batubara, Begini Usulan dari Pengusaha & Praktisi Tambang

    Selat Hormuz Dibuka, Industri Tekstil Prediksi Harga Bahan Baku Normal dalam 6 Bulan

    Selat Hormuz Dibuka, Industri Tekstil Prediksi Harga Bahan Baku Normal dalam 6 Bulan

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Leads Property: Pelemahan Rupiah dan Suku Bunga Tinggi Jadi Tantangan Properti

    Leads Property: Pelemahan Rupiah dan Suku Bunga Tinggi Jadi Tantangan Properti

    Vasanta Tambah Portofolio Proyek Hunian, Luncurkan Southbank di Shila at Sawangan

    Vasanta Tambah Portofolio Proyek Hunian, Luncurkan Southbank di Shila at Sawangan

    Menghitung Harga Ideal DMO Batubara, Begini Usulan dari Pengusaha & Praktisi Tambang

    Menghitung Harga Ideal DMO Batubara, Begini Usulan dari Pengusaha & Praktisi Tambang

    Selat Hormuz Dibuka, Industri Tekstil Prediksi Harga Bahan Baku Normal dalam 6 Bulan

    Selat Hormuz Dibuka, Industri Tekstil Prediksi Harga Bahan Baku Normal dalam 6 Bulan

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Menghitung Harga Ideal DMO Batubara, Begini Usulan dari Pengusaha & Praktisi Tambang

Menghitung Harga Ideal DMO Batubara, Begini Usulan dari Pengusaha & Praktisi Tambang

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-06-19
0

Menghitung Harga Ideal DMO Batubara, Begini Usulan dari Pengusaha & Praktisi Tambang

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tri Sulistiowati

wmhg.org – JAKARTA. Wacana penyesuaian harga batubara untuk keperluan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) di sektor kelistrikan kembali mengemuka. Pemerintah mulai mengkaji opsi merevisi harga patokan DMO dengan mempertimbangkan harga yang lebih pantas bagi penambang serta kemampuan dari PT PLN (Persero).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa salah satu faktor yang akan menjadi pertimbangan pemerintah adalah kenaikan biaya produksi yang ditanggung oleh penambang. Pasalnya, nisbah kupas atau Stripping Ratio (SR), khususnya untuk menambang batubara kalori medium sudah mencapai level 8-12.

Cost produksinya kan sudah tinggi. Jadi kita juga harus membijaksanai agar teman-teman pengusaha jangan juga dibeli dengan harga yang sangat murah. Kalau beli harganya rugi, nggak mungkin juga, karena pengusaha juga kan kita harus jaga agar mereka tidak rugi, kata Bahlil kepada awak media, Kamis (18/6/2026).

Bahlil pun tak menampik bahwa pemerintah membuka opsi untuk melakukan revisi terhadap harga patokan DMO batubara. Lagi kita menghitung, plus-minus agar PLN tidak dirugikan, pengusahanya juga tidak dirugikan, ujar Bahlil.

Sejak tahun 2018, pemerintah menetapkan harga patokan DMO batubara untuk kelistrikan sebesar US$ 70 per ton, dengan mengacu pada nilai kalori 6.322 Gross As Received (GAR). Patokan harga ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 1395K/30/MEM/2018 Tentang Harga Jual Batubara untuk Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum.

Asosiasi pengusaha dan praktisi pertambangan pun merespons langkah pemerintah untuk mengkaji penyesuaian harga patokan DMO batubara. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Gita Mahyarani menyoroti bahwa harga patokan DMO sebesar US$ 70 per ton belum pernah disesuaikan sejak tahun 2018.

Padahal dalam rentang waktu hampir sewindu itu, ada faktor inflasi dan perubahan struktur biaya yang cukup besar. Mulai dari bahan bakar, alat berat, upah, logistik, sampai kewajiban lingkungan.

Dalam penentuan harga DMO, menurut kami ada beberapa faktor yang perlu dilihat biaya produksi aktual. Karakter batubara untuk kelistrikan yang berbeda dengan batubara kalori tinggi yang biasa menjadi acuan pasar, selisih dengan harga pasar agar tidak terlalu lebar dalam jangka panjang, serta keberlanjutan usaha tambang itu sendiri, kata Gita kepada Kontan.co.id, Jumat (19/6/2026).

APBI menilai harga DMO sebaiknya tidak dikunci flat terlalu lama. Ke depan, APBI berharap pemerintah bisa mempertimbangkan mekanisme penyesuaian berkala, misalnya dikaitkan dengan persentase tertentu dari Harga Batubara Acuan (HBA).

Dengan begitu, PLN tetap mendapatkan harga khusus untuk ketahanan listrik nasional, tetapi harganya juga tidak tertinggal terlalu jauh dari perkembangan biaya dan pasar, imbuh Gita.

Usulan Naik Jadi US$ 80 – US$ 90 per Ton

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Sudirman Widhy Hartono mengingatkan bahwa harga patokan DMO US$ 70 per ton merupakan acuan untuk batubara tipe kalori tinggi 6.322 GAR. Sedangkan kebutuhan batubara PLN adalah jenis batubara kalori medium pada kisaran 4.200 – 5.000 GAR.

Dengan mengacu pada harga patokan tersebut, maka harga batubara jenis kalori medium ini berada di kisaran US$ 35 – US$ 38 per ton. Sementara itu, biaya operasional tambang untuk batubara kalori medium umumnya sudah mencapai SR di atas 7. Pada tingkat SR yang tinggi tersebut, biaya operasional tambang sudah sama, bahkan melebihi US$ 35 per ton.

Dengan estimasi tersebut, maka banyak perusahaan tambang yang sudah tidak memiliki margin, bahkan merugi jika harus terus menjual ke PLN dengan harga patokan tersebut. Dus, Sudirman menilai harga patokan US$ 70 per ton relatif sudah tidak ekonomis pada kondisi industri tambang saat ini.

Apalagi, level harga patokan DMO tersebut sudah terpaut jauh dengan harga pasar global yang saat ini berada di kisaran US$ 125 – US$ 130 per ton. Menurutkami sebaiknya memang jangan terpaut jauh dengan harga batubara di pasar global. Selain untuk dapat menutupi biaya operasional tambang yang sudah cukup tinggi saat ini, juga dapat berdampak positif untuk mengoptimalkan konservasi cadangan batubara, ungkap Sudirman saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (19/6/2026).

Ketua Indonesian Mining & Energy Forum (IMEF) Singgih Widagdo punya catatan serupa. Dengan harga patokan saat ini, ada cukup banyak perusahaan yang menjual dengan margin tipis, bahkan merugi karena di bawah biaya produksi. Di sisi lain, sejumlah perusahaan bisa jadi hanya mengejar stripping ratio rendah, yang akan berdampak terhadap pengurangan cadangan dan rasio produksi batubara nasional.

Singgih lantas mengingatkan bahwa penetapan harga patokan DMO akan turut memengaruhi pengelolaan cadangan batubara. Mempertimbangkan kondisi saat ini, Singgih mengusulkan agar harga patokan DMO batubara bisa naik menjadi di atas US$ 80 per ton.

Minimal perusahaan tidak mengalami kerugian, khususnya untuk lokasi tambang yang jauh dari pelabuhan sehingga hauling cost cukup tinggi. Dengan level harga di atas US$ 80 per ton, keamanan kebutuhan batubara di dalam negeri menjadi lebih terjamin, ungkap Singgih. 

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menilai wajar jika ada kenaikan harga patokan DMO batubara. Bisman mengusulkan agar harga patokan DMO batubara untuk kelistrikan naik ke kisaran US$ 80 – US$ 90 per ton, dengan tetap memperhatikan kemampuan PLN serta keseimbangan tarif listrik.

Bisman menilai kenaikan harga DMO pada rentang tersebut menjadi pilihan yang rasional mempertimbangkan kenaikan hampir semua komponen biaya operasional di pertambangan batubara. Termasuk pada biaya lingkungan, serta biaya reklamasi pasca tambang yang naik dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, selisih yang terlalu lebar antara harga DMO dan harga pasar juga tidak bagus. (Penyesuaian harga DMO) ini juga agar pelaku usaha semangat memasok kebutuhan domestik.  Catatan penting harus tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan industri batubara dan kebutuhan biaya pembangkitan listrik PLN, tandas Bisman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Bos BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Terjaga

Bos BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Terjaga

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Kredit PNM Tembus Rp 70 Triliun, 12 Juta Nasabah Sudah Terima Pembiayaan

Kredit PNM Tembus Rp 70 Triliun, 12 Juta Nasabah Sudah Terima Pembiayaan

2026-10-13
MotoGP Mandalika 2026 Diprediksi Gerakkan Ekonomi Rp5 Triliun, BRI Perkuat Ekosistem UMKM

MotoGP Mandalika 2026 Diprediksi Gerakkan Ekonomi Rp5 Triliun, BRI Perkuat Ekosistem UMKM

2026-10-14
Tengok Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Oktober 2024

Tengok Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Oktober 2024

2024-10-28
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

2026-10-14
Harga Emas Pegadaian 13 Oktober 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Merosot

Harga Emas Pegadaian 13 Oktober 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Merosot

2026-10-14
Harga Emas 24 Karat Hari Ini: Perbandingan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Harga Emas 24 Karat Hari Ini: Perbandingan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

2026-10-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
JPMorgan Ungkap Aliran Dana ke Kripto Tembus Rp 896 Triliun di 2026

JPMorgan Ungkap Aliran Dana ke Kripto Tembus Rp 896 Triliun di 2026

2026-10-14
0
Harga Kripto 13 Oktober 2026: Bitcoin Tertekan, Zcash Anjlok 7,81%

Harga Kripto 13 Oktober 2026: Bitcoin Tertekan, Zcash Anjlok 7,81%

2026-10-14
0
Strategy Beli 250 Bitcoin, Total Kepemilikan Jadi 848.250 BTC

Strategy Beli 250 Bitcoin, Total Kepemilikan Jadi 848.250 BTC

2026-10-14
0
Binance Tutup Layanan Mining Bitcoin Mulai November 2026

Binance Tutup Layanan Mining Bitcoin Mulai November 2026

2026-10-14
0
Korea Selatan Blokir 27 Situs Kripto Tak Terdaftar, Bagaimana Dana Nasabah?

Korea Selatan Blokir 27 Situs Kripto Tak Terdaftar, Bagaimana Dana Nasabah?

2026-10-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

2026-10-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.