• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, April 12, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Usai 6 Proyek, Danantara Lanjutkan Groundbreaking 14 Hilirisasi Tahun Ini

    Usai 6 Proyek, Danantara Lanjutkan Groundbreaking 14 Hilirisasi Tahun Ini

    Indonesia Akan Larang Ekspor Beberapa Bahan Baku Tambang, Termasuk Timah

    Indonesia Akan Larang Ekspor Beberapa Bahan Baku Tambang, Termasuk Timah

    Ekspor Motor CBU RI Capai 52.924 Unit pada Januari 2026

    Ekspor Motor CBU RI Capai 52.924 Unit pada Januari 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Usai 6 Proyek, Danantara Lanjutkan Groundbreaking 14 Hilirisasi Tahun Ini

    Usai 6 Proyek, Danantara Lanjutkan Groundbreaking 14 Hilirisasi Tahun Ini

    Indonesia Akan Larang Ekspor Beberapa Bahan Baku Tambang, Termasuk Timah

    Indonesia Akan Larang Ekspor Beberapa Bahan Baku Tambang, Termasuk Timah

    Ekspor Motor CBU RI Capai 52.924 Unit pada Januari 2026

    Ekspor Motor CBU RI Capai 52.924 Unit pada Januari 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Menakar Dampak Tarif Resiprokal AS dan IEU-CEPA Bagi Industri Tekstil Nasional

Menakar Dampak Tarif Resiprokal AS dan IEU-CEPA Bagi Industri Tekstil Nasional

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-07-20
0

Menakar Dampak Tarif Resiprokal AS dan IEU-CEPA Bagi Industri Tekstil Nasional

wmhg.org – JAKARTA. Kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) serta penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) menjadi perhatian bagi pelaku industri manufaktur. Tak terkecuali bagi industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) yang memiliki porsi ekspor tinggi.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa menilai tarif resiprokal AS bisa menjadi faktor pengubah permainan (game changer) dalam perdagangan global, termasuk untuk produk TPT. Jemmy menyoroti penurunan tarif yang akan dikenakan oleh AS kepada produk asal Indonesia, dari 32% menjadi 19%.

Menurut Jemmy, penurunan tarif ini bisa menjaga akses pasar produk TPT Indonesia ke AS yang merupakan salah satu mitra dagang utama.

Sejalan dengan negosiasi yang terus berlangsung, Jemmy berharap pemerintah akan menindaklanjuti kesepakatan tarif dengan kebijakan lanjutan yang dapat mendukung industri, seperti harmonisasi regulasi teknis dan fasilitasi perdagangan.

Hal tersebut diharapkan akan mendukung industri padat karya untuk memanfaatkan peluang ekspor secara optimal.

Tarif 19% belum berlaku. Detail aturannya juga sedang dalam pembahasan, dan ini bukan hanya diberlakukan terhadap Indonesia. Tapi ini merupakan game changer yang belum pernah terjadi, ungkap Jemmy saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (20/7).

Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta turut menyambut penurunan tarif resiprokal AS yang dikenakan untuk produk Indonesia. Meski pengenaan tambahan tarif 19% masih cukup berat, tapi dengan angka ini setidaknya produk Indonesia masih bisa bersaing dengan negara eksportir lain.

Redma mencontohkan Vietnam, serta Bangladesh yang sejauh ini masih dikenakan tarif lebih tinggi. Cukup melegakan khususnya di hilir. Untuk di hulu dan sektor antara yang bersaing dengan Korea juga tarif ini cukup bisa bersaing. Tinggal tunggu seberapa besar tarif yang akan diberlakukan untuk China, kata Redma.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Umum API David Leonardi mengamini penurunan tarif bea masuk dari 32% menjadi 19% merupakan peluang strategis bagi industri TPT nasional. Khususnya bagi pelaku usaha yang berorientasi ekspor ke pasar AS.

Selain lebih rendah dibandingkan sebelumnya, tarif 19% juga lebih kompetitif dibandingkan yang dikenakan terhadap negara pesaing seperti Vietnam. Hal ini menunjukkan bahwa produk tekstil Indonesia memiliki potensi daya saing yang lebih baik di pasar AS, ungkap David.

David memberikan gambaran, total ekspor TPT Indonesia ke pasar global mengalami penurunan sekitar 2,70% secara kuartalan, dari kuartal IV-2024 ke kuartal I-2025. Namun secara tahunan dibandingkan dengan kuartal I-2024, ekspor Indonesia meningkat 1,35% di periode awal tahun ini.

Dari total ekspor tersebut, pasar AS memegang peranan cukup signifikan. Sekitar 41,81% ekspor ditujukan ke pasar AS, yang sebagian besar berupa produk pakaian jadi. Sementara negara tujuan ekspor TPT lainnya adalah Jepang, Korea Selatan, China, dan Jerman.

Tantangan dan Peluang

David menyoroti, Indonesia perlu memperluas ekspansi pasar. Tidak hanya ke negara-negara tujuan ekspor tradisional, tetapi juga ke pasar non-tradisional. Selain menjalin kerja sama, hal yang tak kalah penting adalah memahami dan memenuhi persyaratan teknis dan regulasi dari negara tujuan ekspor tersebut, kata David.

David pun menyoroti langkah pemerintah yang berupaya mempercepat penyelesaian perjanjian perdagangan IEU-CEPA. Pelaku industri TPT mencermati perjanjian ini lantaran Uni-Eropa merupakan pasar ekspor terbesar kedua setelah AS dengan pangsa sebesar 10,25%.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Tanah Adat  Jadi Bom Waktu di Maluku Utara, Sherly Tjoanda Tandai Masalahnya

Tanah Adat Jadi Bom Waktu di Maluku Utara, Sherly Tjoanda Tandai Masalahnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
HGII Integrasikan PLTM dan Pertanian Lokal di Wilayah Operasi 19 MW

HGII Integrasikan PLTM dan Pertanian Lokal di Wilayah Operasi 19 MW

2026-02-13
Usaha Jus Minuman Sehat Elvira Tumbuh Lewat Jaringan Reseller, Didukung Ekosistem Ultra Mikro BRI

Usaha Jus Minuman Sehat Elvira Tumbuh Lewat Jaringan Reseller, Didukung Ekosistem Ultra Mikro BRI

2026-04-12
Skema Tukar PNM dengan Geo Dipa Masih Dikaji, Kemenkeu Incar Penyaluran KUR

Skema Tukar PNM dengan Geo Dipa Masih Dikaji, Kemenkeu Incar Penyaluran KUR

2026-04-12

Indibiz Ajak UKM Ikut Program Pahlawan Digital Masa Kini

2025-11-19
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Usaha Jus Minuman Sehat Elvira Tumbuh Lewat Jaringan Reseller, Didukung Ekosistem Ultra Mikro BRI

Usaha Jus Minuman Sehat Elvira Tumbuh Lewat Jaringan Reseller, Didukung Ekosistem Ultra Mikro BRI

2026-04-12
Harga Emas Berpotensi Tembus USD 5.000, Ini Sentimen Utamanya

Harga Emas Berpotensi Tembus USD 5.000, Ini Sentimen Utamanya

2026-04-12
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 11 April: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 11 April: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik

2026-04-12
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 11 April 2026, Lebih Mahal Dibanding Kemarin!

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 11 April 2026, Lebih Mahal Dibanding Kemarin!

2026-04-12

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 10 April 2026, Termurah Dipatok Segini

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 10 April 2026, Termurah Dipatok Segini

2026-04-12
0
Kejagung Setor Rp 11,4 Triliun, Purbaya: Kita Makin Kaya

Kejagung Setor Rp 11,4 Triliun, Purbaya: Kita Makin Kaya

2026-04-12
0
ADB Ramal Pertumbuhan Ekonomi Asia dan Pasifik Melambat Imbas Konflik Timur Tengah

ADB Ramal Pertumbuhan Ekonomi Asia dan Pasifik Melambat Imbas Konflik Timur Tengah

2026-04-12
0
Purbaya Masih Kaji Insentif Baru Mobil dan Motor Listrik

Purbaya Masih Kaji Insentif Baru Mobil dan Motor Listrik

2026-04-12
0
Legalisasi Rokok Ilegal, Purbaya: Tunggu DPR

Legalisasi Rokok Ilegal, Purbaya: Tunggu DPR

2026-04-12
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Usaha Jus Minuman Sehat Elvira Tumbuh Lewat Jaringan Reseller, Didukung Ekosistem Ultra Mikro BRI

Usaha Jus Minuman Sehat Elvira Tumbuh Lewat Jaringan Reseller, Didukung Ekosistem Ultra Mikro BRI

2026-04-12
Harga Emas Berpotensi Tembus USD 5.000, Ini Sentimen Utamanya

Harga Emas Berpotensi Tembus USD 5.000, Ini Sentimen Utamanya

2026-04-12

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.