• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Kuota Impor Daging Sapi Dipangkas Jadi 30.000 Ton, Pengusaha Wanti-Wanti Harga Naik

Kuota Impor Daging Sapi Dipangkas Jadi 30.000 Ton, Pengusaha Wanti-Wanti Harga Naik

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-01-12
0

Kuota Impor Daging Sapi Dipangkas Jadi 30.000 Ton, Pengusaha Wanti-Wanti Harga Naik

wmhg.org – JAKARTA. Kebijakan pemerintah memangkas kuota impor daging sapi bagi swasta dari 297.000 ton pada 2025 menjadi hanya 30.000 ton pada 2026 menuai keberatan dari pelaku usaha. Sejumlah asosiasi menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu kelangsungan usaha, memicu pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga mendorong kenaikan harga daging dan produk olahannya.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pedagang Daging Indonesia (APPDI) Teguh Boediyana mengaku para pelaku usaha terkejut dengan kebijakan tersebut. Ia mengatakan, keberatan tidak hanya datang dari anggota APPDI, tetapi juga asosiasi importir lainnya.

“Dan kami (telah) menyampaikan keberatan kami kepada pemerintah. Kami waktu hari Jumat (9/1/2026) menemui Ditjen Pertanakan, menyampaikan surat. Intinya kami mohon ditinjau,” ujar Teguh kepada Kontan, Senin (12/1/2026).

Ia menilai, alokasi kuota 30.000 ton sangat memberatkan karena harus dibagi ke lebih dari 100 perusahaan. Dengan kuota yang sangat terbatas, kegiatan usaha importir swasta kata dia hanya bisa berjalan dalam waktu singkat.

Hal ini kemudian memicu terjadinya PHK lantaran masa operasional perusahaan yang pendek. 

“Salah satu efek adalah bagaimana perusahaan mau tidak mau harus mengurangi tenaga pegawainya, penyerapan tenaga kerjanya,” ucapnya.

Ia menambahkan, sebagian besar kuota impor justru dialokasikan kepada BUMN, termasuk pasokan dari India dan Brasil. Ia mengaku tak mengetahui alasan di balik kebijakan tersebut.

Yang terang, APPDI meminta agar kuota impor bagi swasta ditinjau ulang dan dikembalikan ke level tahun 2025 yakni 180.000 ton.

Lebih lanjut, Teguh menyarankan pemerintah untuk menghapus sistem kuota sehingga akan menciptakan persaingan yang lebih sehat antara swasta dan BUMN.

“Yang kami inginkan adalah tidak usah ada kuota supaya market mechanism ini yang bekerja sehingga akan lebih efisien ya. Dan yang akan diuntungkan kan kalau sudah lebih efisien ini kan konsumen sebenarnya,” pungkas Teguh.

Keberatan serupa disampaikan Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia (APPHI), Marina Ratna. Ia mempertanyakan kebijakan kuota impor yang dinilai bertentangan dengan arahan presiden.

Menurut Marina, kementerian terkait seharusnya lebih peka terhadap dampak kebijakan tersebut, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Seharusnya Kementerian yang bertanggung jawab, Kemenko Pangan, aware hal ini karena dampaknya luar biasa apa lagi melihat situasi ekonomi belakang ini,” katanya.

Marina menjelaskan, APPHI selama ini mendukung sektor hotel, restoran, katering (horeka), serta industri manufaktur dalam pengadaan bahan baku protein hewani. Namun dia bilang, tidak semua kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh impor yang dilakukan BUMN.

Tanpa peninjauan ulang, Marina menegaskan, kebijakan kuota impor ini berpotensi memicu gelombang PHK massal.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia (Nampa), Hastho, juga menilai alokasi kuota impor daging sapi tahun 2026 sangat memberatkan pelaku usaha pengolahan daging.

Keterbatasan kuota menurutnya akan menyulitkan pelaku usaha mendapatkan bahan baku ketimbang pada tahun 2025.

Hastho memperingatkan, kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga daging sapi dan produk olahannya, sekaligus mendorong PHK.

“Respons pasar juga dikhawatirkan akan negatif mengingat produk-produk olahan yang berbasis daging sapi sangat berpotensi untuk dilakukan penyesuaian harga dengan melakukan penaikan harga jual,” tutupnya.

Selanjutnya: Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Selasa (13/1/2026)

Menarik Dibaca: Harga Emas Hari Ini Rekor All Time High, Nyaris Mencapai US$ 4.600 per troi ons

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Imbas Perang Dagang: Petani AS di Ambang Kebangkrutan, Trump Siapkan Paket Bantuan Miliaran Dolar

Imbas Perang Dagang: Petani AS di Ambang Kebangkrutan, Trump Siapkan Paket Bantuan Miliaran Dolar

2025-10-07
Bos BI Ungkap Beberapa Sinyal Rupiah Bakal Kembali Menguat

Bos BI Ungkap Beberapa Sinyal Rupiah Bakal Kembali Menguat

2026-05-07
Devisa Hasil Ekspor Wajib Masuk Bank Himbara Mulai Bulan Depan

Devisa Hasil Ekspor Wajib Masuk Bank Himbara Mulai Bulan Depan

2026-05-22
Aturan DHE Direvisi, Negara Mitra Dapat Prioritas

Aturan DHE Direvisi, Negara Mitra Dapat Prioritas

2026-05-22
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

2026-05-22
Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

2026-05-22
Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh 6,5%, Ini Caranya

Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh 6,5%, Ini Caranya

2026-05-22
Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

2026-05-22

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

2026-05-22
0
Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

2026-05-22
0
Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh 6,5%, Ini Caranya

Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh 6,5%, Ini Caranya

2026-05-22
0
Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

2026-05-22
0
Prabowo Ingin Anak Muda Indonesia jadi Pengusaha

Prabowo Ingin Anak Muda Indonesia jadi Pengusaha

2026-05-22
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

2026-05-22
Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

2026-05-22

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.