• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

    Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

    Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

    Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

    Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

    Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

    Pemangkasan Produksi Batubara RI Picu Kekhawatiran Pasokan di Asia

    Pemangkasan Produksi Batubara RI Picu Kekhawatiran Pasokan di Asia

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

    Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

    Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

    Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

    Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

    Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

    Pemangkasan Produksi Batubara RI Picu Kekhawatiran Pasokan di Asia

    Pemangkasan Produksi Batubara RI Picu Kekhawatiran Pasokan di Asia

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Kementerian ESDM Bakal Tawarkan 75 Blok Migas Secara Serentak pada Tahun Ini

Kementerian ESDM Bakal Tawarkan 75 Blok Migas Secara Serentak pada Tahun Ini

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-09-07
0

Kementerian ESDM Bakal Tawarkan 75 Blok Migas Secara Serentak pada Tahun Ini

wmhg.org – JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap mengubah pola lelang wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) dari sebelumnya bertahap menjadi serentak. Langkah ini ditempuh untuk mengejar target produksi minyak siap jual (lifting) mencapai 900.000 barel per hari (bph) pada 2029.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan, mekanisme bertahap dinilai tidak lagi relevan jika pemerintah ingin mempercepat peningkatan produksi. Karena itu, seluruh blok migas yang tersedia akan langsung ditawarkan sekaligus.

“Kalau dibuat bertahap seperti itu, ya ini target untuk peningkatan lifting tidak akan tercapai. Jadi ya kita memiliki wilayah yang akan kita tawarkan, [ada] 75 [wilayah kerja/WK]. Seperti di toko, jadi kita pajangkan saja semua,” ujar Yuliot ditemui Kontan di Kompleks DPR RI, Rabu (3/9).

Penawaran blok migas serentak ini ditargetkan bisa dieksekusi paling lambat Oktober 2025. Skema ini juga akan berlaku permanen, bukan hanya sekali pakai.

“Nanti [jika] ada badan usaha yang berminat, ‘saya mau di blok ini, di blok ini, di blok ini’, nanti berdasarkan badan usaha, mereka tertarik dua atau tiga, ya itu yang kita kompetisikan. Jadi polanya kita ubah,” tegas Yuliot.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menambahkan, pemerintah sudah menyiapkan 17 WK untuk ditawarkan tahun ini. Namun, ia belum bisa memastikan jadwal pasti lelang berikutnya.

“Nanti kami umumkan kembali. Nanti kita lapor dulu ya. Nanti bocorannya. Saya lebih suka kalau sudah ada output dan outcome, baru bicara. Kalau baru mulai, saya belum bisa ini [berkomentar dahulu],” kata Laode.

Sebelumnya dalam catatan KONTAN, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan perlunya penyederhanaan regulasi lelang WK migas. Reformasi aturan itu dinilai penting agar target lifting 1 juta bph pada 2029–2030 dapat tercapai.

“Saya minta untuk melakukan reformasi berbagai regulasi yang menghambat proses percepatan terhadap pelelangan wilayah kerja,” kata Bahlil saat melantik Laode sebagai Dirjen Migas, Jumat (29/8).

Bahlil sebelumnya menargetkan pemerintah membuka penawaran 60 WK potensial hingga 2028. Namun, Bahlil ingin percepatan dilakukan agar lebih banyak blok bisa dilelang lebih awal.

Rencana lelang serentak ini menuai tanggapan beragam dari kalangan industri dan pengamat. Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas), Moshe Rizal, menilai rencana tersebut sah-sah saja dilakukan. Namun, ia menekankan bahwa faktor utama yang menentukan minat investor bukanlah jumlah WK maupun mekanisme lelang, melainkan kualitas aset yang ditawarkan.

“Bukan masalah mau serentak atau bertahap, tapi seberapa menarik barang yang ditawarkan. Investor itu akan melihat kualitasnya dulu,” ujar Moshe kepada KONTAN, Minggu (7/9).

Menurut dia, daya tarik lelang migas sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan kelengkapan data dari setiap WK. Semakin banyak data yang disediakan, semakin kecil risiko yang ditanggung investor.

“Kalau datanya minim, investor cenderung enggan masuk karena tidak mau gambling. Sama seperti jualan barang, spesifikasi harus jelas dan lengkap,” tambahnya.

Moshe menekankan pemerintah perlu berfokus pada kualitas WK, bukan sekadar mengejar jumlah. Ia mencontohkan, negara-negara lain yang sukses dalam bidding round biasanya menyiapkan data geologi dan geofisika secara matang, sehingga menambah keyakinan investor.

Selain itu, ia juga mengingatkan soal konsistensi regulasi. Insentif memang penting, tetapi jika tidak didukung kepastian hukum, investor tetap akan ragu.

“Insentif bisa ditawarkan, tapi harus ada jaminan regulasi yang solid dan konsisten jangka panjang,” tegasnya.

Moshe menambahkan, pemerintah hanya punya satu kesempatan untuk menarik minat investor. Jika WK sudah ditawarkan tapi tidak menarik, peluang untuk menjualnya kembali akan semakin kecil.

“Sekali ditawarkan ke investor, peluang itu harus sudah benar-benar matang. Kalau tidak, nilai WK tersebut bisa turun di mata investor,” ujarnya 

Founder & Advisor ReforMiner Institute, Pri Agung Rakhmanto juga menilai daya tarik lelang lebih ditentukan oleh prospektivitas blok, kualitas data, dan fiscal terms yang ditawarkan.

“Serentak atau bertahap itu lebih terkait kesiapan pemerintah. Kalau ada WK yang belum diminati, bisa saja ditawarkan lagi di periode berikutnya,” jelasnya kepada KONTAN, Minggu (7/9).

Praktisi migas, Hadi Ismoyo menilai, ide lelang serentak cukup bagus karena memberi investor alternatif pilihan lebih banyak.

“Tapi itu tidak otomatis menjamin minat ramai-ramai ikut tender. Investor tetap melihat commercial terms, data teknis, besar sumber daya, dan lokasi pasar, khususnya untuk gas,” ujarnya kepada KONTAN, Minggu (7/9).

Sementara itu, pengamat ekonomi energi Universitas Padjajaran, Yayan Satyaki, menilai keberhasilan lelang 75 WK bergantung pada kapasitas kelembagaan, khususnya SKK Migas.

“Jika sebagian besar WK itu sudah terdokumentasi dengan baik, idealnya bisa dilakukan. Proses review, evaluasi, dan due diligence memang lama, tapi doable jika sumber daya kelembagaannya kuat,” kata Yayan kepada KONTAN, Minggu (7/9).

Ia mengingatkan perlunya transparansi dan kepastian data sebelum lelang. Angka-angka WK Migas harus akurat, sehingga ketika terjadi due diligence antara pemerintah dan investor bisa benar-benar match.

Selanjutnya: OJK Anggap Modal Bank Mayapada Yang Cekak Hal Biasa

Menarik Dibaca: Ini Daftar 10 Perabot Ruang Makan yang Bikin Rumah Terlihat Ketinggalan Zaman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Profil Richard Garcia, WNA di Bali yang Ajak Turis Hindari Pajak Indonesia

Profil Richard Garcia, WNA di Bali yang Ajak Turis Hindari Pajak Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jangan Sembarangan Pinjam Uang di Pindar, Simak Dua Hal Penting Ini!

Jangan Sembarangan Pinjam Uang di Pindar, Simak Dua Hal Penting Ini!

2026-04-01
Bos Coinbase Rayu Pemimpin Dunia Bentuk Cadangan Bitcoin, Ini Keuntungannya

Bos Coinbase Rayu Pemimpin Dunia Bentuk Cadangan Bitcoin, Ini Keuntungannya

2025-01-21
Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

2026-02-05
Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

2026-02-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

2026-04-01
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01
Update Kurs Dolar Hari Ini 30 Maret 2026: Rupiah Nyaris Rp 17.000

Update Kurs Dolar Hari Ini 30 Maret 2026: Rupiah Nyaris Rp 17.000

2026-04-01
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

2026-04-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

2026-04-01
0
Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Terpangkas Rp 30 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Terpangkas Rp 30 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

2026-04-01
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026: Termurah Sentuh Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026: Termurah Sentuh Level Segini

2026-04-01
0
Hilirisasi Biofuel, Pemerintah Siapkan Pengganti Pertalite dan Pertamax

Hilirisasi Biofuel, Pemerintah Siapkan Pengganti Pertalite dan Pertamax

2026-04-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

2026-04-01
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.