• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, April 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mengurai Peluang dan Tantangan Industri Perumahan

    Mengurai Peluang dan Tantangan Industri Perumahan

    Lonjakan Impor Nikel Filipina, Hilirisasi RI Terancam Jika Produksi Dipangkas

    Lonjakan Impor Nikel Filipina, Hilirisasi RI Terancam Jika Produksi Dipangkas

    Danantara Indonesia Targetkan Proyek Hilirisasi Bauksit Selesai pada 2028

    Danantara Indonesia Targetkan Proyek Hilirisasi Bauksit Selesai pada 2028

    Krakatau Steel (KRAS) Targetkan Produksi Baja Naik 38% di Tahun 2026, Ini Strateginya

    Krakatau Steel (KRAS) Targetkan Produksi Baja Naik 38% di Tahun 2026, Ini Strateginya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mengurai Peluang dan Tantangan Industri Perumahan

    Mengurai Peluang dan Tantangan Industri Perumahan

    Lonjakan Impor Nikel Filipina, Hilirisasi RI Terancam Jika Produksi Dipangkas

    Lonjakan Impor Nikel Filipina, Hilirisasi RI Terancam Jika Produksi Dipangkas

    Danantara Indonesia Targetkan Proyek Hilirisasi Bauksit Selesai pada 2028

    Danantara Indonesia Targetkan Proyek Hilirisasi Bauksit Selesai pada 2028

    Krakatau Steel (KRAS) Targetkan Produksi Baja Naik 38% di Tahun 2026, Ini Strateginya

    Krakatau Steel (KRAS) Targetkan Produksi Baja Naik 38% di Tahun 2026, Ini Strateginya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Ekosistem Terbentuk, Summarecon Hadirkan Peluang Bisnis di Kawasan Kota Terpadu

Ekosistem Terbentuk, Summarecon Hadirkan Peluang Bisnis di Kawasan Kota Terpadu

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-08-29
0

Ekosistem Terbentuk, Summarecon Hadirkan Peluang Bisnis di Kawasan Kota Terpadu

wmhg.org – JAKARTA. Konsep kota terpadu semakin banyak diadopsi di Indonesia. Kota terpadu bukan sekadar kawasan hunian, tetapi menggabungkan fungsi tempat tinggal, bisnis, pendidikan, kesehatan, rekreasi, hingga transportasi dalam satu lingkungan yang terintegrasi. 

Tren ini lahir sebagai jawaban atas tantangan urbanisasi yang kian pesat. Badan PBB memperkirakan bahwa pada 2050, hampir 70% populasi dunia akan tinggal di perkotaan. Tanpa perencanaan matang, pertumbuhan ini dapat memicu kemacetan, kepadatan, hingga kesenjangan infrastruktur. Kota terpadu menawarkan solusi dengan tata ruang yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

PT Summarecon Agung Tbk merupakan pengembang nasional yang konsisten berkomitmen mengembangkan kawasan terpadu. Emiten bersandi SMRA ini tercatta telah mengembangkan sembilan kota terpadu hingga menginjak usianya yang ke-50. Lewat kawasan-kawasan itu, Summarecon mencipatkan ekosistem yang siap tumbuh.

Kota terpadu yang paling menggeliat di antaranya Summarecon Kepala Gading, Summarecon Bekasi, dan Summarecon Mutiara Makassar. 

Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Magdalena Juliati mengatakan, geliat pengembangan Summarecon Bekasi sebagai proyek kota terpadu mengubah utara Kota Bekasi menjadi kawasan hunian dan komersial metropolitan yang berkembang.

Summarecon Bekasi berjarak sekitar 21 kilometer di timur Jakarta, lahan lebih dari 500 hektare (ha)  ini diposisikan sebagai kota satelit yang memadukan perdagangan dan industri. 

Infrastruktur kunci seperti Flyover KH Noer Ali sepanjang kurang lebih 750 meter mengikat pergerakan dari utara ke selatan, sementara Summarecon Mal Bekasi, area perkantoran dan hotel, serta sekolah Islam Al-Azhar dan BPK Penabur membentuk fondasi trafik yang stabil. 

“Saat ini Summarecon Bekasi sudah menjadi ikon dan destinasi, bukan hanya bagi warga Bekasi, tetapi juga kota-kota sekitarnya. Salah satunya sebagai destinasi pendidikan karena fasilitasnya sudah lengkap,” kata Magdalena dalam keterangannya, Jumat (29/8).

Sementara Summarecon Kelapa Gading tumbuh dari 10 hektare pada 1975 menjadi 550 hektare kawasan modern. Hingga kini, kawasan ini menaungi sekitar 30.000 rumah, 2.850 apartemen, dan 2.150 ruko. 

Sentra Kelapa Gading menghadirkan Mal Kelapa Gading, La Piazza, Gading Food City, serta hotel HARRIS dan POP!, dengan kunjungan mencapai 38 juta orang pada 2015, menjadikannya salah satu destinasi tersibuk di Jakarta sekaligus magnet bisnis F&B, ritel, dan layanan harian.

Di Indonesia Timur, Summarecon Mutiara Makassar dikembangkan sebagai Aeroport City seluas 400 ha  memanfaatkan kedekatannya dengan bandara dan pelabuhan untuk menggerakkan logistik dan perdagangan. Penataannya mencakup gudang dan pusat logistik, hotel dan convention hall, kawasan perkulakan bahan bangunan, elektronik, furnitur, tekstil, serta fasilitas esensial seperti rumah sakit dan sekolah. 

Manfaat Berbisnis di Kota Terpadu

Prosek berbisnis di kota terpadu cukup besar karena menawarkan target pasar yang jelas sekaligus terintegrasi. Ada keluarga muda, pelajar, sampai profesional yang setiap hari hilir mudik. Artinya, kamu bisa fokus ke segmen tertentu tapi tetap punya peluang menjangkau lintas segmen.

Menurut Summarecon, yang bikin semakin menarik, ekosistem di dalam kota ini saling nyambung. Restoran, kafe, ritel, sampai layanan pendidikan bisa saling dorong trafik. Mengingat dekat mal atau area rekreasi, maka potensi kunjungannya bia bertambah.

Kota terpadu juga punya infrastruktur kelas satu, jalan mulus, listrik dan internet stabil, pengelolaan kawasan rapi, plus keamanan 24 jam. Ditambah ruang terbuka hijau, taman, dan jalur pejalan kaki yang bikin orang betah lebih lama.

Developer besar biasanya tidak cuma membangun gedung lalu lepas tangan. Mereka mengurus manajemen properti, promosi kawasan, acara komunitas, sampai maintenance jangka panjang, semua demi bikin tenant makin cuan.

Peluang bisnis kawasan terpadu cukup luas. Dari sektor makanan dan minuman, ada restoran, kafe, bakery, dan coffee shop, lalu ada  ritel & lifestyle (fashion, supermarket, gym, salon), layanan sehari-hari (laundry, klinik, daycare, co-working space), sampai hiburan (bioskop, arena bermain, pusat seni). Bahkan startup teknologi bisa dapat panggung lewat infrastruktur digital dan basis pengguna yang siap dipakai.

Intinya, kota terpadu itu mesin pertumbuhan. Semua elemen, dari infrastruktur, tenant, sampai gaya hidup, menjadi magnet yang nggak pernah berhenti muter. Urbanisasi terus jalan, dan pemenangnya bukan cuma yang cepat buka gerai, tapi yang pintar memilih ekosistem tepat. pungkas manajemen Summarecon.

Selanjutnya: Rupiah Anjlok 0,82% ke Rp 16.488 per Dolar AS Jumat (29/8) Siang, Terlemah di Asia

Menarik Dibaca: Mau Merdeka dari Perut Buncit? Coba 4 Cara Mengecilkan Perut Buncit Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Aksi Pelajar STM Cium Tangan Polisi Sebelum Demo Jadi Omongan

Aksi Pelajar STM Cium Tangan Polisi Sebelum Demo Jadi Omongan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Di Depan DPR, OJK Beberkan 8 Kebijakan dan Program Prioritas

Di Depan DPR, OJK Beberkan 8 Kebijakan dan Program Prioritas

2026-04-02
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 2 April 2026: Termurah Sentuh Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 2 April 2026: Termurah Sentuh Level Segini

2026-04-03
Menko Airlangga: Peringkat Kinerja Logistik Indonesia Masih Kalah Ketimbang Malaysia hingga Thailand

Menko Airlangga: Peringkat Kinerja Logistik Indonesia Masih Kalah Ketimbang Malaysia hingga Thailand

2024-08-30
Rupiah Menguat terhadap Dolar AS Hari Ini 2 April 2026 Berkat Surplus Perdagangan

Rupiah Menguat terhadap Dolar AS Hari Ini 2 April 2026 Berkat Surplus Perdagangan

2026-04-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Peringati Earth Hour, BRI Dorong Efisiensi Energi dan Pengurangan Emisi di Operasional Perusahaan

Peringati Earth Hour, BRI Dorong Efisiensi Energi dan Pengurangan Emisi di Operasional Perusahaan

2026-04-03
Bank Mandiri Permudah Akses Nasabah Lewat Livin’ Call Bebas Pulsa di Livin’ by Mandiri

Bank Mandiri Permudah Akses Nasabah Lewat Livin’ Call Bebas Pulsa di Livin’ by Mandiri

2026-04-03
Harga Emas Dunia Hari Ini Perkasa, Tembus Level Segini

Harga Emas Dunia Hari Ini Perkasa, Tembus Level Segini

2026-04-03
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 April 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Melesat

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 April 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Melesat

2026-04-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 1 April 2026: Termahal Tembus Rp 2,4 Juta

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 1 April 2026: Termahal Tembus Rp 2,4 Juta

2026-04-03
0
Terungkap, Warga di Provinsi Ini Terbanyak Tak Punya Rumah

Terungkap, Warga di Provinsi Ini Terbanyak Tak Punya Rumah

2026-04-03
0
Harga Minyak Tembus USD 100, Menkeu Purbaya Hitung Dampaknya ke Defisit APBN

Harga Minyak Tembus USD 100, Menkeu Purbaya Hitung Dampaknya ke Defisit APBN

2026-04-03
0
Subsidi Energi Tambah Rp 100 Triliun, Defisit APBN Tetap Aman

Subsidi Energi Tambah Rp 100 Triliun, Defisit APBN Tetap Aman

2026-04-03
0
Surplus Neraca Dagang Februari 2026 Naik, BI: Perkuat Ketahanan Ekonomi

Surplus Neraca Dagang Februari 2026 Naik, BI: Perkuat Ketahanan Ekonomi

2026-04-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Peringati Earth Hour, BRI Dorong Efisiensi Energi dan Pengurangan Emisi di Operasional Perusahaan

Peringati Earth Hour, BRI Dorong Efisiensi Energi dan Pengurangan Emisi di Operasional Perusahaan

2026-04-03
Bank Mandiri Permudah Akses Nasabah Lewat Livin’ Call Bebas Pulsa di Livin’ by Mandiri

Bank Mandiri Permudah Akses Nasabah Lewat Livin’ Call Bebas Pulsa di Livin’ by Mandiri

2026-04-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.