• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    Bahlil Kaji Revisi Harga DMO Batubara, Pushep Usul Naik ke US$ 80 – US$ 90 per Ton

    Bahlil Kaji Revisi Harga DMO Batubara, Pushep Usul Naik ke US$ 80 – US$ 90 per Ton

    PLN Rombak Jajaran Direksi, Ada Tambahan Jabatan Wadirut

    PLN Rombak Jajaran Direksi, Ada Tambahan Jabatan Wadirut

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    Bahlil Kaji Revisi Harga DMO Batubara, Pushep Usul Naik ke US$ 80 – US$ 90 per Ton

    Bahlil Kaji Revisi Harga DMO Batubara, Pushep Usul Naik ke US$ 80 – US$ 90 per Ton

    PLN Rombak Jajaran Direksi, Ada Tambahan Jabatan Wadirut

    PLN Rombak Jajaran Direksi, Ada Tambahan Jabatan Wadirut

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » CORE: Pembukaan Selat Hormuz Belum Cukup Pulihkan Industri Manufaktur

CORE: Pembukaan Selat Hormuz Belum Cukup Pulihkan Industri Manufaktur

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-06-19
0

CORE: Pembukaan Selat Hormuz Belum Cukup Pulihkan Industri Manufaktur

Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati

wmhg.org – JAKARTA. Pembukaan kembali Selat Hormuz dinilai dapat memberikan sentimen positif bagi industri manufaktur nasional. Namun, manfaat yang muncul lebih bersifat meredakan tekanan biaya produksi ketimbang menjadi solusi menyeluruh bagi berbagai persoalan yang dihadapi sektor manufaktur.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan gangguan di kawasan Selat Hormuz selama beberapa bulan terakhir telah mendorong kenaikan harga energi sekaligus meningkatkan ketidakpastian rantai pasok global.

Menurutnya, normalisasi jalur pelayaran tersebut berpotensi mengurangi tekanan biaya sehingga pelaku industri memiliki ruang bernapas yang lebih besar. Meski begitu, dampak positifnya diperkirakan tidak akan berlangsung instan karena tantangan manufaktur Indonesia sebagian besar masih bersifat struktural.

Pembukaan Selat Hormuz lebih tepat dipandang sebagai faktor yang meringankan tekanan biaya, bukan solusi yang mengubah keadaan secara menyeluruh, ujar Yusuf kepada Kontan, Jumat (19/6/2026).

Yusuf menjelaskan, sektor yang paling cepat merasakan manfaat adalah industri yang sangat bergantung pada energi dan bahan baku berbasis minyak dan gas. Di antaranya industri petrokimia, plastik, serat sintetis, keramik, kaca, hingga baja.

Stabilitas pasokan energi global berpotensi menurunkan biaya produksi dan memperbaiki margin keuntungan yang sebelumnya tergerus oleh kenaikan harga bahan baku. Namun, transmisi penurunan harga energi ke tingkat industri membutuhkan waktu.

Penurunan harga minyak dunia biasanya tidak langsung tercermin pada harga bahan baku yang dibeli pabrik, sementara normalisasi rantai pasok global juga berlangsung bertahap, jelasnya.

Di sisi lain, Yusuf menilai manfaat dari penurunan harga energi masih dibayangi tekanan nilai tukar rupiah. Pasalnya, sebagian besar industri manufaktur nasional masih bergantung pada impor bahan baku, komponen, maupun mesin produksi.

Selama nilai tukar rupiah masih lemah, biaya produksi dalam rupiah tetap tinggi meskipun harga komoditas global mulai mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat peningkatan daya saing industri tidak terjadi secara otomatis.

Menurut Yusuf, hasil akhirnya akan sangat bergantung pada kemampuan penurunan biaya energi dalam mengimbangi kenaikan biaya akibat depresiasi rupiah.

Selain persoalan biaya, tantangan manufaktur juga datang dari sisi permintaan. Tingkat utilisasi di sejumlah sektor masih relatif rendah, yang menunjukkan banyak pabrik belum beroperasi pada kapasitas optimal.

Kondisi tersebut mencerminkan bahwa persoalan manufaktur tidak hanya terkait mahalnya energi, tetapi juga lemahnya permintaan pasar serta meningkatnya persaingan akibat masuknya produk impor.

Tekanan semakin besar seiring adanya pengalihan arus perdagangan dari negara-negara yang terdampak perang dagang dan dugaan praktik transshipment. Dalam kondisi tersebut, penurunan harga energi hanya membantu dari sisi biaya produksi, sementara persoalan pasar memerlukan kebijakan tersendiri.

Yusuf menambahkan, Selat Hormuz juga bukan jalur utama ekspor manufaktur Indonesia menuju pasar utama seperti Amerika Serikat dan Eropa. Oleh sebab itu, manfaat logistik yang diperoleh lebih bersifat tidak langsung melalui penurunan premi risiko pengiriman, biaya bahan bakar kapal, dan premi asuransi.

Faktor yang lebih menentukan prospek manufaktur ke depan tetap akses pasar ekspor serta kekuatan permintaan, baik dari dalam maupun luar negeri, pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Bos BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Terjaga

Bos BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Terjaga

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Kredit PNM Tembus Rp 70 Triliun, 12 Juta Nasabah Sudah Terima Pembiayaan

Kredit PNM Tembus Rp 70 Triliun, 12 Juta Nasabah Sudah Terima Pembiayaan

2026-10-13
Tengok Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Oktober 2024

Tengok Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Oktober 2024

2024-10-28
Rupiah Menguat ke 17.896, Konflik AS-Iran Membayangi

Rupiah Menguat ke 17.896, Konflik AS-Iran Membayangi

2026-10-10
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam 14 Oktober 2026 Stabil, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 14 Oktober 2026 Stabil, Simak Rincian di Sini

2026-10-15
Harga Perak Antam 14 Oktober 2026 Menguat Rp 600

Harga Perak Antam 14 Oktober 2026 Menguat Rp 600

2026-10-15
Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Oktober 2026 dan Panduan Membedakan Keaslian

Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Oktober 2026 dan Panduan Membedakan Keaslian

2026-10-15
Harga Emas Pegadaian 14 Oktober 2026: Antam Bertahan di Rp 2,61 Juta

Harga Emas Pegadaian 14 Oktober 2026: Antam Bertahan di Rp 2,61 Juta

2026-10-15

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
TD Cowen Sebut Usulan Aturan Kripto CFTC Harus Rampung Sebelum 2028

TD Cowen Sebut Usulan Aturan Kripto CFTC Harus Rampung Sebelum 2028

2026-10-15
0
Harga Kripto 14 Oktober 2026: Bitcoin Melonjak, Zcash Melambung 7,52%

Harga Kripto 14 Oktober 2026: Bitcoin Melonjak, Zcash Melambung 7,52%

2026-10-15
0
3 Faktor Ini Perlu Dicermati dari Pergerakan Bitcoin

3 Faktor Ini Perlu Dicermati dari Pergerakan Bitcoin

2026-10-15
0
Rusia Siapkan Hukuman Penjara 5 Tahun bagi Penambang Bitcoin Ilegal

Rusia Siapkan Hukuman Penjara 5 Tahun bagi Penambang Bitcoin Ilegal

2026-10-15
0
Paus Bitcoin Bangkit Setelah 6 Tahun, Pindahkan BTC Rp 6,76 Triliun

Paus Bitcoin Bangkit Setelah 6 Tahun, Pindahkan BTC Rp 6,76 Triliun

2026-10-15
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam 14 Oktober 2026 Stabil, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 14 Oktober 2026 Stabil, Simak Rincian di Sini

2026-10-15
Harga Perak Antam 14 Oktober 2026 Menguat Rp 600

Harga Perak Antam 14 Oktober 2026 Menguat Rp 600

2026-10-15

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.