• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Chandra Asri (TPIA) Memacu Utilisasi Hingga 95% di tengah Lonjakan Kapasitas Produksi

Chandra Asri (TPIA) Memacu Utilisasi Hingga 95% di tengah Lonjakan Kapasitas Produksi

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-25
0

Chandra Asri (TPIA) Memacu Utilisasi Hingga 95% di tengah Lonjakan Kapasitas Produksi

wmhg.org – JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengerek naik skala bisnis dan kapasitas produksi melalui akuisisi dan ekspansi organik. Tak hanya mendongkrak kapasitas produksi, TPIA bakal mengoptimalkan tingkat utilisasi pada level 90% – 95%.

Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Pacific, Suryandi membeberkan pertumbuhan kapasitas produksi TPIA melesat dalam dua tahun terakhir, terutama didorong oleh akuisisi Aster Chemicals and Energy di Singapura. Fasilitas refinery Aster menambah kapasitas Chandra Asri Group dalam memproduksi berbagai jenis produk petrokimia.

Total kapasitas produksi TPIA melonjak dari 4,23 juta ton pada tahun 2024 menjadi 17,6 juta ton per tahun hingga akhir 2025. Tak berhenti di sini, TPIA masih menggelar ekspansi sehingga total kapasitas produksi diproyeksikan menembus level 21,15 juta ton pada tahun 2027.

Kapasitas produksi TPIA tahun depan terutama akan terdongkrak oleh Pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten. Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp 15 triliun ini telah mencapai progres 56%.

Harapannya di akhir tahun ini selesai, sehingga bisa mulai beroperasi pada awal (kuartal pertama) 2027, kata Suryandi dalam Diskusi Media yang berlangsung pada Selasa (24/2/2026).

Suryandi mengatakan bahwa permintaan produk petrokimia di Indonesia masih tinggi, dengan proyeksi rata-rata pertumbuhan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sekitar 5% hingga tahun 2038. Di sisi lain, kehadiran pabrik CA-EDC akan mengurangi ketergantungan impor sekaligus membuka peluang perluasan ekspor.

Suryandi menjelaskan bahwa saat ini mayoritas produk yang dihasilkan oleh TPIA dipasok untuk pasar domestik, sementara porsi ekspor hanya sekitar 5% – 10%. Guna menangkap peluang pertumbuhan pasar, terutama permintaan dari dalam negeri, TPIA akan mengoptimalkan tingkat utilisasi.

Suryandi menggambarkan pada tahun lalu, rata-rata utilisasi TPIA berada di level 80%. Sedangkan untuk tahun ini, TPIA menargetkan tingkat utilisasi produksi bisa lebih optimal di level 90% – 95%. Harapannya seperti itu. Kami memang harus jalan begitu (mengoptimalkan utilisasi) karena permintaan masih tinggi, ujar Suryandi.

Secara operasional, fokus TPIA tahun ini adalah menjaga keandalan operasional di pabrik. Hal ini penting lantaran akan berdampak terhadap pendapatan dan kepercayaan konsumen. Suryandi memberikan gambaran apabila satu hari pabrik di Cilegon mengalami gangguan dan berhenti beroperasi, maka ada potensi revenue loss hingga US$ 3 juta.

Oleh sebab itu, pada awal tahun ini TPIA melaksanakan pemeliharaan terjadwal (Turnaround Maintenance) di fasilitas pabrik petrokimia yang berlokasi di Cilegon. Sudah mulai Januari, dan diharapkan Februari akhir selesai. Ini untuk memastikan mesin-mesin yang ada selama tahun 2026-2027 atau mungkin 3-4 tahun ke mendatang tidak ada masalah, ujar Suryandi.

Tantangan Bisnis dan Prospek Kinerja

Memasuki tahun 2026, Suryandi mengakui bisnis inti TPIA di industri kimia masih dibayangi sejumlah tantangan, terutama dari faktor eksternal. Meliputi dinamika geopolitik, volatilitas harga komoditas, kondisi oversupply global, serta persaingan secara global maupun dengan produk impor.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi TPIA untuk meraih margin yang optimal. Meski begitu, Direktur Legal dan Hubungan Eksternal Chandra Asri Pasific, Edi Riva'i meyakini TPIA bisa memiliki prospek kinerja yang lebih baik pada tahun ini.

Katalis positif datang pengendalian produk impor oleh pemerintah. Melalui asosiasi, para pelaku industri kimia mendorong adanya trade remedies berupa antidumping dan safeguard. Pasalnya, selama ini industri kimia dalam negeri merasakan unfair trade dari limpahan produk impor yang mengalami oversupply di negaranya.

Edi berharap langkah proteksi dari pemerintah bisa membuat kompetisi yang lebih sehat dengan produk impor, sehingga pelaku industri bisa mendapatkan harga dan margin yang lebih baik. Semoga dapat segera diterapkan. Kalau itu selesai, harga akan normal lagi, kata Edi.

Di sisi lain, TPIA juga menggelar sejumlah strategi untuk meredam volatilitas di industri kimia. Adapun, saat ini TPIA bertumpu pada tiga lini usaha, yakni energi, kimia dan infrastruktur. Salah satu strategi TPIA adalah memacu pendapatan dari segmen bisnis yang lebih stabil, yakni infrastruktur. 

Pada tahun ini, TPIA melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berencana kembali menambah satu atau dua unit armada. Selain itu, TPIA juga masuk ke bisnis ritel bahan bakar melalui jaringan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) merek Esso di Singapura, yang akuisisinya efektif per 1 Januari 2026.

Selanjutnya: Trump Klaim “Zaman Keemasan Amerika” di Pidato Kenegaraan, Ekonomi Jadi Sorotan

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Kebutuhan Dapur 16-28 Februari 2026, Bumbu-Kornet Diskon hingga 50%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Buruh Usul Pengemudi Ojol Dapat Tambahan Jaminan Sosial

Buruh Usul Pengemudi Ojol Dapat Tambahan Jaminan Sosial

2026-05-13
Cerita Purbaya Ditelepon Bahlil Saat Royalti Tambang Ditunda

Cerita Purbaya Ditelepon Bahlil Saat Royalti Tambang Ditunda

2026-05-13
Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

2026-05-13
Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

2026-05-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13
Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

2026-05-13
Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

2026-05-13

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
0
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

2026-05-13
0
Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

2026-05-13
0
Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

2026-05-13
0
Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

2026-05-13
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.