• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Paramount Gading Serpong Perkuat Posisi Sebagai Kota Mandiri Berkelanjutan

    Paramount Gading Serpong Perkuat Posisi Sebagai Kota Mandiri Berkelanjutan

    Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

    Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

    Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026

    Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026

    Harga Timah Global Melonjak 50% dalam Tiga Bulan, Pasokan Ketat Jadi Pemicu

    Harga Timah Global Melonjak 50% dalam Tiga Bulan, Pasokan Ketat Jadi Pemicu

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Paramount Gading Serpong Perkuat Posisi Sebagai Kota Mandiri Berkelanjutan

    Paramount Gading Serpong Perkuat Posisi Sebagai Kota Mandiri Berkelanjutan

    Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

    Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

    Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026

    Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026

    Harga Timah Global Melonjak 50% dalam Tiga Bulan, Pasokan Ketat Jadi Pemicu

    Harga Timah Global Melonjak 50% dalam Tiga Bulan, Pasokan Ketat Jadi Pemicu

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Cari Dana Rp 3,87 T, Ukraina Jual Obligasi Perang, Apa Itu?

Cari Dana Rp 3,87 T, Ukraina Jual Obligasi Perang, Apa Itu?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2022-03-03
0

Cari Dana Rp 3,87 T, Ukraina Jual Obligasi Perang, Apa Itu?

Jakarta, wmhg.org Indonesia – Menghadapi situasi militer pelik, Ukraina mencari berbagai alternatif pendanaan untuk membiayai militernya menahan agresi Rusia, salah satunya dengan menerbitkan obligasi perang atau war bond.

Ini bukanlah kali pertama negara yang sedang berperang menerbitkan obligasi tersebut. Dalam perang dan krisis lainnya, pemerintah terkadang mengimbau patriotisme warganya untuk menutupi kesenjangan pembiayaan.

Sepanjang sejarah pemerintah berbagai negara telah menjual apa yang disebut sebagai obligasi perang untuk mengumpulkan dana dengan cepat untuk operasi militer atau keadaan darurat lainnya.

Ukraina dengan cepat beralih ke gagasan itu dan memanfaatkan dukungan global dalam perjuangannya melawan Rusia, menjual gelombang pertama obligasi perang dan berhasil mengumpulkan sekitar 8,14 miliar hryvnia atau setara dengan US$ 270 juta (Rp 3,87 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.350/US$).

Baca:

Sedih! Pengungsi Ukraina Tembus 1 Juta Orang

Apa itu Obligasi Perang

Obligasi ini adalah instrumen utang yang dijual untuk membiayai operasi dan produksi militer di masa perang, kadang-kadang dibarengi dengan kampanye propaganda yang mempromosikan pembelian oleh individu sebagai tugas sipil dan patriotisme.

AS menjual liberty bond selama Perang Dunia I dan defense bond selama Perang Dunia II setelah pemboman Pearl Harbor dan dibeli oleh lebih dari 84 juta orang Amerika.

Walau sering menyasar emosi rakyat untuk berjuang bahu-membahu dengan pemerintah, surat utang tersebut juga dapat dijual kepada investor institusional.

Meskipun strukturnya bervariasi, obligasi perang yang sebelumnya beredar cenderung memiliki imbal hasil yang lebih rendah dan jatuh tempo yang lebih lama daripada utang pemerintah lainnya, yang berpotensi memperpanjang pembayaran selama beberapa dekade.

Pada Perang Dunia I, Austria menerbitkan obligasi perang dengan tenor 5 tahun, Kanada memiliki tenor 5-20 tahun dan obligasi perang Jerman jatuh tempo dalam 10 tahun.

Pada Perang Dunia II obligasi perang Kanada memiliki tenor 6-14 tahun, sedangkan yang diterbitkan oleh pemerintah Amerika Serikat jatuh tempo dalam 10 tahun.

Akan tetapi obligasi perang Ukraina memiliki karakteristik yang mirip dengan surat utang yang dijual di masa damai dan akan jatuh tempo dalam satu tahun.

Mengapa Ukraina menjual obligasi perang?

Penjualan tersebut merupakan bagian dari upaya crowdfunding yang lebih luas untuk memanfaatkan dukungan domestik dan internasional untuk Ukraina karena berada di bawah agresi Rusia.

Pemerintah sedang mencari cara untuk menjual lebih banyak obligasi perang setelah memperbaiki kemacetan di bank-bank yang menangani penjualan, Yuri Butsa, kepala utang negara itu, mengatakan kepada Bloomberg. Strategi ini juga mungkin akan menargetkan investor asing dengan obligasi dalam mata uang dolar atau euro.

Baca:

Senjata Rahasia Ukraina Lawan Rusia: Bitcoin & Dogecoin Cs

Model pendanaan sejenis di era modern

Pemerintah telah menggunakan seruan patriotik untuk mencoba menjual berbagai instrumen utang baru di masa-masa sulit. Italia menjual obligasi yang didukung oleh pendapatan dari lotere nasional negara itu pada tahun 2001 ketika saat itu menjadi negara yang paling berutang di Uni Eropa.

Yunani pada 2012 berusaha untuk menjual obligasi diaspora untuk menarik dana dari warga yang tinggal di luar negeri selama krisis utang negara itu.

Pada tahun 2020, penasihat ekonomi AS Larry Kudlow mengusulkan penjualan utang dengan struktur yang mirip dengan obligasi perang untuk membantu mendukung perekonomian melalui pandemi virus corona. Pada akhirnya, paket stimulus dibiayai menggunakan tagihan Perbendaharaan reguler.

Uni Eropa mempertimbangkan penjualan apa yang kemudian dikenal sebagai coronabonds selama pandemi, instrumen pembagian risiko yang kontroversial. Meskipun gagasan itu tidak berhasil, 27 anggota blok tersebut telah memulai pinjaman bersama terbesar mereka yang pernah ada, yang dikenal sebagai program obligasi NextGenerationEU.

Kontroversi obligasi perang

Secara alamiah obligasi ini memiliki volatilitas tinggi karena pada dasarnya instrumen ini dijual ketika kondisi ekonomi dan politik suatu negara terancam eksistensinya. Sehingga kemampuan untuk melakukan pembayaran atas obligasi perang sangat susah untuk diprediksi.

Inggris pernah menjual Obligasi Perang Nasional untuk membantu mendanai partisipasinya dalam Perang Dunia I. Mereka membayar imbal hasil 5% dan penjualan itu didukung oleh kampanye besar-besaran yang dimaksudkan untuk menginspirasi semangat patriotik. Seabad kemudian, surat utang tersebut masih dimiliki oleh 120.000 investor.

Tahun 2014 lalu, pemerintah Inggris mengumumkan akan membayar sebagian dari utang perang dunia pertama negara itu – 100 tahun sejak dimulainya perang.

Kala itu The Guardian melaporkan hampir £ 2 miliar utang perang dunia pertama masih tersisa, dan pemerintah Inggris mengatakan sedang melihat kepraktisan untuk melunasinya secara penuh.

TIM RISET wmhg.org INDONESIA 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Kecemasan Inflasi Kembali Muncul, Wall Street Dibuka Tertekan

Kecemasan Inflasi Kembali Muncul, Wall Street Dibuka Tertekan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Token IDDB Meluncur, Tokenisasi Obligasi Pertama di Indonesia yang Tercatat di OJK Sandbox

Token IDDB Meluncur, Tokenisasi Obligasi Pertama di Indonesia yang Tercatat di OJK Sandbox

2025-01-17
Bukan Antam, Danantara Alihkan Tambang Agincourt Resources ke Perminas

Bukan Antam, Danantara Alihkan Tambang Agincourt Resources ke Perminas

2026-01-28
Strategi Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Pertumbuhan Dua Digit di 2026

Strategi Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Pertumbuhan Dua Digit di 2026

2026-01-28
Tekan Beban Subsidi Energi Tidak Membengkak, Pembelian Elpiji 3 Kg Bakal Dibatasi

Tekan Beban Subsidi Energi Tidak Membengkak, Pembelian Elpiji 3 Kg Bakal Dibatasi

2026-01-28
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Update Harga Emas Pegadaian Senin 23 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Stabil

Update Harga Emas Pegadaian Senin 23 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Stabil

2026-03-24
Harga Emas Antam Anjlok Rp 50.000 Usai Lebaran, Cek Rinciannya per Senin 23 Maret 2026

Harga Emas Antam Anjlok Rp 50.000 Usai Lebaran, Cek Rinciannya per Senin 23 Maret 2026

2026-03-24
Harga Emas Melemah, Simak Deretan Hoaks Seputar Logam Mulia Ini yang Beredar di Media Sosial

Harga Emas Melemah, Simak Deretan Hoaks Seputar Logam Mulia Ini yang Beredar di Media Sosial

2026-03-24
Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 23 Maret 2026!

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 23 Maret 2026!

2026-03-24

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Melemah, Simak Deretan Hoaks Seputar Logam Mulia Ini yang Beredar di Media Sosial

Harga Emas Pegadaian Kompak Merosot saat Hari Pertama Lebaran 2026

2026-03-24
0
Harga Emas Antam Stabil saat Hari Pertama Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026

Harga Emas Antam Stabil saat Hari Pertama Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026

2026-03-24
0
Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

2026-03-24
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 22 Maret 2026, Dipatok Segini di Hari ke-2 Lebaran

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 22 Maret 2026, Dipatok Segini di Hari ke-2 Lebaran

2026-03-24
0
Penumpang Terdampak Penyesuaian Jadwal Operasional, AirAsia Minta Maaf

Penumpang Terdampak Penyesuaian Jadwal Operasional, AirAsia Minta Maaf

2026-03-24
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Update Harga Emas Pegadaian Senin 23 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Stabil

Update Harga Emas Pegadaian Senin 23 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Stabil

2026-03-24
Harga Emas Antam Anjlok Rp 50.000 Usai Lebaran, Cek Rinciannya per Senin 23 Maret 2026

Harga Emas Antam Anjlok Rp 50.000 Usai Lebaran, Cek Rinciannya per Senin 23 Maret 2026

2026-03-24

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.