• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

    Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

    Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

    Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

    Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

    Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

    Pemangkasan Produksi Batubara RI Picu Kekhawatiran Pasokan di Asia

    Pemangkasan Produksi Batubara RI Picu Kekhawatiran Pasokan di Asia

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

    Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

    Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

    Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

    Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

    Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

    Pemangkasan Produksi Batubara RI Picu Kekhawatiran Pasokan di Asia

    Pemangkasan Produksi Batubara RI Picu Kekhawatiran Pasokan di Asia

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Buana Lintas (BULL) Ekspansi Empat Pilar Usaha, Begini Strategi & Prospek Kinerjanya

Buana Lintas (BULL) Ekspansi Empat Pilar Usaha, Begini Strategi & Prospek Kinerjanya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-12-22
0

Buana Lintas (BULL) Ekspansi Empat Pilar Usaha, Begini Strategi & Prospek Kinerjanya

wmhg.org – JAKARTA. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) akan memacu pendapatan dan laba dengan fokus mengembangkan empat pilar usaha. BULL mulai mengeksekusi rencana ekspansi bisnis sebagai bagian dari upaya mendongkrak kinerja pada tahun depan. 

Corporate Secretary Buana Lintas Lautan, Krisnanto Tedjaprawira membeberkan strategi ekspansi serta prospek bisnis dari empat pilar usaha BULL. Pertama, bisnis transportasi minyak mentah dan produk minyak (oil tankers), yang selama ini menjadi andalan BULL untuk meraup pendapatan.

Hingga kuartal III-2025, pendapatan BULL naik 4,58% secara tahunan atau year on year (yoy) dari US$ 102,59 juta menjadi US$ 107,29 juta. Sementara laba bersih BULL naik tipis 1,50% (yoy) dari US$ 12,59 juta menjadi US$ 12,78 juta.

Krisnanto memproyeksikan pendapatan BULL pada tahun 2025 akan relatif stabil, tidak bergerak jauh dari level US$ 140 juta seperti capaian pada tahun 2023-2024. Tarif sewa kapal tanker di pasar internasional yang bertahan pada level tinggi menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas kinerja BULL.

Secara komposisi (pendapatan usaha) belum banyak perubahan, hampir seluruhnya berasal dari kapal tanker minyak. Dengan (strategi) penambahan pilar usaha, diharapkan akan memiliki dampak yang tinggi pada tahun 2026, kata Krisnanto dalam paparan publik yang berlangsung secara virtual pada Senin (22/12/2025).

Tak ingin hanya bertumpu pada bisnis oil tanker, pilar bisnis kedua yang bakal menjadi andalan BULL adalah tranportasi gas alam yang dicairkan atau Liquefied Natural Gas (LNG) untuk pasar domestik maupun internasional. BULL ingin menangkap peluang dari percepatan pertumbuhan perdagangan LNG.

Tingkat penggunaan kapal-kapal LNG untuk pengangkutan di pasar domestik saja diestimasikan mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Kemudian, dalam 3-4 tahun ke depan diproyeksikan akan banyak fasilitas-fasilitas LNG yang mulai beroperasi. 

Dus, kebutuhan kapal pengangkut akan terus meningkat, khususnya untuk mengangkut LNG dari proyek gas yang berlokasi di kawasan Indonesia bagian timur. Kami melihat tahun 2026-2029 akan memiliki prospek yang baik untuk LNG di pasar internasional maupun pasar domestik, sehingga kami juga mulai mempersiapkan untuk menambah armada tanker LNG, ungkap Krisnanto. 

Pilar bisnis ketiga BULL masih terkait dengan komoditas LNG, yakni Floating Storage and Regasification Unit (FSRU). Pengembangan pilar bisnis FSRU bertujuan untuk menangkap peluang dari penggunaan LNG, khususnya untuk pembangkitan listrik berbasis tenaga gas.

Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, setidaknya ada lima FSRU besar yang akan segera dibangun, di samping FSRU LNG yang lebih kecil dan klaster logistiknya. BULL pun siap mengikuti lelang (tender) untuk bisa ikut menggarap proyek FSRU tersebut.

Konsorsium BULL menjadi salah satu kandidat yang masuk daftar partisipan terbatas untuk berpartisipasi dalam tender FSRU PT PLN (Persero). Pada bulan Desember ini, BULL berpartisipasi dalam salah satu tender FSRU.

Selanjutnya, konsorsium BULL melirik empat tender FSRU yang akan berlangsung pada tahun depan. Kami melihat ada potensi dari tender-tender FSRU yang baru. (Targetnya) kami memenangi paling sedikit satu FSRU, kata Krisnanto.

Pilar bisnis keempat yang sedang dikembangkan oleh BULL adalah produksi dan penampungan minyak mentah & gas alam lepas pantai. BULL membidik pasar untuk unit produksi, penyimpanan, dan bongkar muat terapung atau Floating Production Storage and Offlloading (FPSO) dan Floating Storage & Offloading (FSO).

BULL memproyeksikan pasar untuk unit FPSO dan FSO akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga di wilayah Asia Tenggara lain seperti Malaysia, Vietnam dan Myanmar. Konsorsium BULL berpartisipasi dalam beberapa tender proyek FPSO dan FSO.

Krisnanto mengungkapkan bahwa strategi pengembangan empat pilar usaha BULL tersebut mempertimbangkan sejumlah faktor. Pertama, mendiversifikasi sumber pendapatan sekaligus menyeimbangkan siklus antara bisnis margin tinggi dan stabilitas bisnis berbasis kontrak.

Krisnanto menyoroti, bisnis pengangkutan minyak memiliki karakteristik fluktuasi yang tinggi. Apalagi, di tengah kondisi geo-politik global yang saat ini bergerak lebih dinamis. Dus, BULL memerlukan diversifikasi pendapatan dengan margin tinggi dan kontrak dengan durasi jangka panjang yang bisa lebih dari 10 tahun.

Dengan begitu, siklus dari oil tanker yang naik-turun dapat diimbangi dengan pendapatan dari pilar usaha lain. (Pertumbuhan pendapatan) ke depannya bukan hanya dari daerah operasi, tapi dari lini usaha, yang mana dasar pengembangannya bisa memperoleh lebih banyak pendapatan dari kontrak jangka panjang dan margin yang tinggi, terang Krisnanto.

Kedua, pengembangan empat pilar usaha ini juga bisa meningkatkan disiplin modal melalui investasi dan kemitraan selektif. Ketiga, melalui strategi ini, BULL bisa memanfaatkan sinergi operasional dan teknis di seluruh aset.

Dengan penambahan tiga pilar baru tersebut, mudah-mudahan pendapatan Perseroan akan meningkat cukup signifikan. Akan tetapi, akan ada proses, yang mana setiap kuartal progresnya akan terlihat, tandas Krisnanto.

Selanjutnya: Bakti BCA Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Bangun Instalasi Air Bersih & MCK di Sumatra

Menarik Dibaca: 13 Manfaat Jalan Kaki bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Memperpanjang Umur!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Nasib 8 ABK di Ujung Tanduk, Kapal Terbakar di Lampung, Tim SAR Sisir Lautan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jadi Pengawas Aset Kripto, OJK Buka Peluang Atur Kategorisasi dan Batas Minimum

Jadi Pengawas Aset Kripto, OJK Buka Peluang Atur Kategorisasi dan Batas Minimum

2024-08-12
Simak Penjelasan PGN Soal Penetapan Harga Gas Regasifikasi US$ 16,77 per MMBTU

Simak Penjelasan PGN Soal Penetapan Harga Gas Regasifikasi US$ 16,77 per MMBTU

2025-01-08
Bos Coinbase Rayu Pemimpin Dunia Bentuk Cadangan Bitcoin, Ini Keuntungannya

Bos Coinbase Rayu Pemimpin Dunia Bentuk Cadangan Bitcoin, Ini Keuntungannya

2025-01-21
Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

2026-02-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

2026-04-01
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01
Update Kurs Dolar Hari Ini 30 Maret 2026: Rupiah Nyaris Rp 17.000

Update Kurs Dolar Hari Ini 30 Maret 2026: Rupiah Nyaris Rp 17.000

2026-04-01
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

2026-04-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

2026-04-01
0
Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Terpangkas Rp 30 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Terpangkas Rp 30 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

2026-04-01
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026: Termurah Sentuh Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026: Termurah Sentuh Level Segini

2026-04-01
0
Hilirisasi Biofuel, Pemerintah Siapkan Pengganti Pertalite dan Pertamax

Hilirisasi Biofuel, Pemerintah Siapkan Pengganti Pertalite dan Pertamax

2026-04-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

2026-04-01
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.