• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Bos Agrinas Ungkap Alasan Impor 105.000 Pikap dari India, Simak Penjelasannya!

Bos Agrinas Ungkap Alasan Impor 105.000 Pikap dari India, Simak Penjelasannya!

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-25
0

Bos Agrinas Ungkap Alasan Impor 105.000 Pikap dari India, Simak Penjelasannya!

wmhg.org – JAKARTA. Di tengah sorotan publik soal keputusan impor 105.000 unit pikap dari India untuk Koperasi Merah Putih, PT Agrinas Pangan Nusantara akhirnya membuka satu per satu proses yang mereka lalui sebelum menjatuhkan pilihan ke luar negeri.

Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan bahwa pihaknya tidak serta-merta mengabaikan merek yang sudah memproduksi secara lokal.

Justru, hampir semua pemain besar sudah diundang, duduk bersama, bernegosiasi, hingga dibuatkan berita acara resmi.

Joao bahkan menunjukkan dokumen dan foto-foto pertemuan sebagai bukti bahwa proses berjalan sesuai prosedur.

“Nah, bisa dilihat ya. Ini adalah Isuzu yang berita acara ini, dan sesuai dengan prosedur, kami melakukan prosedural pengadaan sesuai dengan standar pengadaan, yaitu mulai dari klarifikasi, kualifikasi, negosiasi, dan setelah di ujung ya harus ada kesepakatan gitu,” kata Joao, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Salah satu yang diundang adalah lini Isuzu yang berada di bawah naungan Astra International. Dalam prosesnya, Isuzu hanya menyanggupi pasokan 900 unit. Angka itu jauh dari kebutuhan.

Joao menjelaskan, keterbatasan tersebut terjadi karena suplai karoseri lokal sudah penuh dipesan merek lain.

“Sampai di titik ini, kesepakatan yang disepakati antara Agrinas dengan Isuzu adalah mereka mampu menyuplai 900 unit,” katanya.

Grup Astra juga beberapa kali kembali hadir dengan penawaran berbeda. Mulai dari Isuzu D-Max, lalu Toyota Hilux, hingga Hilux Rangga. Untuk Hilux, yang diproduksi oleh Toyota, tersedia opsi 4×4 dan 4×2. Namun harga dan kapasitas produksi menjadi ganjalan.

“Harga yang mereka tawarkan tidak kami sepakati karena ujungnya adalah terkait harga. Terkait harga dan kemampuan produksi mereka hanya 800 unit per dari April sampai dengan Mei 2026,” ucap Joao.

Untuk Hilux Rangga, kemampuan produksi disebut hanya 400 unit per bulan, sementara harga 4×2 yang ditawarkan sekitar 25 persen lebih mahal dibanding kompetitor yang akhirnya dikontrak.

Di segmen lain, Agrinas juga mengundang Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) Motors yang memproduksi Mitsubishi Fuso. Hasilnya, tercapai kesepakatan suplai 20.600 unit truk roda enam.

Baca Juga: Melunak Soal Polemik Impor Mobil dari India, Agrinas: Kami Ikut Keputusan Pemerintah

Untuk pikap 4×4, Isuzu Traga sempat dibahas. Bahkan ada wacana produksi lokal 4×4. Namun negosiasi tak berlanjut. Mitsubishi L300 juga hadir, tetapi kapasitasnya hanya 750 unit per bulan, dengan harga yang disebut hampir setara dengan pikap 4×4 impor.

“Sehingga menurut kami kalau sama-sama 4×4 dan 4×2 dan kemampuan muatnya lebih banyak, kami terus terang saja kalau melihat keberpihakan atau melihat ini kami pasti memilih yang lebih kuat, lebih tahan, dan lebih pasti bahwa itu bisa digunakan di semua medan gitu,” ujar dia.

Hino Motors pun diajak. Awalnya hanya mampu 120 unit per bulan atau 400 unit per tiga bulan. Setelah lobi ke Jepang, kapasitasnya naik hingga 10.000 unit. Sementara dari China, Foton menyepakati suplai 13.500 unit Foton Aumark.

Lalu bagaimana dengan pikap 4×2 populer seperti Suzuki Carry dan Gran Max? Suzuki dan Daihatsu juga diundang.

Namun menurut Joao, selain kapasitas produksi tahunan yang sudah terserap pasar, yang salah satunya program MBG, persoalan utama tetap pada skema harga. Agrinas membeli dalam jumlah besar (bulk), tetapi harga tetap dihitung per unit seperti transaksi reguler.

“Nah, kira-kira klarifikasi kami terkait dengan isu bahwa kami tidak memberikan kesempatan atau tidak memberikan ruang kepada produsen lokal saya rasa bahwa itu tidak benar gitu,” kata Joao.

“Karena kita harus kita juga terbuka, kita juga melakukan kegiatan ini secara transparan, dan semua produsen kita beri kesempatan yang sama. Masalah kalau tidak ada kesepakatan atau tidak ada ini kan wajar dalam bisnis,” ujarnya.

Joao menambahkan, pihaknya harusnya mendapat harga yang lebih ekonomis. Sebab proyek ini bukan pembelian rutin, melainkan program khusus berskala besar.

“Harusnya harga lebih efektif dan lebih rasional, memenuhi anggaran yang sudah kami siapkan. Tetapi sampai akhir ternyata produsen-produsen lokal ini sebagian besar mungkin karena dominasi selama sekian puluh tahun, mereka cenderung merasa bahwa membeli bulk itu tidak ada bagi mereka, tetap dihitung per unit,” ujar dia.

Baca Juga: Industri Komponen Otomotif, Mesin hingga Kaca Kritisi Impor Mobil India oleh Agrinas

“Sampai dengan terakhir kami tidak mendapatkan atau tidak dikasih kesempatan untuk memberikan dengan harga yang khusus sehingga kami terpaksa melakukan impor dari luar, khususnya India,” katanya.

Dari situlah Agrinas akhirnya menggandeng pabrikan India untuk memenuhi kebutuhan pikap 4×4 dan truk dalam jumlah besar. Joao menyebut, melalui skema tersebut Agrinas mengklaim bisa menghemat hingga Rp 46,5 triliun.

Bagi Agrinas, keputusan impor bukan soal menutup pintu bagi industri dalam negeri, melainkan hasil akhir dari rangkaian undangan, negosiasi, dan angka-angka yang tak bertemu. Dan di situlah, menurut mereka, keputusan bisnis akhirnya diambil.

Selanjutnya: Jadwal Libur Lebaran 2026: Cek Kalender bagi Anak Sekolah hingga ASN

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Kebutuhan Dapur 16-28 Februari 2026, Bumbu-Kornet Diskon hingga 50%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Buruh Usul Pengemudi Ojol Dapat Tambahan Jaminan Sosial

Buruh Usul Pengemudi Ojol Dapat Tambahan Jaminan Sosial

2026-05-13
Cerita Purbaya Ditelepon Bahlil Saat Royalti Tambang Ditunda

Cerita Purbaya Ditelepon Bahlil Saat Royalti Tambang Ditunda

2026-05-13
Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

2026-05-13
Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

2026-05-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13
Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

2026-05-13
Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

2026-05-13

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
0
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

2026-05-13
0
Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

2026-05-13
0
Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

2026-05-13
0
Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

2026-05-13
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.