• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Apindo–Perhapi Soroti Potensi Penurunan Ekspor Batubara ke 450 Juta Ton

Apindo–Perhapi Soroti Potensi Penurunan Ekspor Batubara ke 450 Juta Ton

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-03-11
0

Apindo–Perhapi Soroti Potensi Penurunan Ekspor Batubara ke 450 Juta Ton

wmhg.org – JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mengungkap keputusan Pemerintah untuk mengamankan 150 juta ton produksi batubara tahun ini, dan RKAB yang diprediksi akan berada pada angka 600 jutaan ton, artinya hanya akan ada 450 jutaan ton volume batubara yang dialokasikan untuk ekspor dan penjualan domestik non-DMO. 

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Sudirman Widhy Hartono menyebut angka 450 jutaan ton batubara ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan realisasi penjualan non-DMO termasuk untuk ekspor sepanjang tahun 2026.

“Angka 450 jutaan ton ini tentu saja turun dibandingkan realisasi penjualan non-DMO (ekspor dan domestik lain) pada tahun 2025 sebesar 514 juta ton, dan tahun 2024 yang lebih tinggi yaitu sebesar 555 juta ton,” ungkap Sudirman kepada Kontan, Rabu (11/03/2026). 

Menurut Perhapi, saat ini di beberapa negara sebagai masuk sebagai daftar importir batubara seperti Filipina sudah mulai kekurangan pasokan batubara yang biasanya mereka beli dari Indonesia, sehingga mengakibatkan kenaikan harga pada spot market.

“Walaupun ada kenaikan harga pada market ekspor. Namun, masih tetap ada kekhawatiran jika target PNBP dari sektor batubara tidak akan tercapai sebagai akibat adanya penurunan volume ekspor yang cukup significant pada tahun 2026 dibandingkan tahun 2025 dan 2024 lalu,” tambah Sudirman.

Senada, Ketua Komite Pertambangan Bidang ESDM Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hendra Sinadia mengatakan pembatasan volume produksi Batubara dalam persetujuan RKAB 2026 sebesar 600 juta ton tidak hanya akan menekan target ekspor tetapi juga berpotensi mengganggu pasokan ke domestik termasuk ke kelistrikan.

“Kalau dibandingkan, volume ekspor 2026 yang di atas 500 juta ton tentu akan merosot drastic. Sehingga terlihat kita tidak dapat memanfaatkan kenaikan harga komoditas yang didorong oleh konflik di Timur Tengah,” ungkapnya. 

Dalam catatan Apindo PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sektor mineral dan Batubara tahun 2025 mencapai 139 triliun Rupiah. Dengan sebanyak 70 persen atau lebih dikontribusi oleh subsektor pertambangan Batubara.

“Dengan produksi di pangkas sekitar 200 juta ton, in ikan 25% dari realisasi produksi tahun lalu. Maka PNBP dari subsektor Batubara bisa turun sekitar 20% atau sekitar lebih dari Rp 20 triliun. Sehingga kita tidak terlihat tidak dapat memanfaatkan atau memaksimalkan kenaikan harga komoditas yang juga dipicu oleh konflik di Timur Tengah,” jelasnya. 

Hendra juga mengkritisi soal harga DMO untuk kelistrikan yang diterapkan sejak awal 2018 sebesar US$70  per ton yang hingga kini belum mengalami penyesuaian harga. 

“Harga DMO listrik perlu ditinjau kembali. Apalagi pemerintah mewacanakan kenaikan besaran presentase DMO dari 25% ke 30%,” jelas dia. 

Menurut Hendra, dalam konteks pemotongan produksi di 2026, bagi perusahaan yang RKAB-nya tidak mengalami perubahan (disetujui sesuai usulan perusahaan), dihadapi posisi dilematis karena ada wacana pemerintah ingin memprioritaskan pasokan ke kelistrikan sementara harga DMO masih tetap U$$70 per ton. 

“Disisi lain, sebagian perusahaan yang sebelumnya memasok ke PLN tetapi kuota produksinya dipangkas signifikan bahkan ada yang mencapai 70-80% dari usulan dalam RKAB, tentu menjadi tantangan dalam memasok ke PLN dengan rencana produksi yang jauh dari usulan sehingga membuat operasional penambangan menjadi tidak ekonomis,” jelasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Quran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Perak Antam Hari Ini 21 Mei 2026 Naik Rp 1.150

Harga Perak Antam Hari Ini 21 Mei 2026 Naik Rp 1.150

2026-05-22
Bea Cukai Jawa Tengah Selamatkan Uang Negara Rp 570 Miliar

Bea Cukai Jawa Tengah Selamatkan Uang Negara Rp 570 Miliar

2026-05-22
Bea Cukai Tangkap Penyelundup 527 Gram Emas ke Malaysia

Bea Cukai Tangkap Penyelundup 527 Gram Emas ke Malaysia

2026-05-23
Aturan Gaji ke-13: Penerima dengan Status Ganda Hanya Dapat Satu Kali

Aturan Gaji ke-13: Penerima dengan Status Ganda Hanya Dapat Satu Kali

2026-05-25
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

BI Rate Naik, Rupiah Hari Ini Diprediksi Tetap Loyo

BI Rate Naik, Rupiah Hari Ini Diprediksi Tetap Loyo

2026-05-25
Transaksi Dagang Tanpa Dolar AS Melonjak 309 Persen

Transaksi Dagang Tanpa Dolar AS Melonjak 309 Persen

2026-05-25
Rupiah Melemah, Investor Antisipasi Kebijakan Baru

Rupiah Melemah, Investor Antisipasi Kebijakan Baru

2026-05-25
BI Rate Naik, BCA Yakin Kredit Tetap Tumbuh

BI Rate Naik, BCA Yakin Kredit Tetap Tumbuh

2026-05-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Aturan Gaji ke-13: Penerima dengan Status Ganda Hanya Dapat Satu Kali

Aturan Gaji ke-13: Penerima dengan Status Ganda Hanya Dapat Satu Kali

2026-05-25
0
Prabowo Ungkap Danantara Kelola Aset Rp 17.000 Triliun: Jangan Bocor!

Prabowo Ungkap Danantara Kelola Aset Rp 17.000 Triliun: Jangan Bocor!

2026-05-25
0
Prabowo Prioritaskan Proyek yang Buka Lapangan Kerja

Prabowo Prioritaskan Proyek yang Buka Lapangan Kerja

2026-05-25
0
Gara-gara Perang, 27 Negara Ajukan Dana Darurat Bank Dunia

Gara-gara Perang, 27 Negara Ajukan Dana Darurat Bank Dunia

2026-05-25
0
Riset IDEAS: Nilai Ekonomi Kurban 2026 Melemah

Riset IDEAS: Nilai Ekonomi Kurban 2026 Melemah

2026-05-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

BI Rate Naik, Rupiah Hari Ini Diprediksi Tetap Loyo

BI Rate Naik, Rupiah Hari Ini Diprediksi Tetap Loyo

2026-05-25
Transaksi Dagang Tanpa Dolar AS Melonjak 309 Persen

Transaksi Dagang Tanpa Dolar AS Melonjak 309 Persen

2026-05-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.