Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai induatri asuransi umum di Indonesia berpotensi menghadapi tekanan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (KE PPDP), Ogi Prastomiyono, menyebut bahwa konflik tersebut dapat memicu peningkatan risiko di berbagai lini usaha.
BACA JUGA:IHSG Alami Tekanan Terus-terusan, OJK Ungkap Dampak ke Investasi Industri Asuransi
BACA JUGA:Bank Gede Rajin Bagi Dividen Besar Tekan Modal Jangka Panjang? Ini Kata OJK
BACA JUGA:Pertukaran Data Indonesia-AS, Apa Dampaknya ke Perbankan?
Menurutnya, dampak langsung yang mungkin terjadi antara lain kenaikan biaya logistik, gangguan rantai pasok global, serta volatilitas harga energi. Kondisi ini akan meningkatkan eksposur risiko, terutama pada sektor yang berkaitan erat dengan perdagangan internasional dan transportasi.
Ketegangan geopolitik berpotensi meningkatkan risiko pada industri asuransi umum, antara lain melalui kenaikan biaya logistik, gangguan rantai pasok, serta volatilitas harga energi, kata Ogi dikutip dari Jawaban tertulisnya, Senin (23/3/2026).
Lini usaha yang dinilai paling terdampak adalah marine cargo, properti, dan energy on-shore. Ketiganya sangat sensitif terhadap dinamika global, terutama ketika terjadi gangguan distribusi barang dan fluktuasi harga energi akibat konflik.
Lini usaha yang relatif lebih terdampak antara lain marine cargo, property, dan energy on-shore, seiring meningkatnya eksposur risiko pada perdagangan dan transportasi global, ujarnya.
/2025/07/26/1598174070.jpg)
/2023/06/14/114521361.jpg)
/2017/03/08/1326898684.jpg)
/2025/08/25/283907732.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3284613/original/092832800_1604313214-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4350265/original/051288500_1678243458-Crypto_6.jpg)







:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4936121/original/064287200_1725424841-WhatsApp_Image_2024-09-03_at_21.05.41.jpeg)