Jakarta – KAI Daop 4 Semarang memberikan pembatasan kecepatan bagi kereta api (KA) yang melewati jalur Pekalongan-Sragi. Mengingat relasi ini berada dalam kondisi masih tergenang air setelah mengalami banjir kemarin, Senin (19/1/2026).
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, perjalanan kereta api yang melintasi jalur hulu pada petak jalan Pekalongan – Sragi pada jam 10.00 telah ditingkatkan menjadi 40 km/jam, sedang jalur hilir kecepatan 30 km/jam.
BACA JUGA:Banjir Bekasi, Satu Remaja Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Area Lapangan Sepak Bola
BACA JUGA:Rumah Ira Swara Kebanjiran: Hujan Dini Hari Sampai Siang, Banjir Mulai Jam 8 Pagi
BACA JUGA:16 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Selama 2 Hari Imbas Banjir
“Keselamatan menjadi prioritas kami. Oleh karenanya kecepatan KA yang melewati jalur KA tersebut masih terbatas dan akan dilakukan peningkatan secara bertahap, ujar Luqman saat dikonfirmasi www.wmhg.org, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, pembatasan kecepatan tersebut merupakan bagian dari proses pemulihan operasional yang dilakukan secara bertahap.
Kini, kata Luqman, perjalanan kereta api keberangkatan awal Daop 4 Semarang sudah normal kembali. Sementara, masih ada pembatalan untuk 2 KA yang melintas Daop 4 Semarang, yakni KA 7004 Sembrani Tambahan relasi Gambir – Surabaya Pasarturi dan KA 2B Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasarturi.
Kedua KA tersebut juga melakukan pelayanan naik turun penumpang di Stasiun Daop 4. Kami memohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanannya,” jelasnya.
Ia berharap jalur dapat dilakukan normalisasi secepatnya. Tentu saja, agar perjalanan kereta api menjadi normal seperti sedia kala.
“Para petugas masih terus berupaya melakukan normalisasi jalur KA di Pekalongan-Sragi,” tuturnya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5236695/original/056230700_1748516061-20250529-Harga_Pangan-ANG_3.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476934/original/027256100_1768803386-Badan_Pengatur_Hilir_Minyak_dan_Gas_Bumi__BPH_Migas_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477485/original/096998400_1768827237-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)