• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

    InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

    Target PNBP Minerba Rp134 Triliun, Produksi Dipangkas Jadi Batu Sandungan

    Target PNBP Minerba Rp134 Triliun, Produksi Dipangkas Jadi Batu Sandungan

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

    InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

    Target PNBP Minerba Rp134 Triliun, Produksi Dipangkas Jadi Batu Sandungan

    Target PNBP Minerba Rp134 Triliun, Produksi Dipangkas Jadi Batu Sandungan

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Siap-siap! Sederet Insentif Pajak Bakal Berakhir pada Tahun Ini

Siap-siap! Sederet Insentif Pajak Bakal Berakhir pada Tahun Ini

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-09
0

Siap-siap! Sederet Insentif Pajak Bakal Berakhir pada Tahun Ini

wmhg.org-JAKARTA. Sejumlah insentif pajak yang telah berlaku sejak beberapa tahun terakhir akan berakhir pada tahun ini, termasuk di antaranya insentif Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM sebesar 0,5% bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP), serta PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk sektor properti dan diskon PPN 10% untuk mobil listrik.

Menanggapi hal ini, Bhima Yudhistira, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), memberikan beberapa pandangan terkait kebijakan ini.

Pertama, Bhima menyoroti insentif PPh Final UMKM yang saat ini berada di angka 0,5%. Menurutnya, angka ini masih relatif tinggi jika dilihat dari omzet penjualan UMKM, sehingga perlu diturunkan menjadi 0,1%.

Dengan penurunan tersebut, UMKM akan mendapatkan stimulus yang lebih signifikan, yang dapat digunakan untuk memperkuat modal atau bahkan memberikan bonus kepada karyawan.

Kedua, Bhima juga mengusulkan adanya insentif PPh 21 DTP bagi karyawan, dengan tujuan mendorong konsumsi rumah tangga. Insentif ini dianggap penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

Ketiga, Bhima menilai bahwa insentif mobil listrik perlu dievaluasi ulang. Ia menyebut insentif ini tidak tepat sasaran, karena lebih banyak dimanfaatkan oleh kalangan masyarakat kaya, bukan kelas menengah bawah. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan ulang efektivitas insentif ini dalam mendorong adopsi kendaraan listrik.

Keempat, Bhima merekomendasikan agar pemerintah memperpanjang insentif PPN DTP untuk sektor properti. Sektor ini sangat sensitif terhadap penurunan daya beli kelas menengah, sehingga perpanjangan insentif dianggap akan memberikan dorongan positif bagi sektor properti.

Selain itu, Bhima juga menyarankan pemerintah untuk menunda kenaikan tarif PPN menjadi 12% yang direncanakan tahun depan. Menurutnya, penundaan kenaikan tarif ini dapat berfungsi sebagai stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi.

Bhima juga menyebut bahwa insentif pajak untuk smelter nikel berbasis RKEF (Rotary Kiln Electric Furnace) tidak diperlukan. Menurutnya, sektor smelter sudah memperoleh keuntungan yang signifikan tanpa insentif, sehingga pemberian tax holiday dan tax allowance hingga 20 tahun dianggap tidak relevan.

Bhima menyarankan agar pemerintah lebih selektif dalam memberikan insentif pajak dan fokus pada industri padat karya yang membutuhkan dukungan lebih besar.

Dengan demikian, pemerintah diharapkan dapat mengkaji ulang kebijakan insentif pajak yang berlaku, sehingga lebih tepat sasaran dan efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor-sektor yang membutuhkan stimulus lebih besar.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Senilai Rp 13,55 Triliun Garapan Hutama Karya

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Senilai Rp 13,55 Triliun Garapan Hutama Karya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Menteri Keuangan Brasil Tunda Konsultasi Pajak Kripto

Menteri Keuangan Brasil Tunda Konsultasi Pajak Kripto

2026-03-23
Satgas PKH Cabut Izin Tambang Agincourt Resources Imbas Bencana Sumatera

Satgas PKH Cabut Izin Tambang Agincourt Resources Imbas Bencana Sumatera

2026-01-20
Mundur Jadi Ketum, Airlangga Soroti Capaian Partai Golkar

Mundur Jadi Ketum, Airlangga Soroti Capaian Partai Golkar

2024-08-11
Foxconn Tambah 50.000 Pekerja Jelang Peluncuran iPhone 16 Apple September Nanti

Foxconn Tambah 50.000 Pekerja Jelang Peluncuran iPhone 16 Apple September Nanti

2024-08-12
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

2026-03-23
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 22 Maret 2026: 2 Karat Tak Sampai Rp 200 Ribu

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 22 Maret 2026: 2 Karat Tak Sampai Rp 200 Ribu

2026-03-23
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 22 Maret 2026, Dipatok Segini di Hari ke-2 Lebaran

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 22 Maret 2026, Dipatok Segini di Hari ke-2 Lebaran

2026-03-23
Oleh-Oleh Legendaris Semarang, Bandeng Juwana Elrina Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Oleh-Oleh Legendaris Semarang, Bandeng Juwana Elrina Tumbuh Bersama Dukungan BRI

2026-03-23

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

2026-03-23
0
Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 5,7% saat Ramadan

Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 5,7% saat Ramadan

2026-03-23
0
KAI Logistik Angkut Dua Lokomotif Hidrolik Tambahan untuk Angkutan Lebaran 2026

KAI Logistik Angkut Dua Lokomotif Hidrolik Tambahan untuk Angkutan Lebaran 2026

2026-03-23
0
Pesan Menko Airlangga saat Momen Lebaran 2026: Pemerintah Beri Stimulus Diskon hingga WFA

Pesan Menko Airlangga saat Momen Lebaran 2026: Pemerintah Beri Stimulus Diskon hingga WFA

2026-03-23
0
Sejak Kapan Mudik Jadi Tradisi di Indonesia? Ini Penjelasannya

Sejak Kapan Mudik Jadi Tradisi di Indonesia? Ini Penjelasannya

2026-03-23
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

2026-03-23
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 22 Maret 2026: 2 Karat Tak Sampai Rp 200 Ribu

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 22 Maret 2026: 2 Karat Tak Sampai Rp 200 Ribu

2026-03-23

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.