• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Paramount Gading Serpong Perkuat Posisi Sebagai Kota Mandiri Berkelanjutan

    Paramount Gading Serpong Perkuat Posisi Sebagai Kota Mandiri Berkelanjutan

    Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

    Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

    Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026

    Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026

    Harga Timah Global Melonjak 50% dalam Tiga Bulan, Pasokan Ketat Jadi Pemicu

    Harga Timah Global Melonjak 50% dalam Tiga Bulan, Pasokan Ketat Jadi Pemicu

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Paramount Gading Serpong Perkuat Posisi Sebagai Kota Mandiri Berkelanjutan

    Paramount Gading Serpong Perkuat Posisi Sebagai Kota Mandiri Berkelanjutan

    Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

    Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

    Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026

    Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026

    Harga Timah Global Melonjak 50% dalam Tiga Bulan, Pasokan Ketat Jadi Pemicu

    Harga Timah Global Melonjak 50% dalam Tiga Bulan, Pasokan Ketat Jadi Pemicu

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Revisi UU Kementerian Negara, Potensi Kabinet Jadi Tidak Efektif dan Efisien

Revisi UU Kementerian Negara, Potensi Kabinet Jadi Tidak Efektif dan Efisien

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-10
0

Revisi UU Kementerian Negara, Potensi Kabinet Jadi Tidak Efektif dan Efisien

wmhg.org – JAKARTA. Pemerintah dan DPR telah menyepakati revisi UU nomor 39 tahun 2009 tentang Kementerian Negara. Hal itu telah dilakukan pada rapat pengambilan keputusan tingkat pertama di Badan Legislasi DPR pada Senin (9/9). 

Beberapa poin revisi UU tersebut antara lain penambahan Pasal 6A mengenai pembentukan Kementerian tersendiri, Pasal 9A mengenai pengaturan bahwa presiden dapat mengubah unsur organisasi sesuai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan. Serta Pasal 15 yang menyebut bahwa jumlah kementerian tidak dibatasi maksimal 34 kementerian, tetapi sesuai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan. 

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai, revisi UU Kementerian Negara yang dilakukan secara kilat ini memang sengaja untuk mempermudah presiden mendatang.

Presiden jadi tidak perlu tersandera oleh batasan UU Kementerian lama yang hanya boleh membentuk kementerian hingga maksimal 34 kementerian saja.

Menurut Lucius, perubahan terbaru ini jelas selaras dengan keinginan presiden terpilih yang mau mengakomodasi semua partai. Presiden terpilih juga kerap mengatakan tak ingin ada oposisi.

Itu artinya jabatan kementerian menjadi alat transaksi politik pada waktunya nanti. Partai politik atau siapapun yang oleh presiden dianggap mengganggu, selalu mungkin ditawari posisi menteri. 

Formappi memprediksi jumlah kementerian pada pemerintahan berikutnya bisa sangat banyak karena setiap kali presiden membutuhkan untuk tujuan politiknya, Ia bisa membuat kementerian baru sekedar untuk mengakomodasi kelompok yang ingin diajaknya mendukung pemerintahan.

“Jadi potensi kabinet menjadi tidak efektif dan efisien menjadi ancaman serius dari UU Kementerian baru ini. Kementerian yang tidak efektif dan efisien hanya akan membebani anggaran negara. Rakyat tetap saja akan menjadi korban,” ujar Lucius kepada Kontan, Selasa (10/9). 

Dihubungi secara terpisah, Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira mengaku tak masalah dengan potensi bertambahnya Kementerian/Lembaga di pemerintahan berikutnya. Namun, Ia meminta sosok yang akan mengisi pos Kementerian/Lembaga baru merupakan sosok yang mumpuni dan punya kompetensi memadai. 

Selain itu, sosok tersebut juga harus mampu menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang akan dihadapi. Anggawira mencontohkan, badan gizi harus mempunyai ukuran kinerja mengenai realisasi penurunan stunting, atau kementerian perumahan harus punya ukuran realisasi penurunan backlog perumahan. 

“Harus ada indikator kinerja yang jelas secara kuantitatif,” ujar Anggawira. 

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Prabowo Subianto ingin membentuk kabinet yang diisi oleh orang yang ahli dan kompeten di bidangnya, meskipun berasal atau diusulkan dari partai politik.  

Muzani membantah spekulasi bahwa Partai Gerindra akan mendominasi kursi kabinet. Ia menekankan bahwa pembentukan kabinet lebih didasarkan pada kompetensi dan kemampuan individu, bukan afiliasi partai. 

“Saya kira tidak akan ada dominasi lebih banyak dari Gerindra dalam kabinet,” kata Muzani. 

Menurutnya, dengan pendekatan zaken kabinet, Prabowo-Gibran berusaha menempatkan orang-orang yang tepat pada posisi yang tepat demi mencapai kinerja pemerintahan yang optimal. Hal ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan memenuhi harapan masyarakat akan pemerintahan yang efektif dan profesional.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Profil Marimutu Sinivasan, Buronan BLBI yang Ditangkap saat Mau Kabur ke Malaysia

Profil Marimutu Sinivasan, Buronan BLBI yang Ditangkap saat Mau Kabur ke Malaysia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Bank Mandiri Perkuat Sistem Livin’ by Mandiri untuk Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran

Bank Mandiri Perkuat Sistem Livin’ by Mandiri untuk Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran

2026-03-21
Sidang Kabinet Perdana, Jokowi : Investasi yang Sudah Masuk di IKN Rp 56,2 Triliun

Sidang Kabinet Perdana, Jokowi : Investasi yang Sudah Masuk di IKN Rp 56,2 Triliun

2024-08-12
Hasil Survei SHPR BI di Kuartal l-2025: Tren Pembelian Rumah lewat KPR Terus Menurun

Hasil Survei SHPR BI di Kuartal l-2025: Tren Pembelian Rumah lewat KPR Terus Menurun

2025-05-20
Sumbangsih Pajak Kripto Rp 798,84 Miliar untuk Pembangunan Ekonomi Digital

Sumbangsih Pajak Kripto Rp 798,84 Miliar untuk Pembangunan Ekonomi Digital

2024-07-30
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas dan Perak Kompak Tertekan, Ini Penyebabnya

Harga Emas dan Perak Kompak Tertekan, Ini Penyebabnya

2026-03-25
Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026 Stabil, Simak Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026 Stabil, Simak Rinciannya di Sini

2026-03-25
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 24 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Loyo

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 24 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Loyo

2026-03-25
Harga Emas Dunia Hari Ini 24 Maret 2025 Anjlok 1,5%

Harga Emas Dunia Hari Ini 24 Maret 2025 Anjlok 1,5%

2026-03-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Perjanjian Dagang RI-AS, Prabowo Pastikan Kepentingan Nasional Tetap Utama

Perjanjian Dagang RI-AS, Prabowo Pastikan Kepentingan Nasional Tetap Utama

2026-03-25
0
Prabowo Tegaskan Investasi AS Harus Ikut Aturan, Hilirisasi Syarat Mutlak

Prabowo Tegaskan Investasi AS Harus Ikut Aturan, Hilirisasi Syarat Mutlak

2026-03-25
0
Penumpang Angkutan Umum Hari H Lebaran 2026 Tembus 873 Ribu Orang

Penumpang Angkutan Umum Hari H Lebaran 2026 Tembus 873 Ribu Orang

2026-03-25
0
Pelaporan SPT Tahunan 2025 Tembus 8,7 Juta Hingga 22 Maret 2026

Pelaporan SPT Tahunan 2025 Tembus 8,7 Juta Hingga 22 Maret 2026

2026-03-25
0
Laporan Liputan6.com dari Taiwan: Mencicipi Gurihnya Beef Noodle hingga Segarnya Ai Yu

Laporan Liputan6.com dari Taiwan: Mencicipi Gurihnya Beef Noodle hingga Segarnya Ai Yu

2026-03-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas dan Perak Kompak Tertekan, Ini Penyebabnya

Harga Emas dan Perak Kompak Tertekan, Ini Penyebabnya

2026-03-25
Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026 Stabil, Simak Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026 Stabil, Simak Rinciannya di Sini

2026-03-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.