• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Januari 12, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Bupati Banyumas Bocorkan Rencana Grup Lippo Beli Mall Bangkrut di Purwokerto

    Bupati Banyumas Bocorkan Rencana Grup Lippo Beli Mall Bangkrut di Purwokerto

    Supreme Energy Lanjutkan Pembangunan PLTP Muara Laboh Fase Kedua

    Supreme Energy Lanjutkan Pembangunan PLTP Muara Laboh Fase Kedua

    Pertamina Perkuat Pengawasan SPBU Lewat Audit Independen Internasional

    Pertamina Perkuat Pengawasan SPBU Lewat Audit Independen Internasional

    Pemerintah Perpanjang Impor Listrik dari Malaysia, Ekonom Ingatkan Risiko Devisa

    Pemerintah Perpanjang Impor Listrik dari Malaysia, Ekonom Ingatkan Risiko Devisa

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Bupati Banyumas Bocorkan Rencana Grup Lippo Beli Mall Bangkrut di Purwokerto

    Bupati Banyumas Bocorkan Rencana Grup Lippo Beli Mall Bangkrut di Purwokerto

    Supreme Energy Lanjutkan Pembangunan PLTP Muara Laboh Fase Kedua

    Supreme Energy Lanjutkan Pembangunan PLTP Muara Laboh Fase Kedua

    Pertamina Perkuat Pengawasan SPBU Lewat Audit Independen Internasional

    Pertamina Perkuat Pengawasan SPBU Lewat Audit Independen Internasional

    Pemerintah Perpanjang Impor Listrik dari Malaysia, Ekonom Ingatkan Risiko Devisa

    Pemerintah Perpanjang Impor Listrik dari Malaysia, Ekonom Ingatkan Risiko Devisa

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo

PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-01-12
0

Baca 10 detik

PDIP memutuskan mengambil peran sebagai penyeimbang dalam pemerintahan Presiden Prabowo, bukan sebagai oposisi formal.
Posisi penyeimbang memungkinkan PDIP mendukung program pro-rakyat sambil tetap mengkritik kebijakan yang tidak sejalan.
Menurut kader, sistem presidensial Indonesia tidak mengenal istilah oposisi, sehingga pilihannya adalah di dalam atau di luar pemerintahan.

wmhg.org – Teka-teki sikap politik PDI Perjuangan (PDIP) di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akhirnya terjawab dengan satu kata, penyeimbang. Namun, pilihan kata ini memicu pertanyaan, apa bedanya dengan oposisi, dan bukankah ini sikap yang mendua?

Kader Muda PDIP, Aryo Seno Bagaskoro, menegaskan bahwa pilihan untuk menjadi penyeimbang adalah keputusan rasional yang telah dipikirkan secara matang, bukan sikap abu-abu.

Ia lantas menjelaskan, posisi ini memungkinkan PDIP untuk tetap objektif, mendukung program yang pro-rakyat, sekaligus mengkritik kebijakan yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan publik.

PDIP memastikan tidak akan menjadi penghalang buta bagi pemerintahan. Jika ada program yang dinilai baik dan bermanfaat bagi masyarakat, partai berlambang banteng ini justru akan berada di garda terdepan untuk mendukungnya.

Bahwa hal-hal yang baik, program-program yang baik, capaian yang baik kami harus dukung, itu kami rasa sebagai satu bentuk rasionalitas politik, kata Seno di sela Rakernas ke-5 PDIP di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1/2026).

Bukan Oposisi, Ini Logika Konstitusinya

Lalu, mengapa tidak sekalian mendeklarasikan diri sebagai oposisi? Seno memberikan penjelasan mendalam dari sudut pandang sistem ketatanegaraan Indonesia. Menurutnya, konsep oposisi tidak dikenal dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia.

Istilah oposisi, kata Seno, lebih relevan dalam sistem parlementer di mana ada blok pemerintah dan blok penentang yang jelas. Dalam logika oposisi, apa pun yang dilakukan pemerintah akan selalu dianggap salah karena tujuannya adalah menjadi antitesis.

Di dalam konstitusi kita, kita tidak mengenal yang namanya oposisi karena kalau kita pakai sistem secara berpikir oposisi, apa pun yang dilakukan pemerintah pasti kami akan anggap salah. Karena tujuannya adalah ya sudah ini sebagai suatu bentuk cermin penggala, kami akan menjadi suatu bentuk antitesis, terang Seno.

Ia menegaskan bahwa dalam sistem presidensial, pilihannya sederhana, berada di dalam atau di luar pemerintahan. PDIP memilih untuk berada di luar, namun dengan peran aktif sebagai penyeimbang.

Tetapi logikanya di dalam pemerintahan Indonesia yang menganut asas presidensial maka tidak ada oposisi. Maka sebetulnya kalau ditarik lagi logikanya, tidak ada koalisi. Yang ada adalah di dalam atau di luar pemerintahan, sambung Seno.

Dengan posisi ini, PDIP memposisikan diri sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis bagi pemerintahan Prabowo. Mereka akan memberikan dukungan pada saat-saat genting jika visi pemerintah sejalan dengan ideologi kerakyatan.

Sehingga pada saat-saat penting, saat-saat genting, kami tentu akan mengambil suatu sikap yang langsung itu mendukung visi dari pemerintah presiden apabila visinya itu kemudian punya napas ideologi yang berpihak kepada rakyat, kata Seno.

Bukti Konkret Sikap Tidak Mendua

Untuk menepis tudingan bersikap mendua, politikus PDIP Guntur Romli menantang publik untuk melihat rekam jejak partai selama ini. Menurutnya, sikap sebagai penyeimbang sudah dipraktikkan dan terbukti konsisten.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU

Era Baru Main Roblox: Wajib Scan Wajah, Anak di Bawah Umur Auto Diblokir

2026-01-08
Luhut Ingin Family Office Mulai Jalan Februari 2025, akan Ajukan Usul ke Prabowo

Luhut Ingin Family Office Mulai Jalan Februari 2025, akan Ajukan Usul ke Prabowo

2025-01-16
Bos Emiten Emas HRTA Diperiksa KPK Terkait Kasus Taspen

Bos Emiten Emas HRTA Diperiksa KPK Terkait Kasus Taspen

2025-03-26

Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu

2026-01-07
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam Sepekan 5-10 Januari: Fluktuasi Signifikan Menuju Rekor Termahal

Harga Emas Antam Sepekan 5-10 Januari: Fluktuasi Signifikan Menuju Rekor Termahal

2026-01-12
Harga Emas Dunia Dijaga Sentimen Safe Haven, Simak Prediksinya Pekan Depan

Harga Emas Dunia Dijaga Sentimen Safe Haven, Simak Prediksinya Pekan Depan

2026-01-12
Daftar Harga Emas Pegadaian 11 Januari 2026, Cek Sebelum Beli!

Daftar Harga Emas Pegadaian 11 Januari 2026, Cek Sebelum Beli!

2026-01-12
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 11 Januari 2026: Bandingkan Raja Emas dan Laku Emas!

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 11 Januari 2026: Bandingkan Raja Emas dan Laku Emas!

2026-01-12

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
CEO Nvidia Jensen Huang Santai Hadapi Pajak Miliarder, Ini Alasannya

CEO Nvidia Jensen Huang Santai Hadapi Pajak Miliarder, Ini Alasannya

2026-01-12
0
Srikandi BTN Turun Tangan Salurkan Bantuan ke Korban Bencana di Aceh Tamiang

Srikandi BTN Turun Tangan Salurkan Bantuan ke Korban Bencana di Aceh Tamiang

2026-01-12
0
DJP Siapkan Sanksi Buat Pegawai Pajak Kena OTT KPK

DJP Siapkan Sanksi Buat Pegawai Pajak Kena OTT KPK

2026-01-12
0
Menteri PKP: Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera Dibangun di 197 Titik

Menteri PKP: Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera Dibangun di 197 Titik

2026-01-12
0
Kerja Sama Indonesia Tiongkok Makin Kuat, Investasi Baru Capai Rp 36,4 Triliun

Kerja Sama Indonesia Tiongkok Makin Kuat, Investasi Baru Capai Rp 36,4 Triliun

2026-01-12
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Sepekan 5-10 Januari: Fluktuasi Signifikan Menuju Rekor Termahal

Harga Emas Antam Sepekan 5-10 Januari: Fluktuasi Signifikan Menuju Rekor Termahal

2026-01-12
Harga Emas Dunia Dijaga Sentimen Safe Haven, Simak Prediksinya Pekan Depan

Harga Emas Dunia Dijaga Sentimen Safe Haven, Simak Prediksinya Pekan Depan

2026-01-12

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.