Baca 10 detik
Pemimpin Besar Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan meninggal dunia akibat serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).
Iran mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan menangguhkan semua kegiatan publik selama tujuh hari pasca insiden tersebut.
Israel dan AS mengklaim telah menewaskan Khamenei, namun Pemerintah Iran membantah keras klaim tersebut sebagai perang psikologis.
wmhg.org – Kantor Berita Fars dan Tasnim melaporkan bahwa Pemimpin Besar Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).
Selain itu Iran juga mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan meliburkan semua kegiatan publik selama 7 hari untuk memperingati wafatnya Ayatollah Khamenei.
Menurut Fars, Khamenei tewas terbunuh di kantornya, saat sedang menjalankan tugasnya pada Sabtu pagi.
Sebelumnya, seperti dilansir dari Al Jazeera, Israel dan AS mengeklaim telah menewaskan Khamenei dalam serangan misil terhadap kompleks kediaman dan kantor Khamenei di Teheran.
Tetapi klaim ini dibantah oleh Pemerintah Iran, yang menyebut informasi tersebut sebagai bentuk perang psikologis yang dilancarkan musuh-musuhnya.
Sebelumnya Fars – kantor berita yang terafiliasi dengan Garda Revolusi Iran – juga melaporkan bahwa seorang puteri, menantu lelaki dan cucu Khamenei tewas dalam serangan Israel dan AS.
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2021/11/23/867443105.jpg)
/2025/07/29/892551915.jpg)
/2025/11/06/945661013.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312207/original/096074800_1754908599-WhatsApp_Image_2025-08-11_at_4.44.48_PM.jpeg)




