• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Februari 27, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Ekspor Indonesia Diproyeksi Melambat pada Tahun 2026

    Ekspor Indonesia Diproyeksi Melambat pada Tahun 2026

    MRT Jakarta Berlakukan Jam Operasional Khusus Malam Tahun Baru 2026, Simak Rinciannya

    MRT Jakarta Berlakukan Jam Operasional Khusus Malam Tahun Baru 2026, Simak Rinciannya

    Industri Baja Nasional Masih Tertekan pada 2026, Impor Kuasai 55% Pasar

    Industri Baja Nasional Masih Tertekan pada 2026, Impor Kuasai 55% Pasar

    Impor Solar Swasta Dihentikan Mulai April 2026, Ruang Gerak SPBU Swasta Menyempit

    Impor Solar Swasta Dihentikan Mulai April 2026, Ruang Gerak SPBU Swasta Menyempit

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Ekspor Indonesia Diproyeksi Melambat pada Tahun 2026

    Ekspor Indonesia Diproyeksi Melambat pada Tahun 2026

    MRT Jakarta Berlakukan Jam Operasional Khusus Malam Tahun Baru 2026, Simak Rinciannya

    MRT Jakarta Berlakukan Jam Operasional Khusus Malam Tahun Baru 2026, Simak Rinciannya

    Industri Baja Nasional Masih Tertekan pada 2026, Impor Kuasai 55% Pasar

    Industri Baja Nasional Masih Tertekan pada 2026, Impor Kuasai 55% Pasar

    Impor Solar Swasta Dihentikan Mulai April 2026, Ruang Gerak SPBU Swasta Menyempit

    Impor Solar Swasta Dihentikan Mulai April 2026, Ruang Gerak SPBU Swasta Menyempit

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Ini Alasan Taktik Penjualan Agresif Nvidia Jadi Sorotan Departemen Kehakiman AS

Ini Alasan Taktik Penjualan Agresif Nvidia Jadi Sorotan Departemen Kehakiman AS

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-05
0

Ini Alasan Taktik Penjualan Agresif Nvidia Jadi Sorotan Departemen Kehakiman AS

wmhg.org – JAKARTA. Nvidia, salah satu pemimpin dalam industri chip AI, kini berada di bawah sorotan tajam setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) memulai penyelidikan antitrust terhadap perusahaan tersebut.

Investigasi ini tidak hanya mengkhawatirkan para investor, tetapi juga bisa membawa dampak besar terhadap bisnis Nvidia dalam jangka panjang. 

Latar Belakang Investigasi Antitrust DOJ

DOJ dilaporkan mulai menyelidiki Nvidia sejak Juli 2024, dengan tuduhan bahwa perusahaan tersebut telah memanfaatkan posisinya sebagai pemimpin pasar untuk menekan pelanggan dan pesaing.

Penyelidikan ini semakin serius ketika DOJ dilaporkan mengirimkan panggilan pengadilan kepada Nvidia serta perusahaan-perusahaan terkait, mengharuskan mereka memberikan informasi hukum terkait dengan aktivitas bisnis Nvidia.

Salah satu tuduhan utama yang dihadapi Nvidia adalah terkait kesulitan yang dialami pelanggan dalam beralih ke pemasok lain. Menurut sumber Bloomberg, DOJ juga mempertanyakan apakah Nvidia menggunakan taktik antikompetitif dalam menjual chip AI dan perangkat lunaknya.

Tuduhan ini termasuk dalam kategori praktik tie-in, di mana penjualan suatu produk dikaitkan dengan kewajiban membeli produk lain, yang bisa menjadi subjek dari hukum antitrust.

Dugaan Taktik Antimonopoli Nvidia

Nvidia dikenal menguasai hampir 90% pasar chip AI generasi mendatang, yang menjadikannya pemain dominan di industri. Meskipun menjadi monopoli tidak ilegal, hukum antitrust di AS melarang monopoli untuk menggunakan kekuatannya guna menghancurkan persaingan dan merugikan konsumen.

DOJ tengah menyelidiki apakah Nvidia telah menggunakan praktik-praktik seperti tie-in dan penetapan harga yang bersifat eksklusioner untuk menghambat kompetisi.

Salah satu kekhawatiran yang muncul dari akuisisi Nvidia terhadap RunAI pada bulan April 2024, adalah bahwa langkah ini semakin memperkuat kendali Nvidia di rantai pasokan chip AI. Hal ini dapat menyulitkan pelanggan untuk beralih ke produk pesaing.

Selain itu, platform perangkat lunak CUDA milik Nvidia, yang sangat penting dalam pengembangan AI, tidak terbuka untuk pesaing seperti AMD dan Intel, yang memicu lebih banyak kekhawatiran di antara regulator.

Potensi Dampak Hukum bagi Nvidia

Investigasi DOJ ini dapat membawa berbagai dampak serius bagi Nvidia. Jika ditemukan pelanggaran hukum antitrust, Nvidia dapat dipaksa membuka platform perangkat lunak CUDA kepada pesaing, yang memungkinkan perusahaan seperti AMD dan Intel untuk memanfaatkan teknologi yang sebelumnya hanya dapat diakses melalui Nvidia.

Ini serupa dengan kasus Microsoft yang dipaksa membuka akses API Internet Explorer di masa lalu.

Selain itu, Nvidia juga berpotensi menghadapi denda besar dari regulator di berbagai yurisdiksi internasional, termasuk Uni Eropa, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

Namun, para ahli seperti Patrick Moorhead, presiden Moor Insights & Strategy, percaya bahwa denda tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap posisi keuangan Nvidia mengingat besarnya keuntungan yang telah mereka raih dari dominasi mereka di pasar AI.

Apakah Nvidia Memegang Posisi Monopoli?

Banyak analis sepakat bahwa Nvidia saat ini memegang posisi monopoli di pasar chip AI, dengan pangsa pasar yang dominan dan penguasaan atas rantai pasokan vertikal. Namun, penting untuk dicatat bahwa menjadi monopoli tidak melanggar hukum selama perusahaan tersebut tidak menggunakan posisinya untuk menghambat persaingan.

Salah satu aspek yang sedang diawasi oleh DOJ adalah apakah Nvidia terlibat dalam pemberian rebate eksklusioner, yang artinya Nvidia hanya memberikan harga yang baik jika pelanggan tidak membeli produk dari pesaing. Ini bisa dianggap melanggar hukum jika dilakukan oleh perusahaan yang memiliki kekuatan monopoli.

Baca Juga: X Bersiap Hadapi Gugatan Mantan Pekerja Terkait Diskriminasi PHK

Dampak Bagi Industri AI dan Pasar Teknologi

Industri AI sangat bergantung pada inovasi, dan posisi dominan Nvidia membuatnya sangat berpengaruh terhadap perkembangan teknologi ini. Meskipun investigasi DOJ ini dapat memperlambat operasi bisnis Nvidia untuk sementara waktu, banyak analis yang percaya bahwa dampak jangka panjangnya terhadap industri AI akan terbatas.

Scott Bickley, direktur utama di Info-Tech Research Group, berpendapat bahwa investigasi DOJ mungkin tidak akan menghasilkan keputusan besar terhadap Nvidia.

Menurutnya, Nvidia saat ini memanfaatkan keunggulan teknologi mereka untuk memperbesar pangsa pasar, dan persaingan yang lebih sehat akan tercipta jika ada perusahaan lain yang mampu menawarkan produk yang sebanding.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
BRI Life Raih Penghargaan Most Popular Brand of The Year 2024 Kategori Asuransi Jiwa

BRI Life Raih Penghargaan Most Popular Brand of The Year 2024 Kategori Asuransi Jiwa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
OJK Bakal Beri Sanksi Jika MTF Terbukti Melanggar Aturan Terkait Debt Collector

OJK Bakal Beri Sanksi Jika MTF Terbukti Melanggar Aturan Terkait Debt Collector

2026-02-27
Penempatan SAL di Himbara Diperpanjang, Ini Respons BRI

Penempatan SAL di Himbara Diperpanjang, Ini Respons BRI

2026-02-27

Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India

2026-02-26
BRI Bukukan Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Program Pemerintah

BRI Bukukan Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Program Pemerintah

2026-02-27
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bank Muamalat Hadirkan Program Rindu Haji 2026, Hadiahnya Menarik

Bank Muamalat Hadirkan Program Rindu Haji 2026, Hadiahnya Menarik

2026-02-27
Bank Mandiri Siapkan Rp 44 Triliun untuk Ramadan dan Lebaran 2026, Ini Pertimbangannya

Bank Mandiri Siapkan Rp 44 Triliun untuk Ramadan dan Lebaran 2026, Ini Pertimbangannya

2026-02-27
Bank BRI Catat Laba Bersih Rp 57,13 Triliun di 2025

Bank BRI Catat Laba Bersih Rp 57,13 Triliun di 2025

2026-02-27
Penyaluran KUR BRI Tembus Rp 178 Triliun sepanjang 2025

Penyaluran KUR BRI Tembus Rp 178 Triliun sepanjang 2025

2026-02-27

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bitcoin Tertekan Akibat Aksi Jual Miner dan ETF, Level USD 60.000 Jadi Perhatian

Bitcoin Tertekan Akibat Aksi Jual Miner dan ETF, Level USD 60.000 Jadi Perhatian

2026-02-27
0
Mentan Amran Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah

Mentan Amran Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah

2026-02-27
0
Harga Kripto Hari Ini 26 Februari 2026: Bitcoin hingga Chainlink Kompak Menguat

Harga Kripto Hari Ini 26 Februari 2026: Bitcoin hingga Chainlink Kompak Menguat

2026-02-27
0
Pengamat: Regulasi Tar dan Nikotin Perlu Pertimbangkan Karakteristik Industri Tembakau

Pengamat: Regulasi Tar dan Nikotin Perlu Pertimbangkan Karakteristik Industri Tembakau

2026-02-27
0
Harga Bitcoin Naik 8%, Short Seller Rugi Triliunan

Harga Bitcoin Naik 8%, Short Seller Rugi Triliunan

2026-02-27
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bank Muamalat Hadirkan Program Rindu Haji 2026, Hadiahnya Menarik

Bank Muamalat Hadirkan Program Rindu Haji 2026, Hadiahnya Menarik

2026-02-27
Bank Mandiri Siapkan Rp 44 Triliun untuk Ramadan dan Lebaran 2026, Ini Pertimbangannya

Bank Mandiri Siapkan Rp 44 Triliun untuk Ramadan dan Lebaran 2026, Ini Pertimbangannya

2026-02-27

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.