• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    AREBI Dorong Implementasi Wajib Lisensi Broker Lewat Rakernas

    AREBI Dorong Implementasi Wajib Lisensi Broker Lewat Rakernas

    Genjot Pertumbuhan 2026, AirAsia Ekspansi Rute dan Bentuk Virtual Hub

    Genjot Pertumbuhan 2026, AirAsia Ekspansi Rute dan Bentuk Virtual Hub

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    AREBI Dorong Implementasi Wajib Lisensi Broker Lewat Rakernas

    AREBI Dorong Implementasi Wajib Lisensi Broker Lewat Rakernas

    Genjot Pertumbuhan 2026, AirAsia Ekspansi Rute dan Bentuk Virtual Hub

    Genjot Pertumbuhan 2026, AirAsia Ekspansi Rute dan Bentuk Virtual Hub

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-14
0

Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

wmhg.org – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke level 7.500, tepatnya di 7.520,60 usai berbalik turun 3,56% dalam sebulan terakhir. Penurunan IHSG ikut terseret oleh tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar (big cap).

Meski ada penyesuaian, tapi bobot saham-saham big cap tetap dominan terhadap laju IHSG. Adapun, sejumlah saham big cap yang sempat naik belakangan ini sedang melandai. Secara bersamaan, ada beberapa saham big cap yang kinerjanya masih tertinggal (laggards).

Penurunan signifikan dalam sebulan terakhir dialami saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) usai terpental dari indeks Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell. BREN ambles dari level tertinggi di area Rp 11.900, kini berada di Rp 6.500 per saham.

Market cap BREN pun terseret turun ke bawah level Rp 1.000 triliun, tepatnya di Rp 870 triliun. Meski begitu, saham emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini masih kokoh di posisi kedua emiten dengan market cap terbesar di BEI.

Baca Juga: Saham-Saham Big Caps Masih Banyak Dilepas Asing di Akhir Pekan Ini

Saham big cap lain yang melandai dalam sebulan terakhir adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Di sisi lain, sejumlah saham di jajaran Top 10 market cap masih berada di posisi laggard secara year to date.

Mereka adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Astra International Tbk (ASII). Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada mengamati posisi market cap emiten tidak hanya dipengaruhi oleh faktor fundamental, melainkan juga terpengaruh oleh persepsi investor atau psikologis pelaku pasar.

Dus, pergerakan saham-saham big cap secara umum sensitif terhadap dinamika pasar. Jadi, ketika kondisi atau sentimen yang ada mengarah ke positif, maka saham-saham big cap akan diburu karena sifatnya sebagai leading stocks. Begitu juga sebaliknya, kata Reza kepada Kontan.co.id, Minggu (13/10).

Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus menambahkan, arus dana dari investor asing juga mempengaruhi saham-saham big cap. Aliran dana keluar (capital outflow) cukup deras. Terutama sejak muncul sentimen dari stimulus ekonomi di China, yang menarik inflow ke pasar Negeri Panda tersebut.

Faktor lain yang menekan saham big cap adalah aksi profit taking. Pasca sejumlah saham big cap mendaki dan IHSG mencapai rekor tertinggi (all time high). Kemudian, ada sikap wait and see dari pelaku pasar menjelang transisi pemerintahan, dimana presiden baru akan dilantik 20 Oktober mendatang.

Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi mengamini, pelantikan presiden baru dan penyusunan kabinetnya bakal menjadi faktor penting yang menentukan sikap para investor. Dari faktor eksternal, ada sentimen ketidakpastian global terkait tensi geopolitik di Timur Tengah serta arah pemangkasan suku bunga acuan, terutama kebijakan The Fed berikutnya.

Audi melihat peluang saham big cap akan kembali menarik pasca pelonggaran kebijakan moneter. Terlebih, jika The Fed melakukan pemangkasan suku bunga sesuai target hingga akhir tahun yang akan kembali mendorong capital inflow. 

Sentimen lain yang berpeluang mendorong laju saham big cap adalah antisipasi pelaku pasar terhadap musim rilis laporan keuangan kuartal III-2024. Kami memperkirakan kinerja big caps yang masih tumbuh positif akan menjadi pendorong laju dan inflow asing kembali, imbuh Audi.

Peluang Buy on Weakness

Senior Research Analyst Lotus Andalan Sekuritas Fath Aliansyah sepakat, musim rilis laporan keuangan akan menjadi sentimen pendongkrak bagi saham big cap. Khususnya bagi emiten yang kinerjanya berpeluang tumbuh, atau masih punya prospek menarik hingga tutup tahun 2024.

Dus, koreksi pada sejumlah saham big cap bisa menjadi peluang untuk mengoleksi secara selektif dan bertahap. Di antara big cap yang masih laggards, Fath melirik saham BBRI dan ASII.

Baca Juga: Pekan lalu Menguat 0,33%, Simak Proyeksi IHSG untuk Senin (14/10)

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto menyoroti posisi jual bersih (net sell) investor asing efek dari stimulus ekonomi China masih akan menjadi sentimen penekan. William menaksir potensi pelemahan saham big cap masih ada, tapi diperkirakan sudah cenderung terbatas.

Dus, posisi saham big cap saat ini justru menarik untuk menerapkan strategi buy on weakness. William menyematkan rekomendasi buy untuk saham BBRI, TLKM dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Kemudian, wait and see terhadap saham BREN dan AMMN.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih turut memprediksi sejumlah saham big cap berpotensi mengalami rebound. Ratih melihat sektor perbankan sebagai pilihan menarik, dengan katalis menjelang rilis kinerja keuangan dan rencana insentif di sektor properti.

Sektor lain yang layak dicermati adalah big cap di sektor barang baku, khususnya tambang mineral-logam serta sektor properti. Di antara barisan saham big cap, Ratih menjagokan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target harga pada resistance Rp 7.300.

Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Pekan Depan

Reza turut menjagokan big cap perbankan dengan pilihan pada saham BBRI, BBNI dan BMRI. Sementara Audi menyarankan buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), BMRI, BBRI dan TLKM, dengan target harga masing-masing di Rp 11.150, Rp 7.200, Rp 5.900 dan Rp 3.750.

Daniel juga melihat peluang buy on weakness pada saham big cap berbankan yakni BBRI dan BMRI. Rekomendasi lainnya adalah buy on weakness BREN, terutama jika ada aksi lanjutan dari Prajogo Pangestu yang akan kembali membawa daya tarik bagi pasar.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Program Pengusaha Muda BRILian 2024 Hadirkan 5 Kategori, Total Hadiah Rp390 Juta

Program Pengusaha Muda BRILian 2024 Hadirkan 5 Kategori, Total Hadiah Rp390 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jokowi Resmikan 22 Jalan Inpres dan 16 Jembatan Callender Hamilton di Jawa Barat, Apa Manfaatnya?

Jokowi Resmikan 22 Jalan Inpres dan 16 Jembatan Callender Hamilton di Jawa Barat, Apa Manfaatnya?

2024-08-30
5 Lirik Lagu Nasional untuk Upacara 17 Agustus, Wujud Semangat Kemerdekaan

5 Lirik Lagu Nasional untuk Upacara 17 Agustus, Wujud Semangat Kemerdekaan

2024-08-10
BTN Sukseskan Pembiayaan 150.000 Rumah Rendah Emisi hingga 2029

BTN Sukseskan Pembiayaan 150.000 Rumah Rendah Emisi hingga 2029

2024-08-30
Berniat Bikin Partai Politik, Anies Bakal Ikuti Jejak Sang Kakek AR Baswedan?

Berniat Bikin Partai Politik, Anies Bakal Ikuti Jejak Sang Kakek AR Baswedan?

2024-08-31
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

2026-03-22
Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

2026-03-22
Harga Emas Pegadaian Kompak Merosot saat Hari Pertama Lebaran 2026

Harga Emas Pegadaian Kompak Merosot saat Hari Pertama Lebaran 2026

2026-03-22
Harga Emas Antam Stabil saat Hari Pertama Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026

Harga Emas Antam Stabil saat Hari Pertama Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026

2026-03-22

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Lebih Murah Usai Tembus Rp 3 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Lebih Murah Usai Tembus Rp 3 Juta

2026-03-22
0
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2026, Anjlok Parah Dalam 2 Hari

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2026, Anjlok Parah Dalam 2 Hari

2026-03-22
0
Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Erick Thohir hingga Ahok Melayat ke Rumah Duka

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Erick Thohir hingga Ahok Melayat ke Rumah Duka

2026-03-22
0
Cek Harga Beras hingga Minyak Goreng di Jakarta Jelang Idul Fitri 1447 H

Cek Harga Beras hingga Minyak Goreng di Jakarta Jelang Idul Fitri 1447 H

2026-03-22
0
3,6 juta Tiket Kereta Terjual di Mudik Lebaran 2026

3,6 juta Tiket Kereta Terjual di Mudik Lebaran 2026

2026-03-22
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

2026-03-22
Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

2026-03-22

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.