• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

    Tertekan Kurs, Pemerintah Beri Subsidi Rp 2.000 per Kg untuk Kedelai Impor

    Tertekan Kurs, Pemerintah Beri Subsidi Rp 2.000 per Kg untuk Kedelai Impor

    Daftar 10 Mobil Terlaris Mei 2026: Ada Pendatang Baru Mengejutkan!

    Daftar 10 Mobil Terlaris Mei 2026: Ada Pendatang Baru Mengejutkan!

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

    Tertekan Kurs, Pemerintah Beri Subsidi Rp 2.000 per Kg untuk Kedelai Impor

    Tertekan Kurs, Pemerintah Beri Subsidi Rp 2.000 per Kg untuk Kedelai Impor

    Daftar 10 Mobil Terlaris Mei 2026: Ada Pendatang Baru Mengejutkan!

    Daftar 10 Mobil Terlaris Mei 2026: Ada Pendatang Baru Mengejutkan!

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-14
0

Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

wmhg.org – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke level 7.500, tepatnya di 7.520,60 usai berbalik turun 3,56% dalam sebulan terakhir. Penurunan IHSG ikut terseret oleh tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar (big cap).

Meski ada penyesuaian, tapi bobot saham-saham big cap tetap dominan terhadap laju IHSG. Adapun, sejumlah saham big cap yang sempat naik belakangan ini sedang melandai. Secara bersamaan, ada beberapa saham big cap yang kinerjanya masih tertinggal (laggards).

Penurunan signifikan dalam sebulan terakhir dialami saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) usai terpental dari indeks Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell. BREN ambles dari level tertinggi di area Rp 11.900, kini berada di Rp 6.500 per saham.

Market cap BREN pun terseret turun ke bawah level Rp 1.000 triliun, tepatnya di Rp 870 triliun. Meski begitu, saham emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini masih kokoh di posisi kedua emiten dengan market cap terbesar di BEI.

Baca Juga: Saham-Saham Big Caps Masih Banyak Dilepas Asing di Akhir Pekan Ini

Saham big cap lain yang melandai dalam sebulan terakhir adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Di sisi lain, sejumlah saham di jajaran Top 10 market cap masih berada di posisi laggard secara year to date.

Mereka adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Astra International Tbk (ASII). Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada mengamati posisi market cap emiten tidak hanya dipengaruhi oleh faktor fundamental, melainkan juga terpengaruh oleh persepsi investor atau psikologis pelaku pasar.

Dus, pergerakan saham-saham big cap secara umum sensitif terhadap dinamika pasar. Jadi, ketika kondisi atau sentimen yang ada mengarah ke positif, maka saham-saham big cap akan diburu karena sifatnya sebagai leading stocks. Begitu juga sebaliknya, kata Reza kepada Kontan.co.id, Minggu (13/10).

Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus menambahkan, arus dana dari investor asing juga mempengaruhi saham-saham big cap. Aliran dana keluar (capital outflow) cukup deras. Terutama sejak muncul sentimen dari stimulus ekonomi di China, yang menarik inflow ke pasar Negeri Panda tersebut.

Faktor lain yang menekan saham big cap adalah aksi profit taking. Pasca sejumlah saham big cap mendaki dan IHSG mencapai rekor tertinggi (all time high). Kemudian, ada sikap wait and see dari pelaku pasar menjelang transisi pemerintahan, dimana presiden baru akan dilantik 20 Oktober mendatang.

Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi mengamini, pelantikan presiden baru dan penyusunan kabinetnya bakal menjadi faktor penting yang menentukan sikap para investor. Dari faktor eksternal, ada sentimen ketidakpastian global terkait tensi geopolitik di Timur Tengah serta arah pemangkasan suku bunga acuan, terutama kebijakan The Fed berikutnya.

Audi melihat peluang saham big cap akan kembali menarik pasca pelonggaran kebijakan moneter. Terlebih, jika The Fed melakukan pemangkasan suku bunga sesuai target hingga akhir tahun yang akan kembali mendorong capital inflow. 

Sentimen lain yang berpeluang mendorong laju saham big cap adalah antisipasi pelaku pasar terhadap musim rilis laporan keuangan kuartal III-2024. Kami memperkirakan kinerja big caps yang masih tumbuh positif akan menjadi pendorong laju dan inflow asing kembali, imbuh Audi.

Peluang Buy on Weakness

Senior Research Analyst Lotus Andalan Sekuritas Fath Aliansyah sepakat, musim rilis laporan keuangan akan menjadi sentimen pendongkrak bagi saham big cap. Khususnya bagi emiten yang kinerjanya berpeluang tumbuh, atau masih punya prospek menarik hingga tutup tahun 2024.

Dus, koreksi pada sejumlah saham big cap bisa menjadi peluang untuk mengoleksi secara selektif dan bertahap. Di antara big cap yang masih laggards, Fath melirik saham BBRI dan ASII.

Baca Juga: Pekan lalu Menguat 0,33%, Simak Proyeksi IHSG untuk Senin (14/10)

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto menyoroti posisi jual bersih (net sell) investor asing efek dari stimulus ekonomi China masih akan menjadi sentimen penekan. William menaksir potensi pelemahan saham big cap masih ada, tapi diperkirakan sudah cenderung terbatas.

Dus, posisi saham big cap saat ini justru menarik untuk menerapkan strategi buy on weakness. William menyematkan rekomendasi buy untuk saham BBRI, TLKM dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Kemudian, wait and see terhadap saham BREN dan AMMN.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih turut memprediksi sejumlah saham big cap berpotensi mengalami rebound. Ratih melihat sektor perbankan sebagai pilihan menarik, dengan katalis menjelang rilis kinerja keuangan dan rencana insentif di sektor properti.

Sektor lain yang layak dicermati adalah big cap di sektor barang baku, khususnya tambang mineral-logam serta sektor properti. Di antara barisan saham big cap, Ratih menjagokan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target harga pada resistance Rp 7.300.

Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Pekan Depan

Reza turut menjagokan big cap perbankan dengan pilihan pada saham BBRI, BBNI dan BMRI. Sementara Audi menyarankan buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), BMRI, BBRI dan TLKM, dengan target harga masing-masing di Rp 11.150, Rp 7.200, Rp 5.900 dan Rp 3.750.

Daniel juga melihat peluang buy on weakness pada saham big cap berbankan yakni BBRI dan BMRI. Rekomendasi lainnya adalah buy on weakness BREN, terutama jika ada aksi lanjutan dari Prajogo Pangestu yang akan kembali membawa daya tarik bagi pasar.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Program Pengusaha Muda BRILian 2024 Hadirkan 5 Kategori, Total Hadiah Rp390 Juta

Program Pengusaha Muda BRILian 2024 Hadirkan 5 Kategori, Total Hadiah Rp390 Juta

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Netanyahu Menyesal Serangan 7 Oktober Terjadi

Netanyahu Menyesal Serangan 7 Oktober Terjadi

2024-08-08
DPR Rapat Persiapan Uji Kelayakan Capim KPK

DPR Rapat Persiapan Uji Kelayakan Capim KPK

2024-11-15
Dividen Saham Ini Di Atas Bunga Deposito, Catat Jadwal Pembayaran Dividen Interimnya

Dividen Saham Ini Di Atas Bunga Deposito, Catat Jadwal Pembayaran Dividen Interimnya

2024-08-06
IHSG Dibuka Anjlok Lebih 1% ke 7.207,03 pada Senin (5/8), Ikut Jejak Bursa Regional

IHSG Dibuka Anjlok Lebih 1% ke 7.207,03 pada Senin (5/8), Ikut Jejak Bursa Regional

2024-08-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Awal Oktober 2026

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Awal Oktober 2026

2026-10-02
Harga Emas Antam Turun Rp 14.000 di Awal Oktober 2026

Harga Emas Antam Turun Rp 14.000 di Awal Oktober 2026

2026-10-02
BPS: Inflasi Tahunan September 3,28%, Dipicu Pangan dan Emas

BPS: Inflasi Tahunan September 3,28%, Dipicu Pangan dan Emas

2026-10-02
Harga Emas Pegadaian 1 Oktober 2026, Antam Rp 2,62 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian 1 Oktober 2026, Antam Rp 2,62 Juta per Gram

2026-10-02

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Arthur Hayes Ramal Ethereum Tembus US$ 10.000 Akhir 2026

Arthur Hayes Ramal Ethereum Tembus US$ 10.000 Akhir 2026

2026-10-02
0
Harga Kripto 1 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,49 Miliar, HYPE Melonjak

Harga Kripto 1 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,49 Miliar, HYPE Melonjak

2026-10-02
0
Bitget Pulihkan Operasional Usai Diretas, Dana Perlindungan Sentuh Rp 5,53 Triliun

Bitget Pulihkan Operasional Usai Diretas, Dana Perlindungan Sentuh Rp 5,53 Triliun

2026-10-02
0
Dompet Kripto MetaMask Alami Insiden Keamanan, Dana Pengguna Tak Terdampak

Dompet Kripto MetaMask Alami Insiden Keamanan, Dana Pengguna Tak Terdampak

2026-10-02
0
Harga Zcash Terus Kejar Bitcoin, Seberapa Besar Potensinya?

Harga Zcash Terus Kejar Bitcoin, Seberapa Besar Potensinya?

2026-10-02
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Awal Oktober 2026

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Awal Oktober 2026

2026-10-02
Harga Emas Antam Turun Rp 14.000 di Awal Oktober 2026

Harga Emas Antam Turun Rp 14.000 di Awal Oktober 2026

2026-10-02

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.