• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Produksi Minyak Hingga Juli di Bawah Target APBN, Baru Capai 578.156 Barel per Hari

    Produksi Minyak Hingga Juli di Bawah Target APBN, Baru Capai 578.156 Barel per Hari

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Produksi Minyak Hingga Juli di Bawah Target APBN, Baru Capai 578.156 Barel per Hari

    Produksi Minyak Hingga Juli di Bawah Target APBN, Baru Capai 578.156 Barel per Hari

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-14
0

Saham Big Cap Berpotensi Menguat Setelah Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham Berikut

wmhg.org – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke level 7.500, tepatnya di 7.520,60 usai berbalik turun 3,56% dalam sebulan terakhir. Penurunan IHSG ikut terseret oleh tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar (big cap).

Meski ada penyesuaian, tapi bobot saham-saham big cap tetap dominan terhadap laju IHSG. Adapun, sejumlah saham big cap yang sempat naik belakangan ini sedang melandai. Secara bersamaan, ada beberapa saham big cap yang kinerjanya masih tertinggal (laggards).

Penurunan signifikan dalam sebulan terakhir dialami saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) usai terpental dari indeks Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell. BREN ambles dari level tertinggi di area Rp 11.900, kini berada di Rp 6.500 per saham.

Market cap BREN pun terseret turun ke bawah level Rp 1.000 triliun, tepatnya di Rp 870 triliun. Meski begitu, saham emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini masih kokoh di posisi kedua emiten dengan market cap terbesar di BEI.

Baca Juga: Saham-Saham Big Caps Masih Banyak Dilepas Asing di Akhir Pekan Ini

Saham big cap lain yang melandai dalam sebulan terakhir adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Di sisi lain, sejumlah saham di jajaran Top 10 market cap masih berada di posisi laggard secara year to date.

Mereka adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Astra International Tbk (ASII). Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada mengamati posisi market cap emiten tidak hanya dipengaruhi oleh faktor fundamental, melainkan juga terpengaruh oleh persepsi investor atau psikologis pelaku pasar.

Dus, pergerakan saham-saham big cap secara umum sensitif terhadap dinamika pasar. Jadi, ketika kondisi atau sentimen yang ada mengarah ke positif, maka saham-saham big cap akan diburu karena sifatnya sebagai leading stocks. Begitu juga sebaliknya, kata Reza kepada Kontan.co.id, Minggu (13/10).

Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus menambahkan, arus dana dari investor asing juga mempengaruhi saham-saham big cap. Aliran dana keluar (capital outflow) cukup deras. Terutama sejak muncul sentimen dari stimulus ekonomi di China, yang menarik inflow ke pasar Negeri Panda tersebut.

Faktor lain yang menekan saham big cap adalah aksi profit taking. Pasca sejumlah saham big cap mendaki dan IHSG mencapai rekor tertinggi (all time high). Kemudian, ada sikap wait and see dari pelaku pasar menjelang transisi pemerintahan, dimana presiden baru akan dilantik 20 Oktober mendatang.

Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi mengamini, pelantikan presiden baru dan penyusunan kabinetnya bakal menjadi faktor penting yang menentukan sikap para investor. Dari faktor eksternal, ada sentimen ketidakpastian global terkait tensi geopolitik di Timur Tengah serta arah pemangkasan suku bunga acuan, terutama kebijakan The Fed berikutnya.

Audi melihat peluang saham big cap akan kembali menarik pasca pelonggaran kebijakan moneter. Terlebih, jika The Fed melakukan pemangkasan suku bunga sesuai target hingga akhir tahun yang akan kembali mendorong capital inflow. 

Sentimen lain yang berpeluang mendorong laju saham big cap adalah antisipasi pelaku pasar terhadap musim rilis laporan keuangan kuartal III-2024. Kami memperkirakan kinerja big caps yang masih tumbuh positif akan menjadi pendorong laju dan inflow asing kembali, imbuh Audi.

Peluang Buy on Weakness

Senior Research Analyst Lotus Andalan Sekuritas Fath Aliansyah sepakat, musim rilis laporan keuangan akan menjadi sentimen pendongkrak bagi saham big cap. Khususnya bagi emiten yang kinerjanya berpeluang tumbuh, atau masih punya prospek menarik hingga tutup tahun 2024.

Dus, koreksi pada sejumlah saham big cap bisa menjadi peluang untuk mengoleksi secara selektif dan bertahap. Di antara big cap yang masih laggards, Fath melirik saham BBRI dan ASII.

Baca Juga: Pekan lalu Menguat 0,33%, Simak Proyeksi IHSG untuk Senin (14/10)

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto menyoroti posisi jual bersih (net sell) investor asing efek dari stimulus ekonomi China masih akan menjadi sentimen penekan. William menaksir potensi pelemahan saham big cap masih ada, tapi diperkirakan sudah cenderung terbatas.

Dus, posisi saham big cap saat ini justru menarik untuk menerapkan strategi buy on weakness. William menyematkan rekomendasi buy untuk saham BBRI, TLKM dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Kemudian, wait and see terhadap saham BREN dan AMMN.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih turut memprediksi sejumlah saham big cap berpotensi mengalami rebound. Ratih melihat sektor perbankan sebagai pilihan menarik, dengan katalis menjelang rilis kinerja keuangan dan rencana insentif di sektor properti.

Sektor lain yang layak dicermati adalah big cap di sektor barang baku, khususnya tambang mineral-logam serta sektor properti. Di antara barisan saham big cap, Ratih menjagokan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target harga pada resistance Rp 7.300.

Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Pekan Depan

Reza turut menjagokan big cap perbankan dengan pilihan pada saham BBRI, BBNI dan BMRI. Sementara Audi menyarankan buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), BMRI, BBRI dan TLKM, dengan target harga masing-masing di Rp 11.150, Rp 7.200, Rp 5.900 dan Rp 3.750.

Daniel juga melihat peluang buy on weakness pada saham big cap berbankan yakni BBRI dan BMRI. Rekomendasi lainnya adalah buy on weakness BREN, terutama jika ada aksi lanjutan dari Prajogo Pangestu yang akan kembali membawa daya tarik bagi pasar.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Program Pengusaha Muda BRILian 2024 Hadirkan 5 Kategori, Total Hadiah Rp390 Juta

Program Pengusaha Muda BRILian 2024 Hadirkan 5 Kategori, Total Hadiah Rp390 Juta

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Inflasi Jakarta Terendah di Jawa dan Bali, Pramono Ungkap Rahasianya

Inflasi Jakarta Terendah di Jawa dan Bali, Pramono Ungkap Rahasianya

2026-10-13
Said Iqbal Usulkan Upah Minimum 2027 Naik Hingga 9,5%

Said Iqbal Usulkan Upah Minimum 2027 Naik Hingga 9,5%

2026-10-14
Trade Expo Indonesia ke-41, Kemendag Fasilitasi 168 MoU Senilai Rp 235 Triliun

Trade Expo Indonesia ke-41, Kemendag Fasilitasi 168 MoU Senilai Rp 235 Triliun

2026-10-15
Inflasi Medis Melejit, Penyesuaian Premi Asuransi Kesehatan Diakui Berlanjut

Inflasi Medis Melejit, Penyesuaian Premi Asuransi Kesehatan Diakui Berlanjut

2026-10-16
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Turun Sepekan, Investor Waspada Kenaikan Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Turun Sepekan, Investor Waspada Kenaikan Bunga The Fed

2026-10-18
Makin Mahal, Harga Emas Antam 17 Oktober 2026 Naik Rp 7.000

Makin Mahal, Harga Emas Antam 17 Oktober 2026 Naik Rp 7.000

2026-10-18
Harga Emas Pegadaian Terbaru: Antam Rp 2,61 Juta, UBS dan Galeri24 Segini

Harga Emas Pegadaian Terbaru: Antam Rp 2,61 Juta, UBS dan Galeri24 Segini

2026-10-18
Penerbangan Terganggu Akibat Bencana, Apa yang Perlu Disiapkan Wisatawan?

Penerbangan Terganggu Akibat Bencana, Apa yang Perlu Disiapkan Wisatawan?

2026-10-18

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Rusia Larang Transaksi Kripto P2P, Berlaku 1 Juli 2027

Rusia Larang Transaksi Kripto P2P, Berlaku 1 Juli 2027

2026-10-18
0
Harga Kripto 17 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Melemah, Zcash Anjlok

Harga Kripto 17 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Melemah, Zcash Anjlok

2026-10-18
0
Tiga Bank Terbesar Jepang Rampungkan Uji Coba Stablecoin Yen

Tiga Bank Terbesar Jepang Rampungkan Uji Coba Stablecoin Yen

2026-10-18
0
Gulf Bank Luncurkan Layanan Penukaran Stablecoin untuk Nasabah Ritel Singapura

Gulf Bank Luncurkan Layanan Penukaran Stablecoin untuk Nasabah Ritel Singapura

2026-10-18
0
Kraken Perluas Bisnis di Eropa, Akuisisi Bank untuk Kembangkan Layanan Keuangan

Kraken Perluas Bisnis di Eropa, Akuisisi Bank untuk Kembangkan Layanan Keuangan

2026-10-18
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Turun Sepekan, Investor Waspada Kenaikan Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Turun Sepekan, Investor Waspada Kenaikan Bunga The Fed

2026-10-18
Makin Mahal, Harga Emas Antam 17 Oktober 2026 Naik Rp 7.000

Makin Mahal, Harga Emas Antam 17 Oktober 2026 Naik Rp 7.000

2026-10-18

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.