• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Agustus 29, 2025
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Penjualan Naik, Hatten Bali (WINE) Optimistis Raup Rp 324 Miliar pada 2025

    Penjualan Naik, Hatten Bali (WINE) Optimistis Raup Rp 324 Miliar pada 2025

    Cek Strategi Bisnis & Ekspansi Spindo (ISSP) Pasca Cetak Laba Rp 213,36 Miliar

    Cek Strategi Bisnis & Ekspansi Spindo (ISSP) Pasca Cetak Laba Rp 213,36 Miliar

    TBS Energi Utama (TOBA) Bidik Aset Pengolahan Limbah di Asia Tenggara untuk Diakusisi

    TBS Energi Utama (TOBA) Bidik Aset Pengolahan Limbah di Asia Tenggara untuk Diakusisi

    Investasi Nikel Turun di Tengah Pengurangan Produksi Smelter Nikel China

    Investasi Nikel Turun di Tengah Pengurangan Produksi Smelter Nikel China

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Penjualan Naik, Hatten Bali (WINE) Optimistis Raup Rp 324 Miliar pada 2025

    Penjualan Naik, Hatten Bali (WINE) Optimistis Raup Rp 324 Miliar pada 2025

    Cek Strategi Bisnis & Ekspansi Spindo (ISSP) Pasca Cetak Laba Rp 213,36 Miliar

    Cek Strategi Bisnis & Ekspansi Spindo (ISSP) Pasca Cetak Laba Rp 213,36 Miliar

    TBS Energi Utama (TOBA) Bidik Aset Pengolahan Limbah di Asia Tenggara untuk Diakusisi

    TBS Energi Utama (TOBA) Bidik Aset Pengolahan Limbah di Asia Tenggara untuk Diakusisi

    Investasi Nikel Turun di Tengah Pengurangan Produksi Smelter Nikel China

    Investasi Nikel Turun di Tengah Pengurangan Produksi Smelter Nikel China

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Rupiah Menguat Pekan Ini Didorong Sikap Donald Trump yang Lebih Lunak

Rupiah Menguat Pekan Ini Didorong Sikap Donald Trump yang Lebih Lunak

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-24
0

Rupiah Menguat Pekan Ini Didorong Sikap Donald Trump yang Lebih Lunak

wmhg.org – JAKARTA. Mata uang rupiah menguat pada perdagangan pekan ini. Rupiah tercatat terapresiasi saat indeks dolar tertekan oleh sikap  Presiden Amerika Serikat (AS)  Donald Trump yang tidak begitu agresif seperti perkiraan.

Mengutip Bloomberg, Jumat (24/1), Rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 16.171 per dolar AS. Secara mingguan, rupiah menguat 1,27% daripada posisi akhir pekan lalu di Rp 16.380 per dolar AS. Secara harian, rupiah spot menguat 0,69% daripada posisi kemarin di Rp 16.283 per dolar AS.

Sedangkan, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup pada level Rp 16.200 per dolar AS. Secara mingguan, rupiah menguat sekitar 1,05% daripada posisi Rp 16.373 per dolar AS. Secara harian, rupiah menguat 0,46% daripada posisi kemarin Rp 16.276 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mencermati, nilai tukar rupiah menguat pekan ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) didukung oleh berbagai sentimen, baik dari domestik dan eksternal.

Dari internal, revisi PP Devisa Hasil Ekspor (DHE) 100% untuk periode 1 tahun yang dimulai 1 Maret 2025 telah menjadi pendukung bagi rupiah. Sebab, revisi PP DHE diharapkan bisa meningkatkan cadangan devisa secara drastis.

Dari eksternal, faktor yang mendukung rupiah utamanya berasal dari sikap Donald Trump yang lebih lunak pada China. Presiden AS ke-47 tersebut lebih mengharapkan kesepakatan perdagangan daripada tarif.

‘’Dolar AS sendiri juga melemah oleh pernyataan Trump yang menginginkan suku bunga AS segera diturunkan,’’ ujar Lukman saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (24/1).

Senior Economist KB Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana mengatakan bahwa penguatan rupiah pekan ini lebih dipengaruhi oleh indeks dolar yang melemah. Hal itu menyusul sikap Donald Trump yang tidak seagresif sesuai perkiraan.

Dalam pidato pelantikannya, Senin (20/1), Trump tidak memberlakukan tarif impor pada hari pertama ia menjabat seperti yang ditegaskan sebelumnya. Trump akan menerapkan tarif impor pada Kanada dan Meksiko sebesar 25% mulai 1 Februari 2025.

Spesifik ke China, Trump memberlakukan tarif impor hanya sebesar 10%. Besaran tarif tersebut jauh lebih rendah daripada ancaman sebelumnya sebesar 60%.

‘’Data domestik kita sendiri tidak cukup baik, apalagi rupiah terdepresiasi usai Bank Indonesia (BI) tahan suku bunga. Namun indeks dolar yang turun telah membuat rupiah naik,’’ jelas Fikri saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (24/1).

Di perdagangan pekan depan, Fikri memperkirakan, rupiah kemungkinan akan bergerak datar. Perdagangan akan sepi karena libur nasional selama tiga hari dari awal pekan, kemudian investor menantikan hasil pertemuan FOMC di tanggal 30 Januari 2025.

Namun patut diwaspadai keputusan Bank of Japan (BoJ) menahan suku bunga acuan 25 bps ke level 0,5% di akhir pekan ini, Jumat (24/1). Aliran dana investasi berpotensi masuk kembali ke Jepang, yang dapat mengurangi kontribusi dana asing sebagai pendukung rupiah.

Di samping itu, lanjut Fikri, Trump akan memulai tarif impor perdagangan ke China, Meksiko, Kanada mulai 1 Februari 2025. Pasar juga mengkhawatirkan Trump mungkin masih mengincar negara lain terkait penerapan tarif impor.

Lukman menambahkan, perlu diantisipasi adanya data-data ekonomi penting akan dirilis pekan depan. Mulai dari manufaktur China, data PDB kuartal IV-2024 AS, data inflasi PCE AS, serta pertemuan FOMC The Fed. Sedangkan, tidak ada data ekonomi penting dari Indonesia di pekan depan.

Lukman memproyeksi, Rupiah akan bergerak di rentang Rp 16.000 – Rp 16.300 di perdagangan pekan depan. Sedangkan, Fikri memperkirakan Rupiah akan bergerak di rentang Rp 16.100 – Rp 16.300 per dolar AS di pekan depan.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Heboh Video Call Prabowo-Megawati, KPK: Tak Terkait Kasus Hasto

Heboh Video Call Prabowo-Megawati, KPK: Tak Terkait Kasus Hasto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Emiten Grup Salim ICBP Bakal Raup Berkah dari Kesepakatan Baru Tarif Trump

Emiten Grup Salim ICBP Bakal Raup Berkah dari Kesepakatan Baru Tarif Trump

2025-08-29
Gara-gara Ini, OJK Minta Industri Asuransi Harus Waspada

Gara-gara Ini, OJK Minta Industri Asuransi Harus Waspada

2025-08-29
Dana Triliunan Konglomerat Bisa Pulang Lewat Patriot Bond

Dana Triliunan Konglomerat Bisa Pulang Lewat Patriot Bond

2025-08-29
15 Provinsi Punya Lokasi PSK Terbanyak Versi BPS, Jawa Barat Juaranya

15 Provinsi Punya Lokasi PSK Terbanyak Versi BPS, Jawa Barat Juaranya

2025-02-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

2025-08-29
Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

2025-08-29
Antisipasi Demo Buruh Hari Ini di DPR, 4 Stasiun KRL Dijaga Ketat

Antisipasi Demo Buruh Hari Ini di DPR, 4 Stasiun KRL Dijaga Ketat

2025-08-29
Demo Buruh Hari Ini di Depan Istana Tiba-Tiba Batal, Ada Apa?

Demo Buruh Hari Ini di Depan Istana Tiba-Tiba Batal, Ada Apa?

2025-08-29

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

2025-08-29
0
Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

2025-08-29
0
Antisipasi Demo Buruh Hari Ini di DPR, 4 Stasiun KRL Dijaga Ketat

Antisipasi Demo Buruh Hari Ini di DPR, 4 Stasiun KRL Dijaga Ketat

2025-08-29
0
Demo Buruh Hari Ini di Depan Istana Tiba-Tiba Batal, Ada Apa?

Demo Buruh Hari Ini di Depan Istana Tiba-Tiba Batal, Ada Apa?

2025-08-29
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Agustus 2025: Antam, UBS dan Galeri24 Makin Mahal

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Agustus 2025: Antam, UBS dan Galeri24 Makin Mahal

2025-08-29
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News
  • Tak Berkategori

Berita Terbaru

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

2025-08-29
Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

2025-08-29

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.