Jakarta – Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Senin, turun 22 poin atau 0,13 persen ke level Rp 17.002 per dolar AS. Posisi ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.980 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah salah satunya dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pasar saat ini masih mencermati potensi eskalasi konflik yang semakin meluas.
BACA JUGA:Update Kurs Dolar Hari Ini 30 Maret 2026: Rupiah Nyaris Rp 17.000
BACA JUGA:Kurs Dolar AS di Bank Besar saat Sentimen Geopolitik Masih Membayangi
BACA JUGA:Rupiah Dekati 17.000 terhadap Dolar AS Hari Ini 27 Maret 2026
“Pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi perang Iran setelah kelompok Houthi yang berbasis di Yaman menyerang Israel pada akhir pekan lalu. Kelompok Houthi dapat membuka front baru dalam perang, mengingat mereka memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan di Laut Merah,” ujarnya dikutip dari Antara, Senin (30/302026).
Ketegangan meningkat setelah kelompok Houthi dilaporkan kembali meluncurkan serangan rudal ke Israel. Kelompok tersebut menyatakan akan terus melakukan serangan hingga Israel menghentikan agresinya terhadap Iran dan Lebanon.
Pemimpin Houthi, Abdul-Malik al-Houthi, juga menegaskan dukungan terhadap Iran dalam menghadapi tekanan dari Amerika Serikat dan Israel.
Situasi ini memicu kekhawatiran pasar global karena berpotensi memperluas konflik di kawasan strategis, termasuk jalur perdagangan penting seperti Laut Merah.
/2024/01/10/1175600077.jpg)
/2026/01/14/1753234005.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
/2016/10/07/1683647833.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541636/original/081632100_1774874847-3301f0a8-f092-4641-84d6-9914f33c0643.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156439/original/081310900_1663062668-Emas3.jpg)
/2024/02/28/568105007.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337099/original/045821000_1609328706-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4226120/original/052852800_1668423876-Mark_Cuban_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)