Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sejak November 2024 hingga 28 Desember 2025 terdapat 411.055 laporan yang diterima Indonesia Anti Scam Center (IASC).
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 218.665 laporan disampaikan kepada pelaku usaha jasa keuangan, sementara 192.390 laporan masuk langsung ke IASC.
BACA JUGA:OJK Catat Kinerja Keuangan Syariah Menguat Sepanjang 2025
BACA JUGA:Direksi BEI akan Berganti, OJK Tekankan Penguatan Pasar Modal Nasional
BACA JUGA:IHSG Berpotensi Sentuh 10.000 pada 2026, OJK Sebut Dua Syaratnya
Berdasarkan aduan yang diterima, tercatat 681.890 rekening telah terverifikasi berkaitan dengan kasus tersebut, dengan 127.047 rekening di antaranya telah dilakukan pemblokiran.
“Sejauh ini total kerugian dana yang telah dilaporkan sebesar Rp 9 triliun rupiah dan total dana korban yang sudah berhasil diblokir sebesar Rp 402,5 miliar,” ujar Friderica dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Desember 2025, Jumat (9/1/2026).
Selain itu, sepanjang 2025 hingga 28 Desember, OJK juga mencatat terdapat 536.267 layanan yang berkaitan dengan pengaduan konsumen serta upaya pemberantasan aktivitas keuangan ilegal.
OJK mencatat 56.620 pengaduan yang berkaitan langsung dengan sektor jasa keuangan. Rinciannya, 21.886 pengaduan berasal dari sektor fintech, 20.972 dari perbankan, 11.309 dari perusahaan multifinance, serta 1.619 pengaduan terkait sektor asuransi.
Dari seluruh pengaduan tersebut, sebanyak 96,5% telah diselesaikan melalui mekanisme internal dispute, sementara 3,5% lainnya masih dalam proses penyelesaian.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3233958/original/005284500_1599717943-20200910-Jakarta-Tarik-Rem-Darurat_-Ganjil-Genap-Ditiadakan-dan-Transportasi-Umum-Dibatasi-3.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)