Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menegaskan pentingnya kewaspadaan nasabah di tengah meningkatnya risiko kejahatan siber seiring pesatnya digitalisasi layanan perbankan.
Direktur BCA, Hendra Tanumihardja, mengatakan perkembangan teknologi juga dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencari celah melakukan penipuan. Karena itu, edukasi kepada nasabah disebut harus dilakukan secara berkelanjutan.
BACA JUGA:BBTN Himpun DPK Rp 22,8 Triliun Lewat Cara Ini
BACA JUGA:BTPN Syariah Kantongi Laba Bersih Rp 1,2 triliun di 2025
BACA JUGA:Ocean by BCA Diluncurkan, All in One Platform Terintegrasi Permudah Pebisnis
“Digitalisasi tentu fraudster-fraudster juga semakin melihat setiap celah yang memungkinkan. Edukasi rutin kami lakukan namun rasanya itu, itu harus maraton ya. Edukasi itu harus maraton, tidak pernah bisa berhenti,” ujar Hendra dalam konferensi pers, peluncuran Ocean by BCA, Rabu (11/2/2026).
Ia mengingatkan nasabah, termasuk pengguna KlikBCA Bisnis maupun platform digital lain seperti Ocean by BCA, agar tidak mudah merespons pesan atau tautan yang mencurigakan. Jika ragu, nasabah disarankan melakukan verifikasi langsung melalui kanal resmi BCA seperti Halo BCA.
Selain itu, BCA terus mengingatkan agar nasabah berhati-hati terhadap berbagai modus phishing yang kerap memanfaatkan sisi psikologis korban. Dalam praktiknya, pelaku kerap mendorong nasabah untuk memberikan data-data penting yang bersifat rahasia.
Hendra menekankan pentingnya disiplin menjaga kerahasiaan data perbankan. “Jangan pernah sembarangan sharing data tersebut, karena pada dasarnya bank dalam hal ini Bank BCA tidak pernah meminta data-data tersebut dari nasabah. Kalau diminta itu artinya memang masih penipuan,” tegasnya.
/2025/12/04/1281030887.jpg)
/2025/10/29/865650798.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/12/15/1325170386.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)

/2024/09/05/1607807087.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5139939/original/076629500_1740130101-IMG-20250221-WA0002.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4898437/original/015266300_1721643866-965ec85f-ffdc-4ba4-83ff-1fa9c30e62eb.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5498860/original/065344600_1770723530-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_18.37.15__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497419/original/068689300_1770627953-Mensesneg_Prasetyo.jpg)