Jakarta – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah melemah tipis pada awal perdagangan pekan ini, seiring membaiknya sentimen pasar global yang mendorong penguatan mata uang negara berkembang.
Pada pembukaan perdagangan, Senin (9/2/2026), rupiah tercatat menguat 4 poin atau sekitar 0,02 persen ke posisi Rp 16.872 per dolar AS. Sebelumnya, kurs dolar berada di level Rp 16.876 per dolar AS.
BACA JUGA:Kurs Rupiah Hari Ini Jumat 6 Februari 2026, Ditutup Loyo Sambut Akhir Pekan
BACA JUGA:Moody\’s Turunkan Outlook RI, Ekonom Soroti Dampaknya ke IHSG dan Arus Modal Asing
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen risk-on global yang kembali mendominasi pasar keuangan.
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on global,” kata Lukman dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, sentimen tersebut berasal dari pergerakan pasar saham global yang cenderung mengikuti arah bursa Amerika Serikat. Dalam beberapa hari terakhir, Wall Street mencatatkan rebound setelah mengalami tekanan.
Kondisi tersebut memicu aksi bargain hunting atau perburuan harga murah, terutama pada saham-saham sektor teknologi yang sebelumnya terkoreksi cukup dalam. Sentimen ini turut menekan pergerakan kurs dolar AS di pasar global.
/2026/01/18/529366547.jpg)
/2025/12/04/352600800.jpg)
/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2022/01/03/1388838796.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496862/original/007104500_1770607401-8b832570-2b6d-4182-b799-d0ed1439fefc.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546920/original/007282100_1775386332-IMG_0329.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546599/original/026506000_1775355291-IMG_0325.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1187572/original/096023600_1459353088-20160330--PLTP-Lahendong--Sulawesi-Utara--Faizal-Fanani-03.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525772/original/075237500_1773063271-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3271756/original/069996900_1603102551-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4565723/original/073347600_1693995925-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5316515/original/042841400_1755239943-75f7e08d-f76d-4ddf-8e0a-bbb7c662c9e9.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546446/original/094076500_1775302490-95ca3f9e-040c-4dce-8784-35628c514d5c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)