Jakarta – Harga emas di pasar spot naik mencapai rekor tertinggi baru pada perdagangan Kamis, (29/1/2026). Kenaikan harga emas terjadi setelah the Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral Amerika Serikat (AS) mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5%-3,75%. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di pasar domestik?
Mengutip CNBC, harga emas batangan naik lebih dari 3% dan menembus USD 5.500 per ounce untuk pertama kali.
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Januari 2026: Fluktuasi dan Perbandingan Antar Penyedia
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Januari 2026: Raja Emas dan Laku Emas Makin Kinclong!
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 Januari 2026: 9 hingga 24 Karat Sentuh Level Segini
Harga emas naik 2,6% menjadi USD 5.538,69 per ounce pada pukul 03.49 GMT, setelah sentuh rekor tertinggi USD 5.591,61.
“Meningkatnya utang AS dan ketidakpastian yang ditimbulkan oleh tanda-tanda bahwa sistem perdagangan global terpecah menjadi blok-blok regional, bukan model yang berpusat pada AS (mendorong investor untuk berbondong-bondong membeli emas),” kata analis Marex, Edward Meir.
Logam mulia ini melonjak melewati USD 5.000 untuk pertama kalinya dan telah naik lebih dari 10 persen sejauh minggu ini, didorong oleh berbagai faktor termasuk permintaan aset aman yang kuat, pembelian yang kuat oleh bank sentral, dan dolar yang lebih lemah.
“Emas bukan lagi sekadar lindung nilai krisis atau lindung nilai inflasi; emas semakin dipandang sebagai aset netral dan andal yang juga memberikan diversifikasi di berbagai rezim makro,” kata analis OCBC dalam sebuah catatan.
Harga emas telah naik lebih dari 27 persen pada 2026 setelah lonjakan 64 persen pada 2025.
Meskipun sifat parabolik dari reli tersebut menunjukkan bahwa penurunan harga tidak akan lama lagi, fundamental yang mendasarinya diperkirakan akan tetap mendukung sepanjang tahun 2026, sehingga setiap penurunan harga menjadi peluang pembelian yang menarik, kata analis pasar IG, Tony Sycamore.
Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Laku Emas dan Raja Emas pada Kamis pekan ini?
/2023/02/25/321248679.jpg)
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486233/original/062057000_1769580738-Bakti_GoTo_untuk_Negeri_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487908/original/019378300_1769683532-38ad1699-a169-4193-9e6f-b7734c88ab34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1338349/original/016327000_1473147933-673x373.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487478/original/021081700_1769666416-1000219659.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360697/original/082788100_1758719568-183357.jpg)