Jakarta – Harga emas bertahan stabil di atas USD 5.180 per ounce pada perdagangan Kamis, (26/2/2026). Pergerakan harga emas dunia memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya dan berada di dekat level tertinggi hampir empat minggu. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di pasar domestik?
Mengutip tradingeconomics, Kamis (26/3/2026), harga emas menguat seiring pasar mempertimbangkan ketegangan geopolitik dan ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS).
BACA JUGA:Simpanan Emas BRI Group Melejit 65,5%, Tembus 17,1 Ton Sepanjang 2025
BACA JUGA:Harga Emas Hari Ini Menguat, Analis Proyeksikan Tembus USD 5.250
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 26 Februari 2026 Lebih Mahal Rp 16.000, Cek Rinciannya di Sini
Peningkatan jumlah pasukan AS di Timur Tengah membuat investor waspada menjelang pembicaran nuklir di Jenewa, sementara AS meningkatkan tekanan pada Iran dengan menjatuhkan sanksi kepada entias yang terlibat dalam ekspor minyak dan senjata.
Pada saat yang sama, pemerintahan Trump berupaya mempertahankan strategi tarif globalnya, yang menimbulkan kekhawatiran di antara mitra dagang. Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer mengatakan presiden berencana untuk menaikkan tarif menjadi 15% jika sesuai, setelah pungutan 10% yang berlaku setelah Mahkamah Agung membatalkan tarif timbal balik sebelumnya.
Di bidang kebijakan moneter, kekhawatiran inflasi yang terus-menerus mendorong para pedagang untuk menunda ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (the Fed) berikutnya hingga September.
Seiring hal itu, bagaimana pergerakan harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Kamis, (26/2/2026):
/2025/12/18/10805066.jpg)
/2025/07/28/1502015438.jpg)
/2022/01/22/1441312336.jpg)
/2018/09/03/1353338933.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513097/original/021098800_1772002900-AFPI.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513556/original/043391000_1772021482-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_18.43.25.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513895/original/088498100_1772075710-IMG-20260226-WA0008.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5002616/original/058794400_1731407590-20241112-Iklan_BRI-BRI_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474534/original/011666500_1768483069-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_17.47.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1115400/original/015562700_1453179672-20160119-Buruh-Tembakau-AFP2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1937643/original/078623300_1519626900-1.jpg)