Jakarta – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi dan menjadi perhatian utama pelaku pasar global. Lonjakan harga emas terjadi setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
Analis Dupoin Futures Andy Nugraha menjelaskan, pergerakan harga emas atau XAU/USD masih berada dalam fase bullish yang kuat. Kombinasi sentimen fundamental global dan sinyal teknikal mendukung kelanjutan tren kenaikan harga emas dalam jangka pendek.
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Januari 2026: Termahal Sentuh Level Segini
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 29 Januari 2026 Rekor Lagi, Sentuh Rp 3,1 Juta
BACA JUGA:Harga Emas Hari Ini 29 Januari 2026 Sentuh Rekor di USD 5.500
Harga emas melonjak tajam pada sesi perdagangan Amerika Utara setelah The Fed menahan suku bunga acuan sesuai ekspektasi pasar, kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).
Meski demikian, keputusan tersebut tidak diambil secara bulat. Dua anggota Federal Reserve tercatat memberikan suara untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin. Sikap Ketua The Fed Jerome Powell yang cenderung netral dan mempertahankan kebijakan saat ini memberikan ruang bagi emas untuk melanjutkan reli.
Dampaknya, harga emas sempat melesat lebih dari 4 persen dan menyentuh rekor tertinggi di area USD 5.412 per troy ounce. Kenaikan tajam ini mempertegas posisi emas sebagai aset lindung nilai di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.
/2023/02/25/321248679.jpg)
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486233/original/062057000_1769580738-Bakti_GoTo_untuk_Negeri_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487908/original/019378300_1769683532-38ad1699-a169-4193-9e6f-b7734c88ab34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1338349/original/016327000_1473147933-673x373.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487478/original/021081700_1769666416-1000219659.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360697/original/082788100_1758719568-183357.jpg)