Jakarta – Harga emas dunia menguat ke level tertinggi dalam lima minggu pada penutupan perdagangan Kamis. Kenaikan harga emas ini didorong pelemahan dolar AS serta meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah kekhawatiran berlanjut atas independensi Federal Reserve (The Fed).
Mengutip CNBC, Jumat (29/8/2025), harga emas spot naik 0,6% menjadi USD 3.416,14 per ons, menyentuh level tertinggi sejak 23 Juli. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup di USD 3.466,10 per ons.
BACA JUGA:7 Tren Gelang Emas Tali 24 Karat Desain Minimalis yang Lagi Hits 2025
BACA JUGA:Harga Emas Tertahan di USD 3.400, Investor Tunggu Keputusan The Fed
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 28 Agustus 2025, Lebih Mahal Dibanding Kemarin
Baca Juga
-
Perbedaan Gelang Emas 5 Gram 18 Karat dan 24 Karat, Penting Dipahami Supaya Tak Salah Investasi
-
Harga Emas 24 Karat Melonjak di 28 Agustus 2025: Simak Rincian Antam, Pegadaian, hingga Laku Emas
-
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini: Laku Emas dan Raja Emas per 28 Agustus 2025
Indeks dolar turun 0,5%, sehingga membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah bagi investor luar negeri.
pedagang logam independen Tai Wong menjelaskan, harga emas telah menguat perlahan namun stabil selama lebih dari sepekan, sebagian karena meningkatnya kekhawatiran soal independensi The Fed.
Tekanan Trump memicu kekhawatiran bahwa FOMC dapat memangkas suku bunga lebih cepat dan mempertahankannya rendah dalam jangka panjang, yang tentu positif bagi emas,” ujar dia.
Pasar saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga seperempat poin lebih dari 87% pada pertemuan The Fed bulan September.