Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan tren pelemahan yang signifikan pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Mata uang Garuda bergerak melemah sebesar 76 poin atau setara dengan 0,45 persen. Pelemahan ini membawa rupiah menembus level psikologis Rp 17.001 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp 16.925 per dolar AS.
Analis mata uang dari Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap dampak kenaikan harga minyak mentah bagi perekonomian global.
BACA JUGA:Purbaya Jamin Ekonomi RI Baik-Baik Saja Meski Rupiah Rontok dan IHSG Anjlok
BACA JUGA:OJK: Kinerja Perbankan 2026 Diprediksi Tetap Solid Meski Inflasi dan Rupiah Tertekan
BACA JUGA:USD IDR Tembus Rp 17.000, Rupiah Tertekan Lonjakan Harga Minyak Dunia
BACA JUGA:Ratusan Triliun Rupiah Digelontorkan Buat THR ASN, Swasta, hingga Ojek Online
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh sentimen risk off yang memburuk dipicu kenaikan harga minyak mentah yang melewati 100 dolar AS per barel yang dikhawatirkan akan berdampak besar pada perekonomian global dan inflasi,” ujar Lukman dikutip dari Antara, Senin (9/3/2026).
Kondisi ini menjadi sorotan utama di pasar keuangan domestik, mengingat pergerakan nilai tukar mata uang selalu menjadi indikator penting kesehatan ekonomi suatu negara. Fluktuasi ini dapat memengaruhi berbagai sektor, mulai dari perdagangan internasional hingga investasi.
Untuk memberikan gambaran yang komprehensif, artikel ini akan merinci kurs dolar hari ini di beberapa bank besar di Indonesia. Informasi ini sangat relevan bagi pelaku pasar, eksportir, importir, serta masyarakat umum yang ingin memantau nilai tukar mata uang asing.
/2025/05/23/1773589716.jpg)
/2024/05/08/49081693.jpg)
/2021/09/19/1933925616.jpg)
/2025/05/13/879668017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525079/original/059612500_1773031060-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_10.25.06.jpeg)
/2026/01/11/1785258241.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382998/original/053653000_1760612390-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524910/original/088029300_1773024560-a642b33a-2b7a-46dd-b064-2fb0aab29e93.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524919/original/093651200_1773024997-kopi_kenangan_edit.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521456/original/046444200_1772690467-unnamed__73_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2034336/original/042934000_1522123940-Sawit_Jambi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504194/original/061386800_1771227775-PT_Kereta_Api_Indonesia__Persero__mencatat_perjalanan_KA_di_lintas_utara_berangsur_normal-16_Februari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512269/original/047632000_1771936819-1000843403.jpg)