Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mematok target ambisius dalam mendukung akses hunian bagi masyarakat. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan bahwa perseroan menargetkan penyaluran penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) atau sering disebut KUR Perumahan sebesar Rp 8 triliun sepanjang 2026.
Langkah strategis ini merupakan bentuk dukungan nyata BRI terhadap program Asta Cita dan target 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Hery optimistis jaringan luas yang dimiliki BRI mampu menjangkau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) hingga ke pelosok negeri.
BACA JUGA:Satpam Kantor Cabang BRI Raih Rekor Muri Berkat 13 Karya Ilmiah
BACA JUGA:Menteri Maruarar Sirait Yakin BRI Biayai 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026
BACA JUGA:BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah
BACA JUGA:Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Festival Berhadiah Awal 2026 untuk Nasabah BRI
“Target tersebut didukung oleh kekuatan basis nasabah besar serta jaringan layanan BRI yang menjangkau hingga pelosok Indonesia. Dengan begitu, penyaluran KPR subsidi dapat dilakukan secara lebih merata dan efektif, khususnya bagi MBR,” ujar Hery saat ditemui di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Senin (9/2/2026).
Sebagai mitra strategis pemerintah, BRI berkomitmen memperkuat sektor perumahan yang inklusif dan berkelanjutan. Kontribusi BRI sejauh ini pun tergolong dominan di pasar nasional.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, mencatat bahwa realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) secara nasional sepanjang tahun 2026 telah mencapai Rp3.547 triliun*. Dari angka tersebut, BRI menyumbang porsi sebesar 49% atau setara dengan Rp1.774 triliun.
“Realisasi penyaluran KPP secara nasional sepanjang 2026 telah mencapai Rp3.547 triliun,” jelas Sri Haryati dalam kesempatan yang sama.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
/2021/06/25/1023034377.jpg)
/2022/08/17/655909018.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494435/original/015567000_1770289364-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_4.14.56_PM__1_.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)