Jakarta – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai industri pinjaman daring (pindar) kini bukan lagi sekadar alternatif pembiayaan, tetapi telah menjadi bagian penting dari ekosistem keuangan nasional.
Ketua Bidang Hubungan Masyarakat AFPI, Kusyeryansyah, mengatakan selama ini pindar sering diposisikan sebagai opsi cadangan bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan pembiayaan. Namun, sejumlah riset menunjukkan bahwa posisi tersebut telah mengalami perubahan signifikan.
BACA JUGA:Gerakan Gagal Bayar Masih Jadi Tantangan Industri Pindar
BACA JUGA:Gagal Bayar Pinjol Mengintai, Ini Cara Mengatasinya agar Tak Makin Terjerat
BACA JUGA:Gagal Bayar Pinjol? Ini Dampak yang Harus Diantisipasi dan Cara Menghadapinya
“Ini bukan lagi alternatif. Ini sudah menjadi imperatif. Pindar sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, dengan segala dinamikanya,” ujar Kusyeryansyah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa model layanan berbasis digital yang digunakan industri pindar terbukti mampu menjangkau kelompok unbankable dan underserved, yakni masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani oleh lembaga keuangan konvensional.
Dengan dukungan teknologi berbasis aplikasi dan jaringan internet, layanan pindar dapat diakses oleh masyarakat di berbagai wilayah tanpa perlu kehadiran kantor fisik.
“Selama ada internet dan gadget, masyarakat di daerah terpencil pun bisa mengakses layanan ini. Inilah bentuk inklusivitas secara geografis dan waktu, karena layanan tersedia 24 jam sehari, tujuh hari seminggu,” jelasnya.
/2025/10/16/375892851.jpg)
/2025/07/14/152958095.jpg)
/2026/01/06/1043778783.jpg)
/2025/12/04/917036872.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3000972/original/026902200_1576748930-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5196559/original/036587400_1745413932-20250423-Perkotaan-ANG_6.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519556/original/062756300_1772582112-30eb8930-3e63-4d01-8494-8bbe5d1498c2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4343918/original/011952600_1677749769-20230302-Peternakan-Unggas-Flu-Burung-AFP-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519320/original/001297200_1772545720-IMG-20260303-WA0081.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519322/original/003963000_1772545748-PT_Kereta_Api_Logistik__KAI_Logistik__-3_maret_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509479/original/035334100_1771722267-Pejabat_Sementara_Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK__Friderica_Widyasari_Dewi-22_Februari_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519348/original/068398200_1772548669-Direktur_Operasional_dan_Keuangan_PT_SMI__Aradita_Priyanti.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1217808/original/097705600_1461834626-20160428-Jelang-Hari-Buruh_-Presiden-Buruh-Bahas-Pembentukan-Partai-Politik-Antonius-4.jpg)