• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Danantara Sebut Groundbreaking Proyek PLTSa Pertama pada Maret 2026

    Danantara Sebut Groundbreaking Proyek PLTSa Pertama pada Maret 2026

    Menilik Pemangkasan Produksi Nikel dan Dampaknya ke Ekosistem Hilirisasi

    Menilik Pemangkasan Produksi Nikel dan Dampaknya ke Ekosistem Hilirisasi

    Pengusaha Nikel Ungkap Pemangkasan Produksi Nikel 2026 Berisiko Tekan Hilirisasi

    Pengusaha Nikel Ungkap Pemangkasan Produksi Nikel 2026 Berisiko Tekan Hilirisasi

    Produksi Lewati Target, Pendapatan Vale (INCO) Tembus US$ 902 Juta per November 2025

    Produksi Lewati Target, Pendapatan Vale (INCO) Tembus US$ 902 Juta per November 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Danantara Sebut Groundbreaking Proyek PLTSa Pertama pada Maret 2026

    Danantara Sebut Groundbreaking Proyek PLTSa Pertama pada Maret 2026

    Menilik Pemangkasan Produksi Nikel dan Dampaknya ke Ekosistem Hilirisasi

    Menilik Pemangkasan Produksi Nikel dan Dampaknya ke Ekosistem Hilirisasi

    Pengusaha Nikel Ungkap Pemangkasan Produksi Nikel 2026 Berisiko Tekan Hilirisasi

    Pengusaha Nikel Ungkap Pemangkasan Produksi Nikel 2026 Berisiko Tekan Hilirisasi

    Produksi Lewati Target, Pendapatan Vale (INCO) Tembus US$ 902 Juta per November 2025

    Produksi Lewati Target, Pendapatan Vale (INCO) Tembus US$ 902 Juta per November 2025

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Dua Reksadana Ini Cetak Return Tertinggi di Awal 2025

Dua Reksadana Ini Cetak Return Tertinggi di Awal 2025

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-23
0

Dua Reksadana Ini Cetak Return Tertinggi di Awal 2025

wmhg.org – JAKARTA. Kinerja reksadana masih kurang menggigit di awal tahun 2025. Diantara jenis reksadana, reksadana pendapatan tetap dan reksadana pasar uang mencetak imbal hasil atau return tertinggi di awal tahun ini.

Berdasarkan data Infovesta, secara year to date (ytd) hingga 14 Februari 2025, reksadana pendapatan tetap masih mencatatkan return tertinggi, kemudian diikuti reksadana pasar uang yang mampu tumbuh 0,68% secara ytd. Sementara kinerja reksadana saham masih terkoreksi -4,36% ytd dan indeks reksadana campuran koreksi -1,37% ytd.

Pertumbuhan imbal hasil reksadana menunjukkan bahwa dana kelolaan telah bertambah. Ini artinya semakin banyak investor yang menempatkan dananya di produk reksadana tersebut.

Director & Chief Investment Officer, Fixed Income PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Ezra Nazula memandang pergerakan imbal hasil reksadana di awal tahun ini dipengaruhi ketidakpastian dari eksternal seperti kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).

Reksadana turut dipengaruhi sikap The Fed yang mengindikasikan masih akan mempertahankan suku bunga. Kondisi geopolitik yang terus memanas juga membayangi pergerakan pasar.

Kondisi-kondisi tersebut merupakan iklim yang kurang kondusif bagi pasar saham, jelas Ezra kepada Kontan.co.id, Jumat (21/2).

Di lain sisi, Ezra melihat, pasar obligasi mendapat dukungan dari pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI), mendorong penurunan tingkat imbal hasil (yield) obligasi.

Situasi ini membuat produk obligasi lebih digemari sebagai instrumen dengan tingkat risiko konservatif di saat posisi defensif. 

Dengan mempertimbangkan potensi pemangkasan BI rate, MAMI menilai kondisi ini bakal suportif bagi kelas aset obligasi seperti terlihat dari kinerja di bulan Januari. Oleh karena itu, minat untuk reksadana obligasi kemungkinan masih akan tinggi di tahun ini.

Pada Reksa Dana Pasar Uang (RDPU), Ezra mencermati, imbal hasilnya stabil sesuai dengan karakter kelas asetnya yang cenderung stabil. Likuiditas di pasar yang masih rendah menyebabkan tingkat suku bunga deposito masih relatif tinggi, sehingga mendorong pertumbuhan kelas aset ini.

Manulife Aset melihat, RDPU masih akan menarik tahun ini di tengah kondisi pasar yang dinamis. Reksadana Pasar Uang dapat menjadi solusi jangka pendek bagi investor untuk diversifikasi dan menjaga tingkat risiko.

Tingkat bunga deposito perbankan dan imbal hasil obligasi dibawah 1 tahun yang masih menarik diperkirakan masih akan menopang kinerja RDPU, imbuh Ezra.

Ezra menyebutkan, strategi MAMI mengelola reksadana pasar uang dengan cara diversifikasi antara deposito dan obligasi dengan tenor di bawah satu tahun. Diversifikasi jangka waktu penempatan dan tenor juga penting untuk menangkap peluang baik di kelas aset pasar uang sepanjang 2025 ini.

Adapun rangkaian reksadana pasar uang MAMI terdiri dari reksadana pasar uang konvensional dan syariah. 

Untuk reksadana pasar uang konvensional, produk unggulan MAMI adalah Manulife Dana Kas II (MDK II) yang telah dikelola sejak 2009 dan saat ini dana kelolaannya mencapai Rp4,9 triliun. Sedangkan, reksadana pasar uang syariah MAMI adalah Manulife Dana Kas Syariah (MDKS) yang diluncurkan pada 2018 lalu. 

Ezra mengungkapkan, aset dasar (Underlying asset) kedua reksadana dialokasikan pada umumnya ke deposito perbankan, obligasi korporasi dengan minimum rating investment grade, dan obligasi pemerintah.

Kinerja kedua reksadana pasar uang kami cukup konsisten berada di atas tolok ukurnya, yaitu MDK II 4,79% dan MDKS 4,43% net untuk setahun terakhir hingga akhir Januari 2025. Perlu dicatat bahwa return reksadana bukan objek pajak, ucapnya.

MAMI menyajikan reksadana dalam bentuk shareclass yaitu kemasan yang berbeda-beda untuk berbagai tipe investor. Dengan demikian, setiap investor dapat berinvestasi dengan lebih efisien. 

Misalnya, MDK II tersedia dalam shareclass untuk investor ritel dengan minimum investasi sangat terjangkau yaitu Rp10.000,-, dan shareclass institusi dengan skema biaya pengelolaan yang lebih efisien dengan minimum investasi lebih tinggi. 

Ezra menuturkan, MAMI adalah manajer investasi pertama yang memperkenalkan konsep shareclass ini di industri reksadana di Indonesia. 

Saat ini, kami terus mengembangkan ide-ide baru, termasuk di bidang reksadana pasar uang, untuk menyajikan solusi-solusi yang sesuai dengan kebutuhan investor kami, sebutnya.

Tips pilih produk reksadana

Menurut Ezra, penting sekali untuk mengedepankan manajemen risiko dalam pembentukan portofolio di tengah kondisi ekonomi dan likuiditas pasar saat ini. Secara umum, ada beberapa aspek yang perlu ditinjau ketika memilih suatu produk reksadana sebagai kendaraan investasi kita.

Pertama, investor perlu mengetahui pasti latar belakang pengelolanya, dalam hal ini Manajer Investasi (MI) yang harus memiliki rekam jejak baik dan terdaftar resmi di OJK. 

Kedua, investor perlu memperhatikan dana kelolaan reksadana. Total dana kelolaan yang cukup besar menunjukkan kepercayaan nasabah, serta keleluasaan manajer investasi untuk menempatkan dana pada beragam deposito, obligasi dan instrumen pasar uang lainnya guna mengoptimalkan return. 

Ketiga, sisi likuiditas juga patut menjadi pertimbangan. Ezra berujar, MAMI hanya menempatkan porsi likuiditas reksadananya pada bank-bank BUKU besar, sehingga likuiditasnya terjamin. 

Di MAMI, proses investasi kami mengintegrasi manajemen risiko dalam pembentukan portofolio. Tim investasi kami konsisten memonitor kualitas underlying asset dalam portofolio, dan kami memiliki batasan-batasan tertentu dalam alokasi portofolio untuk menjaga risiko portofolio, kata Ezra.

Adapun PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menduduki posisi puncak sebagai manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar pada Januari 2025. Dana kelolaan MAMI mencapai Rp 43,89 triliun dan menguasai 9% pangsa pasar industri reksadana.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Cek Fakta: Momen Sandra Dewi Menangis Dengar Putusan Suaminya Jadi 20 Tahun Penjara

Cek Fakta: Momen Sandra Dewi Menangis Dengar Putusan Suaminya Jadi 20 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
THR dan Stimulus Pemerintah Jadi Motor Penggerak, Rp 161 Triliun Uang Pemudik Mengalir ke Desa

THR dan Stimulus Pemerintah Jadi Motor Penggerak, Rp 161 Triliun Uang Pemudik Mengalir ke Desa

2026-03-21
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2026, Anjlok Parah Dalam 2 Hari

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2026, Anjlok Parah Dalam 2 Hari

2026-03-21
Pemerintah Inggris Selidiki Lonjakan Harga Tiket Konser Reuni Oasis

Pemerintah Inggris Selidiki Lonjakan Harga Tiket Konser Reuni Oasis

2024-09-03
Wujudkan Indonesia Emas 2045, Umur Harapan Hidup Warga Harus 80 Tahun

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Umur Harapan Hidup Warga Harus 80 Tahun

2024-09-19
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bukan Hanya Minyak, Harga Aluminium Ikut Meroket Akibat Perang Iran

Bukan Hanya Minyak, Harga Aluminium Ikut Meroket Akibat Perang Iran

2026-03-21
Harga Emas dan Harga Perak Tiba-Tiba Amblas, Ini Penyebabnya

Harga Emas dan Harga Perak Tiba-Tiba Amblas, Ini Penyebabnya

2026-03-21
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Lebih Murah Usai Tembus Rp 3 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Lebih Murah Usai Tembus Rp 3 Juta

2026-03-21
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2026, Anjlok Parah Dalam 2 Hari

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2026, Anjlok Parah Dalam 2 Hari

2026-03-21

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Asuransi Mikro BRI Lindungi Berbagai Risiko Mudik Lebaran, Premi Mulai Rp50 Ribu per Tahun

Asuransi Mikro BRI Lindungi Berbagai Risiko Mudik Lebaran, Premi Mulai Rp50 Ribu per Tahun

2026-03-21
0
Mengenal Manajemen Slot ala Airnav Indonesia

Mengenal Manajemen Slot ala Airnav Indonesia

2026-03-21
0
Antrean Terkendali, Seluruh Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Masuk Buffer Zone

Antrean Terkendali, Seluruh Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Masuk Buffer Zone

2026-03-21
0
Pemudik Motor Sulit Dilarang, Pemerintah Harus Lakukan Ini

Pemudik Motor Sulit Dilarang, Pemerintah Harus Lakukan Ini

2026-03-21
0
Libur Lebaran, Prudential Luncurkan Prestige Benefit Airport Lounge di 3 Bandara

Libur Lebaran, Prudential Luncurkan Prestige Benefit Airport Lounge di 3 Bandara

2026-03-21
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bukan Hanya Minyak, Harga Aluminium Ikut Meroket Akibat Perang Iran

Bukan Hanya Minyak, Harga Aluminium Ikut Meroket Akibat Perang Iran

2026-03-21
Harga Emas dan Harga Perak Tiba-Tiba Amblas, Ini Penyebabnya

Harga Emas dan Harga Perak Tiba-Tiba Amblas, Ini Penyebabnya

2026-03-21

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.