Jakarta – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA telah memulai pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga bantaran rel Senen. Ada total 113 unit hunian yang digarap BUMN Karya tersebut.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan, pembangunan hunian ini sebagai tindak lanjut inisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Pengaturan BUMN, serta Danantara. Utamanya disediakan untuk relokasi warga yang menempati bantaran rel kereta api di kawasan Senen.
BACA JUGA:Laporan Kepemilikan Saham WIKA Maret 2026: Danantara Kuasai Lebih dari 90 Persen
BACA JUGA:Ditarget Rampung Desember 2026, Progres Proyek Harbour Road II Capai 32,31 Persen
BACA JUGA:Tidak Terganggu Dampak Perang, WIKA: Kita Gunakan Material Dalam Negeri
Proyek hunian di Senen ini menjadi wujud dukungan WIKA dalam menghadirkan solusi hunian yang tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga terintegrasi dengan sistem transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat, kata Agung dalam keterangan resmi, Selasa (7/4/2026).
WIKA mengerjakan 113 unit huntara modular dari total 324 unit. Setiap unit memiliki luas sekitsr 4,5 x 4,5 meter dan dilengkapi fasilitas dasar seperti air bersih PDAM, listrik, fasilitas umum, ruang terbuka, serta infrastruktur pendukung seperti jalan akses, drainase, musholla, taman bermain, dan dapur umum. Proyek dimulai pada 3 April 2026 dan ditargetkan selesai pada 15 Juni 2026 dengan skema kontrak design and build.Â
Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap awal yang meliputi pembersihan lahan, pekerjaan tanah, serta mobilisasi material dan peralatan. Proses konstruksi akan terus dipercepat guna mencapai target penyelesaian sesuai jadwal.
Perseroan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dengan kualitas terbaik, sehingga dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang akan menjadi penghuni, tegasnya.

/2026/01/18/2123596038.jpg)
/2025/05/20/52895388.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549123/original/072475000_1775568412-Sekretaris_Kementerian_Koperasi__Ahmad_Zabadi-7_April_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
/2024/03/03/1059739962.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518679/original/065142500_1772515817-Menteri_Pertanian__Andi_Amran_Sulaiman.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3043542/original/085460400_1580992196-20200206-Penggunaan-Kantong-Plastik-Masih-Marak-di-Pasar-Tebet-IQBAL-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548678/original/073537900_1775547736-IMG-20260407-WA0003__1_.jpg)